Jajak dalam bahasa Indonesia berarti Kue. Jajak berasalah dari bahasa Kutai. Jajak Kelepon merupakan salah satu dari aneka macam jajak khas Kutai. Terbuat dari tepung beras yg diberi pewarna makanan hijau lalau didalamnya dimasukkan gula merah lalu direbus, setelah mengambang langsung dilumuri kelapa yg sudah diparut Lokasi penjual: Warung Kembar Alamat: Jl. Pangeran Abdurrahman, Cindai Alus, Martapura, Banjar, Kalimantan Selatan 71213
Jajak dalam bahasa Indonesia berarti Kue. Jajak berasalah dari bahasa Kutai. Jajak Dadar Gulung merupakan salah satu dari aneka macam jajak khas Kutai. Adonan tepung diberi pewarna makanan hijau lalu dibuat dadar dan didalamnya diberi kelapa yg sudah diparut dan diberi gula merah
Jajak dalam bahasa Indonesia berarti Kue. Jajak berasalah dari bahasa Kutai. Jajak Putu Labu merupakan salah satu dari aneka macam jajak khas Kutai
Ini termasuk masa kan yang berasal dari Kutai Samarinda. Bahan : 1. 200 Gram Lau (Labu) Potong-Potong 2. 2 EkorJukut salai Lais Yang Besarnya Sedang ( Ikan Yang Diasapkan Bisa Ikan Lais Patin,Baung) 3. 1/2 Liter Santan Kental Dari 1 Buah Kelapa 4. Kacang Panjang Secukupnya 5. Pucuk Daun Lau (Labu),Bersihkan Kalau tidakAdaBisa Kangkung Atau Bayam 6. 1 Batang Serai Pilih Yg Muda 7. 1 Ruas Jari Laos 8. Air Secukupnya Bumbu Yg Diha luskan : 1. 2 BuahKemiri 2. 5 Siung Bawang Merah 3. Merica Secukupnya 4. Kunyit Secukupnya 5. Terasi Secukupnya 6. Garam Secukup nya 7. Gula Secukupnya Cara Membuat : 1. Rebus Air Secukupnya Kira-Kira Lau (labu)dan jukut salai tenggelam,Mendidih Masukkan Lau dan Jukut salai ,Serai,Laos,Pucuk Daun Lau,Bumbu Halus. 2. Kira-Kira Setengah masak lau dan jukut masukkan Santan,Dan Aduk Terus Jangan Sampai Santan Kelapa Pecah. 3. Masukkan Kacang panjang 4....
Kumbu adalah makanan khas Palembang dan biasanya juga dijadikan isi dari bakpia. Makanan ini biasanya terbuat dari campuran kacang hijau dangula ditambah sedikit garam. Awalnya kumbu hanya terdiri dari dua macam yaitu kumbu hijau dan hitam. Saat ini kumbu sudah bermacam-macam rasa mulai dari cokelat sampai keju.
berbahan dasar tulang sapi dengan sedikit daging yang masih menempel dan sumsum di dalam tulang, direbus dengan bumbu pedas, sama halnya dengan pindang patin, makanan ini nikmat disantap sebagai lauk dengan nasi putih hangat.
TERBUAT dari ikan tenggiri, otak-otak digemari semua kalangan, dari anak kecil hingga orang dewasa. Namun, tahukah Anda asal muasal kudapan yang dibungkus daun pisang ini? Jika belum tahu jawabnya, otak-otak berasal dari daerah Sumatera Selatan atau Palembang. Otak-otak dianggap sebagai salah satu makanan terbaik Indonesia berdasarkan situs cnnGO. Wajar, sebab kudapan yang satu ini dibuat secara tradisional. Kudapan yang dibungkus dengan daun pisang ini lebih mantap dibakar atau dipanggang menggunakan arang daripada kompor. Kendati pembakarannya menggunakan arang, namun tidak boleh menggunakan api yang terlalu besar. Pasalnya, dapat menyebabkan tingkat kematangannya hanya matang di bagian luar. Tak hanya itu saja, ikan tenggiri dipilih karena kudapan tersebut memang sangat berciri khas aroma ikan. Namun jika di Palembang, otak-otak lebih nikmat disajikan menggunakan cabai merah yang dicampur kecap manis, berbeda dengan pulau Jawa yang disajikan menggunakan saus kacang.
Kue Maksubah, kue khas Palembang yang berbahan dasar utama telur bebek dan susu kental manis. Dalam pembuatannya telur yang dibutuhkan dapat mencapai sekitar 28 butir. Adonan kemudian diolah mirip adonan kue lapis. Rasanya enak, manis dan legit. Kue ini dipercaya sebagai salah satu sajian istana Kesultanan Palembang yang seringkali disajikan sebagai sajian untuk tamu kehormatan. Namun saat ini kue maksubah dapat ditemukan di seluruh Palembang dan sering disajikan di hari raya.
Suman/Lemang adalah makanan khas Kalimantan Timur. Suman/Lemang merupakan makanan yang terbuat dari ketan yang dimasak dengan bumbu khas. Suman/Lemang sangat diburu orang saat ramadhan dan lebaran. Bahan-bahan: 4 kg beras ketan 6 butir kelapa, diambil santannya saja 4 siung bawang putih ditumbuk halus Garam secukupnya Cara Membuat: 1. Rendam beras ketan dalam air bersih selama setengah jam. 2. Angkat beras ketan dari rendaman, lalu masukkan ke dalam ruas bambu yang telah dilapisi daun pisang. Sisakan ruas bambu kira-kira 5 cm. 3. Campur santan, tumbukan bawang putih dan garam. 4. Masukkan santan ke dalam ruas bambu yang telah berisi beras ketan hingga agak penuh. 5. Matangkan dengan didekatkan pada api. Angkat bila matang.