Bahan-bahan 10 porsi 1 ekor ayam ukuran besar 100 gr lengkuas yang sudah di parut 1,5 liter santan bumbu halus 2 siung bawang merah 5 siung bawang putih 1 batang sereh di memarkan secukupnya garam secukupnya penyedap rasa (bila suka) Langkah 60 menit Masak santan hingga mendidih, kemudian masukkan bawang merah dan putih yg sudah di haluskan. Masukkan lengkuas yg sudah diparut dan sereh beserta garam dan penyedap rasa. Kemudian biarkan beberapa saat hingga airnya sedikit s...
Bahan utama pembuatan kletek udang adalah udang kuning yang banyak ditemui di Kampung Laut, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi. Udang air asin ini pada dasarnya memiliki beragam ukuran. Udang yang biasa dipilih adalah udang yang berukuran sedang, yakni seukuran jari orang dewasa. Udang dibersihkan menggunakan air bersih, kemudian dikuliti hanya meninggalkan bagian daging saja. Setelah selesai, udang kemudian dimasukkan ke dalam kantong plastik untuk didinginkan sampai membatu. Pembekuan ini dilakukan agar udang nantinya dapat mengembang sempurna ketika digoreng. Dalam pembekuan tidak boleh ditambah air. Air yang membeku dalam plastik harus berasal dari udang itu sendiri. Tambahan air dianggap akan membuat tingkat kegurihan Kletek berkurang. Setelah benar-benar beku, udang tersebut dihaluskan dengan cara diulek tanpa tambahan air. Hasil ulekan udang ini kemudian dicampur bumbu. Sa...
hidangan ini merupakan makanan khas suku butn disajikan ketika maulid nabi yang biasa disebut Haroa Maludhu -- Buah kundur sering kita kenal dengan nama buah beligo atau baligo merupakan sejenis buah yang pohonnya tumbuh merambat. Kundur termasuk dalam genus benincasa dan keluarga cucurbitaceae. Oleh masyarakat, ia biasanya digunakan sebagai sayur. Buah dengan nama latin benincasa hispida ini memiliki nama yang berbeda-beda dimasyarakat Indonesia, di Aceh dikenal dengan kundo, di Batak dikenal dengan gundur, di Minangkabau kundus, di lampung dikenal dengan nama serdak, di masyarakat jawa disebut beligo, di Madura dikenal dengan nama kondur, di NTT disebut Lela, sementara di pulau Timor dikenal dengan komelingan. -- Sumber: https://manfaat.co.id/15-manfaat-buah-kundur-untuk-kesehatan-dan-efek-sampingnya https://niningsyafitri.wordpress.com/2011/02/20/haroa-maludhu-menjalin-keakraban-keluarga/
Jajanan Karoto Sahe dibawa oleh orang suku Bugis, Makasar, para masyarakat Suku Bugis tersebut banyak yang merantau ke Kec. Kempo, mereka banyak menikahi masyarakat local yang berada di kecamatan tersebut sehingga terjadilah pembauran suku alkuturasi budaya yang berbeda, sampai saat ini Karoto Sahe merupakan jajanan Khas Masyarakat Dompu yang terus berkembang. sumber: https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/wbtb/?newdetail&detailCatat=1734
Lawa adalah salah satu makanan Khas Dompu yang tumbuh dan berkembang pada masyarakat Soro Kecamatan Kempo Kabupaten Dompu. Berdasarkan cerita yang kami peroleh dari masyarakat Soro Kecamatan Kempo bahwa Lawa Soro adalah makanan khas masyarakat Soro yang terbuat dari ikan mentah dengan bumbunya tanpa dimasak. Menurut sejarah yang menciptakan resep Lawa adalah si Anwar seorang nelayan yang berasal dari Desa Soro sehingga diberi nama Lawa Soro, La = si, wa = Anwar (nama panggilan), Soro (Nama Kampung) asal mula Lawa Soro ini. Desa Soro adalah salah satu desa yang berada di Kecamatan kempo yang sebagian besar pendukungnya bermata pencaharian melaut (nelayan), si Anwar adalah seorang pemilik Bagang, pada jaman itu bagang dibangun dalam laut yang dibuat dari bambu. Pada suatu hari Anwar melaut, setia melaut Anwar kadang pergi selama 3 sampai 5 hari tergantung dari hasil tangkapan bersama anggotanya dengan membawa bekal secukupnya. Setelah beberapa hari mereka melaut tiba-tiba kehabisa...
