2.369 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Tari Gawil
Tarian Tarian
Jawa Barat

Tari Gawil (https://unicom.ac.id) Tari Gawil diciptakan pada  tahun 1930  oleh Rd. Ono Lesmana Kartadikusumah (Alm) tari ini mapag perang waktu amarta kehilangan jimat Layang Kalimusada, yang diambil oleh Mustaka Weni dari negara Manik Mantaka. Tari Gawil ini merupakan tarian ladak (lincah) menggambarkan karakter manusia yang lincah sehingga dalam pewayangan biasa ditarikan oleh satria ladak seperti tari Dipatikarna, Arayana dan Ekalaya.   Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2017/01/tarian-tradisional-sumedang-jawa-barat/

avatar
Roro
Gambar Entri
Tari Rengkong
Tarian Tarian
Jawa Barat

Tari Rengkong (https://www.indonesiakaya.com) Tarian ini biasanya dilakukan setelah panen, sebagai rasa terima kasih kepada Dewi Sri. Selesai panen padi itu dahulu merupakan geugeusan = diikat) dibawa ke suatu tempat yang menjadi milik kepentingan bersama seperti Balai Desa atau Lumbung Desa. Iringan iringan itu didahului dengan membawa umbul-umbul kemudian disusul dengan pikulan yang merupakan iringan rengkong. Untuk keperluan itu, pikulan dibuat dari batang bambu yang diatur sehingga bila di gerakan setelah digantungi padi, maka dengan adanya gesekan tali kepada batang bambu itu menimbulkan suara yang berirama. makin banyak memikul makin meriah rengkng itu. Barisan rengkong di susul oleh pembawa alat-alat tatanen, dan paling belakang barisan angklung dan dogdog jojor.Tabuhan itulah yang paling memeriahkan suasana. Sesampainya di tempat yang dituju, barisan angklung dan dogdog 5. Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2017/01/tarian-tradisional-sumedang-jawa-barat/

avatar
Roro
Gambar Entri
Seni Tari Sumedang
Tarian Tarian
Jawa Barat

Atraksi Seni Tari yang ada di Kabupaten Sumedang terdiri dari berbagai jenis seni tari, yaitu : Pancawarna . Tarian ini menggambarkan tentang seseorang yang baru mendapatkan ilmu kesempurnaan hidup. Jayengrana . Asal kata dari Jaya ing rana. Sebuah tarian yang menggambarkan kegembiraan Raja Amir Hamzah ketika ditolong oleh dua putri cantik: Dewi Sirtupulati dan Ratu Sudarawerti untuk dapat melepaskan diri dari tahanan Raja Banu. Tari Jayengrana Tarian ini diciptakan  tahun 1942  ketika masyarakat Indonesia sedang mempersiapkan Revolusi yaitu menggambarkan potensi kekuatan wanita dalam berjuang jika bersatu akan membuahkan kekuatan yang besar, karena pada waktu itu masih banyak wanita-wanita yang dipingit. Gandamanah . Menggambarkan seorang patriot bangsa yang memiliki sikap tidak angkung dan sombong. Ibarat ilmu padi makin berisi makin merunduk. Gatotkaca Gandrung . Sebuah tarian yang menggambarkan ketika Gatotgaca cinta kepada Dewi Pergiwa Per...

avatar
Roro
Gambar Entri
Tari Baladewan
Tarian Tarian
Jawa Tengah

Tari Baladewan (https://www.youtube.com) Tari Baladewan diambil dari salah satu babak tari Tari dari daerah Banyumas yang menceritakan tentang semangat prajurit yang gagah, berani maju dalam medan perang. Tari ini dapat ditarikan baik oleh perempuan maupun pria.   Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2016/09/tarian-tradisional-banyumas-jawa-tengah-2-dari-2/

avatar
Roro
Gambar Entri
Tari Senggot
Tarian Tarian
Jawa Tengah

Tari Senggot massal (https://www.suarapurwokerto.com) Senggot merupakan sebuah lancaran dari Brebes yang ditirukan dalam lancaran Banyumasan dengan media alat musik bambu (Calung). Kata Senggot juga terdapat  pada bahasa lokal Banyumas yang berarti gayung atau siwur yang terbuat dari bathok (tempurung kelapa) kelapa yang berpangkal panjang, Kata ini terdapat dalam parikan Bahasa Banyumas yang berarti senggot, atau ngegot (sebuah gerak pinggul). Tari secara visualisasi menggambarkan para wanita yang lincah dan perkasa, gerak merupakan pengembangan dari gerak tradisi Banyumasan dan Pasundan.   Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2016/09/tarian-tradisional-banyumas-jawa-tengah-2-dari-2/

