Kipas Bali: (sumber: E-book Peralatan Hiburan, dan Kesenian Tradisional Daerah Bali. Gde Yudha Triguna, Ida Bagus. 2013. Bali.)
Panah Bali: (sumber: E-book Peralatan Hiburan, dan Kesenian Tradisional Daerah Bali. Gde Yudha Triguna, Ida Bagus. 2013. Bali.)
Topeng Sidakarya : ( sumber: E-book Peralatan Hiburan, dan Kesenian Tradisional Daerah Bali. Gde Yudha Triguna, Ida Bagus. 2013. Bali.)
Jaran-jaranan : ( sumber: E-book Peralatan Hiburan, dan Kesenian Tradisional Daerah Bali. Gde Yudha Triguna, Ida Bagus. 2013. Bali.)
Tari Legong Keraton Lasem merupakan ibu dari seluruh tari yang ada (khususnya tari perempuan). Tari Legong Keraton Lasem disebut sebagai ibu dari seluruh tari karena memiliki seluruh gerak tari dasar. Hal ini menjadi alasan mendasar bagi penari pemula, terutama kalangan anak-anak wajib mempelajari tari legong sebelum mempelajari tari lepas yang lain. Apalagi gerak tari seperti agem, tandang, tangkep dan tangkis pada tari pelegongan sangat berbeda dengan tari lainnya serta memiliki penjiwaan yang khas. Sebaiknya anak-anak mempelajari tarian ini mulai sejak kelas 1 SD mengingat badannya masih lentur.Karena memiliki seluruh gerak tari dasar maka Tari Legong memiliki tingkat kesulitan yang sangat tinggi dan seluruh gerak tari dasar itu harus mampu dilakukan dengan sempurna. ila dibandingkan dengan tari yang ada pada umumnya, Tari Legong Keraton Lasem merupakan tari dengan durasi waktu yang paling panjang. Durasinya mencapai 28 menit, sehingga perlu fisik yang prima untuk menarik...
Tradisi Ngoncang dipentaskan oleh Desa Pakraman Antapan, Desa Candikuning sebanyak 1 kelompok dengan jumlah 8 orang. Pementasan ini sangat menyita perhatian wisatawan karena suara elu (batang kayu bulat memanjang) saling bersahutan ketika dijatuhkan ke dalam ketungan (alat menumbuk padi tradisional. Tradisi Ngoncang sekarang sangat jarang dijumpai. Bahkan pada festival-festival yang diadakan di Tabanan jarang dipentaskan. Ngocang dulu difungsikan untuk menumbuk padi. Sejalan dengan itu tradisi ini dibangkitkan agar tidak semakin punah
Tari Topeng Yang pertama adalah seni Tari Topeng. Tari ini adalah salah satu tari sakral dari daerah Bali. Topeng memiliki peran penting dalam masyarakat Bali. Hal ini sangat berkaitan erat dengan upacara keagamaan Hindu, karena kesenian luluh dalam agama dan masyarakat. Nah, Tari Topeng Bali sendiri adalah sebuah tradisi yang kental dengan nuansa ritual magis, umumnya yang ditampilkan di tengah masyarakat adalah seni yang disakralkan. Tuah dari topeng yang merepresentasikan dewa – dewa dipercaya oleh masyarakat lokal yang mampu menganugrahkan ketentraman dan keselamatan. https://www.silontong.com/2018/09/18/tarian-adat-tradisional-daerah-bali/
Berikut ini adalah Tari Puspanjali yang berasal dari daerah Bali. Kata puspa (bunga) dan anjali (sambutan penghormatan) merupakan tari penyambutan untuk para tamu kehormatan. 5-7 orang yang memerankan tarian ini dengan membawa bokoran (piring tradisional) yang berisi aneka kuntum bunga harum. Ciri khas Tari Puspanjalai adalah gerak-gerak lembut lemah gemulai yang dipadukan dengan gerak-gerak ritmis yang dinamis. Tari tradisional Bali yang bernama Puspanjali ini diciptakan oleh N.L.N. Swasthi Wijaya (penata tari) dan I Nyoman Windha (penata tabuh pengiring) pada tahun 1989. Pada acara-acara besar seperti pertemuan sejumlah duta besar atau konferensi tinggi di Bali, tari Puspanjali dijadikan sebagai tari pembuka acara. https://www.silontong.com/2018/09/18/tarian-adat-tradisional-daerah-bali/
Tari Baris Yang ketiga adalah Tari Baris merupakan berasal dari daerah Bali. Tari Bari mempunyai sebutan lain yaitu tari perang yang menggambarkan keperkasaan prajurit atau ksatria. Tari Baris merupakan tari sakral yang biasanya dipertunjukkan pada momen-momen khusus di area pura. Jumlah pemeran pada Tari Baris ini mencapai 8 sampai 40 pria yang memakai pakaian tradisional para pejuang lengkap dengan ornamen pada kepala, badog, lamak, awir, baju beludru, celana panjang. (Baca : Pakaian Adat Bali ) Keunikan pada tari Bali Baris yaitu masing-masing kabupaten memiliki ciri kostum tertentu. Dalam peragaan tarinya, tari Baris diawali oleh gerakan yang hati-hati layaknya seorang prajurit yang sedang mencari musuhnya didaerah yang belum dikenal. Selain itu, tarian ini dipersembahkan masyarakat Bali sebagai bentuk pertunjukan dan juga rasa syukur. https://www.silontong.com/2018/09/18/tarian-adat-tradisional-daerah-bali/