Bahan : Daun pangi Daun lemon Bawang Merah Pangi merupakah salah satu makanan khas Sulawesi Utara yang sering dijumpai saat pesta pernikahan berlangsung. Proses pembuatan pangi yaitu daun pangi diiris halus kemudian dicampur dengan berbagai bumbu daun lemon, bawang merah, dan berbagai bumbu lainnya, dimasukkan kedalam bambu kemudian dibakar http://www.thecolourofindonesia.com/2015/10/kuliner-sulawesi-utara.html
Bahan-bahan 15 biji (pisang raja) 2 butir telur Minyak goreng Bahan isi 100 gr kacang tanah 70 gr margarin 50 gr gula halus Langkah Kupas pisang gosok permukaan pisang pakai kulit pisang, biar permukaannya halus Panaskan minyak, Goreng pisang sampai agak kecoklatan, \angkat Kemudian celupkan dalam kocokan telur dan goreng kembali (jangan lama-lama gorengnya asal telur matang) Setelah di goreng untuk kedua kalinya pisang di belah memanjang dan beri isian, selagi masih panas Untuk bahan isi : kacang yang sudah disangrai di cincang kasar dan di campur jadi satu dengan margarin dan gula halus Bahan isian campur jadi satu Sumber:...
Kopi ini memang dibuat dari biji salak yang telah dua kali melalui pengeringan. Rasanya ada rempah-rempahnya sedikit. Tapi sangat unik. Kabarnya, bisa mengandung khasiat meredakan tekanan darah tinggi dan asam urat. http://www.bennyrhamdani.com/2016/04/mencicipi-buah-dan-kopi-biji-salak.html
Kopi adalah merupakan suatu komoditi hasil pertanian yang di gemari sebagian besar penduduk Nusantara. Dengan aroma yang khas dan kenikmatannya menjadi suatu daya tarik yang mebuat orang semakin tak lepas dari suguhan kopi. Lain halnya ketika berada di Kampung Seko,dimana kampung ini adalah salah satu penghasil kopi terbesar di Provinsi Sulawesi Selatan. Dengan aroma yang khas,masyarakat Sulawesi selatan dapat membedakan mana kopi asal Seko dan kopi asal daerah lain. Bisa dibeli di: Toko Cahaya Area Pecinan di Jalan Sulawesi No.181 Makassar, Sulawesi Selatan http://yusranamrin08.blogspot.co.id/2015/12/kopi-seko-kopi-favorit-para-penikmat.html Bisa dibeli di: Toko Cahaya Area Pecinan di Jalan Sulawesi No.181 Makassar, Sulawesi Selatan
Bahan-bahan 4 porsi 200 gram Tepung Sagu basah 12 buah Pisang ambon lumatkan 60 gram Kelapa muda parut 2 sdm Gula pasir 1/2 sdt Garam 2 sdm Margarine cair Pelengkap : Susu coklat atau susu putih Madu Keju parut Langkah 15 menit Campur sagu, kelapa parut, pisang, garam dan gula dan margarine aduk hingga tercampur rata. Panaskan teflon lalu masukkan adonan jepa secukupnya kemudian tipiskan dengan ketebalan sesuai selera lalu tutup biarkan sesaat. Setelah satu sisihnya matang kemudian balik agar kedua sisinya matang. Angkat kemudian tata dipiring, beri susu lalu taburi dengan keju parut lalu lipat sperti crepe. Sajikan dengan siraman madu. Nikmat disantap selagi hangat. Bahannya mudah masak cepat, sederhana dengan rasa yang enak. Bisa dibeli di: Pasar Somba, Somba, Kec. Sendana, Kab. Majene, Sulawesi Barat https://cookpad.com/id/resep/1731412-jep...
Nama minuman yang satu mungkin membuat siapa saja yang mendengarnya akan bertanya-tanya. Bahkan yang belum tau pasti tidak mengira kalau batu permata di sungai rokan adalah nama minuman khas masyarakat Melayu, khususnya didaerah Riau. Minuman ini terbuat dari nangka, mentimun, cincau, kelapa muda, gula pasir, vanili, garam, es batu dan air secukupnya lalu dicampurkan menjadi satu dan jadilah minuman batu permata di sungai rokan. Sumber: https://tempatwisataindonesia.id/makanan-khas-melayu/
Kue Tamp ini merupakan salah satu makanan yang harus disajikan alam suatu pesta di Pulau Sangihe Besar yang disajikan bersama roti sagu, dan makanan utama Binahise. adanya makanan tersebut merupakan penilaian besar-buesaran suatu pesta yang diadakan. masyarakat Sangihe menilai apabila suatu pesta digelar secara besar biayanya tetapi tidak menghadirkan makanan tersebut maka dilihat kecil, sebaliknya jika menghadirkan lengkap makanan tersebut maka pesta dianggap besar, meskipun biaya yang dikeluarkan sdikit. https://books.google.co.id/books?id=O8m1CgAAQBAJ&pg=PA261&lpg=PA261&dq=suku+talaud+makanan&source=bl&ots=nXUHkuXmix&sig=85aGUqkU84nXPRzKY_87at2rpWs&hl=en&sa=X&ved=0ahUKEwjd74K1obfZAhXOQpQKHe_IAqg4ChDoAQgoMAA#v=onepage&q=suku%20talaud%20makanan&f=false
Tamp ini merupakan salah satu makanan yang harus disajikan alam suatu pesta di Pulau Sangihe Besar yang disajikan bersama roti sagu dan makanan utama Binahise binahise masakan yang bahan utamanya adalah ikan hyu merupakan sajian yang harus disajikan pada setiap pesta. https://books.google.co.id/books?id=O8m1CgAAQBAJ&pg=PA261&lpg=PA261&dq=suku+talaud+makanan&source=bl&ots=nXUHkuXmix&sig=85aGUqkU84nXPRzKY_87at2rpWs&hl=en&sa=X&ved=0ahUKEwjd74K1obfZAhXOQpQKHe_IAqg4ChDoAQgoMAA#v=onepage&q=suku%20talaud%20makanan&f=false
Bahan: 1. 750 g daging sapi / ayam / penyu, potong menjadi 12 bagian 2. 3 sdm minyak goreng, untuk menumis 3. 3 lembar daun jeruk purut 4. 1000 ml santan kental (dari 1 butir kelapa) 5. 2 butir kentang, kupas, lalu potong 6. 1 ikat kemangi, ambil daunnya Bumbu halus: 1. 4 siung bawang putih 2. 5 butir bawang merah 3. 10 buah cabai merah 4. 4 butir kemiri, sangrai 5. 1 ruas kunyit 6. 1 ruas jahe 7. 1 ruas kencur Cara membuatnya: 1. Panaskan minyak. Tumis bumbu halus dan daun jeruk sampai harum. 2. Masukan daging dan aduk-aduk sampai daging setengah matang. 3. Masukkan santan dan aduk sampai mendidih. 4. Masukka kentang dan masak dengan api kecil sampai kuah meresap dan daging empuk. 5. Masukkan daun kemangi, aduk sebentar, lalu angkat. Bisa dibeli di: Beautika Manado Jl. Hang Lekir No. 1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, (021) 722 6683 Beautika Ma...