avatar
Roro
Gambar Entri
Tari Ronggeng Ibing
Tarian Tarian
Jawa Barat

Ronggeng adalah salah satu kesenian tradisional masyarakat Sunda yang berkembang di Jawa Barat bagian tenggara, khususnya di Kabupaten Ciamis, Kota Banjar dan Kabupaten Pangandaran. Dalam Ronggeng Ibing Sunda, beberapa penari perempuan  diiringi musik gamelan dan kawih-kawih (lagu-lagu) Sunda. Kawih-kawih Sunda sebagai pengiring tari Ibing Sunda, juga mengalami perkembangan dengan banyak diciptakan kawih-kawih baru. Pementasan Ketika memulai pertunjukan, mula-mula para nayaga atau pemusik akan memainkan musik-musik pembuka. Segmen ini, biasa disebut tatalu.  Sementara segmen tatalu ini, para sinden dan penari merias diri mereka sendiri. Busana yang digunakan, kata dia, masih sesuai pakem, yakni pakaian kebaya serta rambut disanggul. Pada segmen selanjutnya, sinden mendendangkan kawih pembuka, yakni Kidung Pangrajah, Kembang Gadung. Kemudian, tampil juru ibing, atau penari ke depan membawakan tarian pembuka atau disebut ibing bubuka. Pada segmen ini, penye...

avatar
Roro
Gambar Entri
Tari Kele
Tarian Tarian
Jawa Barat

Tari Kele (https://www.photo365.co) Tarian ini digarap oleh studio Titik Dua dari Ciamis, milik koreografer, Rachmayati Nilakusuma, atau yang akrab disapa Neng Peking itu. Tari Kele memiliki makna penyambutan dengan mensucikan tamu-tamu yang datang berkunjung. Istilah kele itu sendiri berarti bambu atau juga disebut lodong yang berfungsi untuk mengambil nira di kalangan masyarakat sunda. Jumlah penari dalam tarian ini biasanya tidak terbatas, tergantung tempat. Tapi biasanya berjumlah enam orang, biasanya para penari permpuan ini dipasangkan dengan empat orang pria yang membawa dongdong atau tempat untuk menyimpan hasil bumi. Ide tarian ini diadaptasi dari upacara adat Nyangku di daerah Panjalu Kabupaten Ciamis. Upacara Nyangku melibatkan sembilan perempuan berbaju adat warna putih. Di pagi hari mereka mengambil air dari sembilan mata air yang ada di sekitar situ di Panjalu. Air itu kemudian dimasukkan dalam satu ruas bambu. ”Bambu tersebut dibawa dan disimpan...

avatar
Roro
Gambar Entri
Tari Soja (Tari Ajeng), Tarian Selamat Datang
Tarian Tarian
Jawa Barat

Konon, tari soja atau tari ajeng digunakan menak Karawang untuk menyambut kedatangan para gegeden (pengagung) yang datang pada acara pernikahan masyarakat Karawang. Tari soja disebut pula sebagai tari mengarak pengantin. Walaupun sudah berumur puluhan tahun, tarian ini oleh masyarakat Karawang tetap dipergunakan sebagai pelengkap pada upacara penyambutan tamu terhormat, baik di lingkungan pemerintahan, lembaga kemasyarakatan, maupun masyarakat. Tari Ajeng dipakai juga pada upacara ngarak pengantin (soja). Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2016/09/tarian-tradisional-karawang-jawa-barat/

avatar
Roro
Gambar Entri
Tari Barudak
Tarian Tarian
Jawa Barat

Tarian barudak ini menggambarkan suasana kegembiraan para gadis sambil bersenda gurau, menunggu para orangtuanya yang sedang bekerja di sawah/ladang, serta tari mojang karawang, yaitu tarian persembahan yang dilakukan oleh sekelompok mojang Karawang. Tarian ini menggambarkan sekumpulan mojang yang sedang bergembira dan mencoba menarik perhatian para jejaka. Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2016/09/tarian-tradisional-karawang-jawa-barat/  

avatar
Roro