3.359 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Labuhan di Yogyakarta
Ritual Ritual
Daerah Istimewa Yogyakarta

Labuhan merupakan salah satu upacara adat yang ada di Yogyakarta sejak zaman Mataram Islam dan masih terselenggara sampai sekarang. Masyarakat Yogyakarta masih menganggap bahwa dengan upacara labuhan secara tradisional akan terbina keselamatan dan kesejahteraan masyarakat dan negara. Labuhan dilaksanakan oleh keraton tetapi rakyat ikut turut serta dalam upacara ini mulai sejak berada di keraton sampai di laut selatan. Masyarakat merasa ikut memiliki upacara adat ini dan menganggap upacara adat ini adalah suatu adat yang harus dilestarikan. Salah satu upacara yang selalu dilaksanakan oleh Sultan yaitu upacara ini . Upacara tersebut dilaksanakan di empat tempat yang berbeda. Masing-masing tempat memiliki arti yang berbeda-beda. Tempat yang pertama yaitu Deplih, yang berda di Kecamatan Tirtomoyo Kabupaten Wonogiri,Jawa Tengah. Tempat yang kedua yaitu Parangtritis,yang berada di sebelah selatan Yogyakarta. Tempat yang ketiga yaitu Puncak Gunung Lawu yang berada di perbatasan Surakarta den...

avatar
OSKM18_16318062_Alifah Hanif
Gambar Entri
Keumaweuh
Ritual Ritual
Aceh

Keumaweuh adalah salah satu tradisi ketika ada ibu hamil yang kandungannya sudah berusia 7 bulan yang mengandung anak pertama. Keumaweuh dilakukan oleh pihak keluarga suami untuk membawakan makanan-makanan lezat dan berprotein serta buah-buahan untuk si istri(makan besar). Tujuannya adalah mengaharapkan si anak dapat lahir dengan selamat dan sehat. Dengan adanya keumaweuh ini kedua belah pihak keluarga bisa mempereratkan lagi tali persaudaraan.

avatar
Oskm18_16418014_sayed
Gambar Entri
Acara Lamaran Pernikahan Kampung Muara
Ritual Ritual
Jawa Barat

Acara Lamaran Pernikahan tentunya selalu disertai dengan prosesi "seserahan" dimana pihak calon mempelai pria memberikan barang-barang berupa: alat ibadah, kosmetik, perhiasan, tas atau sekedar buah-buahan kepada pihak calon mempelai wanita. Prosesi ini merupakan simbol bahwa calon mempelai pria sudah mampu menafkahi calon mempelai wanita. Kegiatan ini sudah menjadi ciri khas dari acara lamaran pernikahan di seluruh Indonesia. Begitu pula di Kampung Muara. Selain "seserahan", ada prosesi lain yang harus dilakukan saat lamaran yaitu "bawaan". Tidak jauh berbeda dengan "seserahan", "bawaan" dilakukan dengan memberikan barang-barang dari pihak calon mempelai pria kepada pihak calon mempelai wanita. Yang membedakan kedua kegiatan tersebut adalah jenis barang yang diberikan. Pada prosesi "bawaan", calon mempelai wanita boleh meminta perabotan rumah tangga seperti lemari, kasur, dll. dari pihak calon mempelai pria sesuai kemampuan mereka untuk menunjang kehidupan kedua calon mempelai...

avatar
OSKM18_16618022_Gabriel Alessandro
Gambar Entri
Pembakaran jong son
Ritual Ritual
Kalimantan Barat

Sembahyang kubur adalah sebuah ritual turun-temurun yang biasa dilakukan oleh orang-orang etnis tionghua Pontianak penganut agama Kong hu cu yang dilakukan dua kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan tiga dan bulan tujuh penanggalan imlek. Pada ritual ini, terdapat suatu ritual yaitu pembakaran kapal kertas yang disebut juga dengan istilah Jong son (bahasa hakka) atau wang kang (bahasa tio ciu), dimana Jong berarti samudera dan son berarti kapal. Kegiatan Jong son biasanya dilakukan pada hari terakhir sembahyang kubur tepat pada tanggal 15 bulan 7 penanggalan imlek. Pembakaran Jong son biasanya dilakukan di tempat Pemakaman etnis tionghua di daerah Sungai Raya, Pontianak. Jong son berbentuk seperti kapal yang terbuat dari kertas. Dalam kapal tersebut terdapat uang kertas dunia fana (kim ci) dan kebutuhan-kebutuhan untuk dunia fana seperti baju, sandal, dan lain-lain yang terbuat dari kertas. Sebelum pembakaran dilaksanakan, akan ada acara perebutan persembahan sembahyang seperti...

avatar
OSKM18_16918167_Tommy Wiranata
Gambar Entri
Malaspas Bangunan, Ritual Adat Bali
Ritual Ritual
Bali

Menurut masyarakat Hindu-Bali, bangunan yang baru selesai dibangun tidak bisa langsung ditempati karena mereka percaya bahwa bangunan baru tersebut masih diselimuti oleh pengaruh atau ruh jahat. Untuk itu, mereka mengadakan sebuah upacara ritual untuk mengusir elemen negatif dari bangunan tersebut. Ritual itu dinamakan Melaspas. Melaspas berasal dari dua kata, yaitu "Mala" yang artinya elemen buruk dan "Pas" yang artinya dibersihkan atau untuk membuat murni. Selain itu, upacara ritual Melaspas bermakna menghidupkan bangunan baru sehingga dapat berfungsi sesuai dengan tempat dan kedudukannya serta memberi kesejahteraan bagi penghuninya. Sebelum memulai upacara, keluarga yang akan melakukan upacara ini harus menyiapkan banten (sesajen). Banten ini wajib berisi dedaunan, bunga, dupa dan buah-buahan. Setelah banten lengkap, upacara dapat dimulai. Upacara dipimpin oleh Pemangku. Prosesi diawali dengan Pemangku mengucapkan mantra-mantra yang dituju untuk Bhutakala, ruh jahat y...