Bahan-bahan 1/2 kg singkong Sejumput Garam 1 ikat Kucai 3 siung bawang putih 4 siung bawang merah 2 buah Katimu japang (labu) sesuai selera Ikan apa saja (di suwir-suwir, ikan bisa juga diganti dengan ganti daging) secukupnya Garam / 1 saset penyedap rasa 5 buah cabe rawit (atau sesuai selera) Langkah 1 jam Kupas singkong dan cuci bersih. Parut singkong yang sudah dicuci bersih, tambahkan sedikit garam dan potongan kucai. Untuk isian. Haluskan cabe, bawang putih, bawang merah. Potong kecil-kecil ketimun jepang (labu) tumis bumbu halus, beri sedikit garam dan penyedap, kemudian masukan labu dan ikan kedalam tumisan bumbu halus. masak sampai sayurnya agak layu. Ambil sedikit-sedikit parutan singkong, lepehin sampai ketebalan sesuai selera (jangan terlalu tebal, ten...
Plecing Lontong Pecel Opak-Opak merupakan makanan tradisional yang sangat populer di Pulau Lombok Nusa Tenggara Barat Khususnya di Kabupaten Lombok Utara. Yang unik kuliner tradisional ini adalah "piring" atau wadahnya bisa dimakan. Ini menjadi menu favorit yang tidak bisa ditinggalkan setiap kali makan. Plecing merupakan makanan tradisional yang bahan utamanya adalah kangkung yang disiram dengan saus cabai pedas diatasnya. Kangkung yang direbus hingga matang. Untuk sausnya sendiri bahan-bahannya adalah cabai, garam, tomat, gula pasir dan terasi. Semua bumbu tersebut digiling menggunakan cobek sampai halus. Kangkung rebus tadi ditata ditambah parutan kelapa diatasnya, bisa juga ditambah kecembah dan terakhir saus cabai pedas disiram diatasnya. Plecing siap disantap. sumber: https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/wbtb/?newdetail&detailCatat=6575
Bahan-bahan 4 porsi 1 buah jagung pipilkan 1 buah wortel iris serong 8 tangkai kacang panjang 3 ons jamur tiram (boleh tambah) secukupnya minyak untuk menumis 8 buah cabe merah 4 buah cabe rawit merah, bisa juga pakai rawit ijo 7 butir bawang merah 3 cm jahe 1 batang pangkal serai 8 cm iris halus 2 lembar daun jeruk buang tulangnya 1 buah tomat ukuran sedang 1 sdt garam 1 sdt kaldu bubuk non msg 2 sdt gula pasir, (sesuai selera) 1/4 sdt lada bubuk 2 sdm air Langkah Rebus sebentar sayuran dalam air mendidih. Sisihkan. Cuci jamur tiriskan Haluskan bumbu halus Panaskan minyak dalam wajan Tumis bumbu halus hingga harum Masukkan sayuran dan jamur Masak hingga bumbu kesat. Angkat dan sajikan ...
Kuliner tradisional Jagung Titik/Patei Silaita adalah warisan dari nenek moyang yang tetap dipakai masyarakat Kabupaten Alor karena : 1. Bisa disimpan untuk waktu lama 2. Ringan untuk dibawa kemana-mana 3. Sebagai makanan ringan untuk di rumah dan menjamu tamu. Cara kerjanya tidak terlalu rumit yaitu persiapkan wadah pengorengan di muat diatas api panas dan jagungnya di goreng tanpa mengunakan minyak goreng. Panas dari jagung yang digoreng hanya paling banyak 15 atau 20 biji jagung dan goreng tidak perlu sampai garing Jagung panas tadi dititik diatas batu yang rata sampai jagung berbentuk rata. Pekerjaan ini dilakukan berulang-ulang sampai selesai. sumber: https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/wbtb/?newdetail&detailCatat=6605