Bahan-bahan: 1. Ayam 1 ekor 2. Telur 1 butir Bumbu-bumbu: 1. Lombok besar 10 buah 2. Lombok kecil 10 buah 3. Bawang merah 10 buah 4. Jahe 1 potong 5. Tomat hijau 3 butir 6. Bawang putih 2 siung 7. Sereh 1 batang 8. Daun pandan 1 helai 9. Daun jeruk purut 3 helai 10. Daun bawang 3 helai 11. Kemangi 3 tangkai 12. Selasih 3 helai Cara membuatnya: 1. Ajam dibersihkan, dipotong-potong kecil direndam dengan garam dan air jeruk. 2. Dimasukkan dalam belanga. 3. Lombok, bawang merah, bawang putih ditumbuk, dimasukkan kebelanga. 4. Tomat diiris, dimasukkan. 5. Bumbu dicampur, ditambah air sedikit. 6. Daun pandan, daun jeruk, kemangi, selasih dan sereh dicuci, dipotong-potong 7. Daun tersebut dimasukkan, jika daging ajam sudah mendidih. 8. Lombok kecil dicuci, dimasukkan sebutir demi...
Bahan: Ayam 1 ekor Bumbu-bumbu: 1. Lombok merah 10 buah 2. Bawang merah 10 buah 3. Bawang putih 5 siung 4. Jahe 1 iris 5. Santan kelapa 1 butir 6. Minyak kelapa 2 sendok makan Cara membuatnya: 1. Ajam dibersihkan, dipotong-potong. 2. Bumbu semua ditumbuk halus. 3. Bumbu ditumis dengan minyak sedikit. 4. Santan yang cair dimasukkan lebih dahulu. 5. Diaduk, daging ayam dimasukkan. 6. Daging kalau sudah hampir matang dimasukkan santan yang kental. 7. Dimasak sampai kental. Sumber: Buku Mustika Rasa Soekarno Sumber: Buku Mustika Rasa Soekarno
Desa Gandu di Kelurahan Karangrejo yang menjadi pusat ayam panggang di seluruh Madiun. Pilihan ayam boleh memilih ayam kampung atau ayam negeri. Rasa yang disuguhkan adalah bumbu pedas dan tumbar bawang atau disebut bumbu gurih. Untuk harganya berkisar antara Rp 60.000 sampai Rp 100.000. Sumber: https://tempatwisataindonesia.id/makanan-khas-madiun/
Mie goreng legendaris Sukabumi berada di Jalan Cimandiri. Rasanya sangat khas sehingga tidak akan ditemui di daerah lainnya. Satu porsi mie goreng khas Sukabumi dijual dengan harga 23 ribu dengan porsi yang sangat besar. RM/Toko yang Menyediakan: Mie Goreng Acoy Fast Food Restaurant Address: Jalan Ahmad Yani, Komplek Pertokoan Indra, Nyomplong, Warudoyong, Nyomplong, Warudoyong, Kota Sukabumi, Jawa Barat 43131 Sumber: https://tempatwisataindonesia.id/makanan-khas-sukabumi/
Masyarakat Papua masih menggunakan rusa sebagai salah satu sumber makanan, tetapi rusa yang dimasak hanya boleh diburu dengan cara tradisional.
Salah satu bandros yang terkenal di Sukabumi adalah Bandros Mang Ata yang berada di Jalan Jakse. Bandros menjadi primadona masyarakat Sukabumi dan juga para wisatawan serta para pendatang di Sukabumi karena enak disantap bersama dengan segelas teh hangat di malam hari. Penjual bandros yang berjualan di pinggir jalan biasanya buka mulai pukul setengah 9 malam sampai 6 pagi. Sumber: https://tempatwisataindonesia.id/makanan-khas-sukabumi/
Bahan-bahan: 1. Ikan kecil-kecil 1 genggam tangan 2. Garam secukupnya 3. Lengkuas seiris 4. Asam secukupnya 5. Kelapa parut 1 genggam tangan 6. Sereh 1 batang 7. Cabai rawit 10 buah 8. Kunyit tepung 1/3 sendok makan Cara membuatnya: 1. Ikan dibersihkan, kepalanja dibuang. 2. Dicampur kelapa parut. 3. Garam, asam dimasukkan. 4. Lengkuas diiris tipis, ditumbuk sedikit, dimasukkan. 5. Cabai ditumbuk, dimasukkan. 6. Sereh dimasukkan. 7, Kunyit djmasukkan, 8. Diberi air hingga ikanya terendam, dimasak. Sumber: Buku Mustika Rasa Soekarno Sumber: Buku Mustika Rasa Soekarno
Jika anda berkunjung ke Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), maka kurang pas rasanya jika tak membawa dodol. Sebab dodol di Labusel cukup istimewa dengan citarasanya yang khas. Sejak lama dodol jadi satu panganan khas asal Labusel, tak heran banyak orang di luar daerah ini berharap sanak keluarganya yang bertandang ke kabupaten beribukota Kotapinang tersebut membawa dodol sebagai cindera mata. Hanya saja, dodol di Labusel didapatkan pada waktu-waktu tertentu, hal tersebut mungkin karena kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya keberadaan dodol sebagai satu identitas panganan khas daerah. Berbeda dengan kebanyakan dodol saat ini, yang pengemasan dan pembuatannya sudah lebih modern, dodol Labusel masih sangat tradisional, baik dari bentuk, bahan, dan pembuatannya. Bagi sebagian masyarakat di daerah ini, dodol lebih sering disebut ulame. Nama tersebut merupakan serapan dari bahasa Mandailing yang artinya kelapa, sebab dodol tersebut berbahan dasar air perahan kelapa. Ulam...
Makanan khas Kaimana yang juga berbasis tanaman adalah soat-soat , yaitu sejenis keladi yang ditumbuk. Sumber: https://hamisaameth.wordpress.com/2013/06/25/keindahan-dan-keistimewaan-kota-senja-kaimana/