avatar
OSKM18_16418062_Nadya Fitriani
Gambar Entri
Adat Pernikahan Ogan Komering Ilir
Ritual Ritual
Sumatera Selatan

Adat Pernikahan Ogan Komering Ilir Budaya pernikahan Ogan Komering Ilir adalah pihak dari calon mempelai perempuan meminta syarat yang harus dipenuhi oleh calon mempelai pria pada saat acara lamaran. Persyaratan itu bisa berbentuk uang,emas ataupun dodol. Apabila calon mempelai pria membawakan uang, uang itu akan digunakan untuk berbelanja berbagai kebutuhan yang dijadikan sebagai bahan seserahan dari pihak perermpuan. Barang itu bisa berupa lemari, tempat tidur, maupun alat kebutuhan rumah tangga. Sedangkan dodol itu nanti akan diberikan kepada kerabat yang terdekat. Banyak dikitnya dodol yang diberikan kepada kerabat tergantung dari kemauan pihak perempuan. Biasanya, pihak perempuan akan memberikan jumlah dodol yang lebih banyak kepada kerabat yang memiliki matrei berlebih/ hidup mampu. Hal itu dikarenakan kerabat yang diberikan dodol berkewajiban untuk memberi imbalan kepada kedua pihak mempelai, baik berupa uang maupun barang. Dan imbalan itu diberikan pada saat kedua me...

avatar
OSKM18_16718391_Niken Anisha
Gambar Entri
Numbas
Ritual Ritual
Jawa Barat

Siapa yang tidak kenal dengan tanah pasundan? Tanah dengan suku yang berasal dari bagian barat pulau jawa. Tanah yang sangat kaya akan adat dan istiadat sukunya. Tanah "bageur, cageur, pinter" yang tak lain ialah tanah pasundan. Sunda memiliki adat dan istiadat yang beragam, diantaranya ada adat pernikahan sunda. Dalam adat pernikahan sunda, ada yang dinamakan dengan istilah "numbas". Numbas biasanya dilaksanakan beberapa hari setelah acara pernikahan. Numbas sendiri diartikan sebagai hadiah dari sang suami untuk istrinya, karena ia dapat menjaga kesuciannya sampai akad nikah. Sang suami akan memberi hadiah seperti baju, peralatan untuk di dapur, dan alat rumah tangga lainnya. Untuk acara numbas biasanya membuat tumpeng yang isinya ayam goreng, telur balado, lalaban, dan rupa-rupa sambal. Sambal itu diletakkan dipinggiran tumpeng, ada 7 macam sambalnya seperti sambal terasi, sambal sereh, sambal kunyit, sambal kemiri, sambal jahe, sambal lengkuas dan sambal kencur. Macam-macam sambal...

avatar
OSKM18_19818176_Mutia Nurrahmi
Gambar Entri
Upacara Labuhan Pantai Ngliyep
Ritual Ritual
Jawa Timur

Pantai Ngliyep adalah salah satu pantai yang terletak di bagian selatan Pulau Jawa. Pantai Ngliyep yang terletak di Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Jawa Timur ini lebih dikenal dengan nama "Pantai Selatan" yang penuh dengan legenda tentang Nyi Roro Kidul. Nyi Roro Kidul sendiri adalah dewi penjaga Pantai Selatan. Konon, Nyi Roro Kidul merupakan seorang putri kerajaan yang cantik jelita bernama Dewi Kadita. Namun, Raja Munding Wangi, ayah Dewi Kadita menginginkan anak laki-laki. Akhirnya sang raja menikahi Dewi Mutiara untuk mewujudkan keinginannya. Dewi Mutiara menginginkan putranya menjadi raja dan mengusir Dewi Kadita. Hal tersebut mengundang kemurkaan sang raja. Dewi Mutiara pun menempuh cara lain untuk mengusir Dewi Kadita, yaitu dengan mendukuni Dewi Kadita sehingga tubuhnya penuh dengan bisul dan berbau busuk. Raja pun menganggap kehadiran Kadita akan membawa dampak buruk bagi kerajaannya sehingga ia mengirim putrinya ke luar negeri. Dewi Kadita pun pergi seor...

avatar
OSKM_19918154_Shannina Ariella
Gambar Entri
Pantangan Imlek
Ritual Ritual
Banten

Di Indonesia, orang keturunan Tionghoa masih banyak yang memercayai kepercayaan dari nenek moyangnya. Misalnya, pada saat imlek. Imlek adalah hari besar yaitu tahun baru cina yang biasanya dirayakan bersama keluarga dengan pertemuan dan makan-makan. Biasanya juga orang yang telah menikah memberi angpao, amplop berisi uang, kepada sanak saudara yang masih belum menikah. Pada saat imlek ini, orang Tionghoa percaya apapun yang dilakukan akan memengaruhi kehidupan setahun ke depan. Maka dari itu, kita harus berhati-hati dalam bertindak sehingga tidak membawa kesialan ataupun membuat keberuntungan surut. Contoh pertama adalah makan bubur. Dahulu di Tiongkok bubur dianggap sebagai makanan orang miskin. Oleh karena itu bubur dihindari sebagai makanan imlek sebab diharapkan kita dapat memulai tahun baru dengan makmur sehingga akan terus berlanjut. Lalu kita juga pantang menyapu di hari imlek. Hal ini dapat menyebabkan rejeki tersapu juga ke luar. Pada hari imlek juga tidak boleh keramas,...

avatar
Janicefelicia