Pengobatan dan Kesehatan
Pengobatan dan Kesehatan
kosakata Jawa Barat bandung
bahasa sunda
- 1 November 2014

 

Nama-nama Penyakit dalam Bahasa Sunda

- balas bogo= penyakit kulit seperti panu, warnanya putih tapi permukaannya agak kasar.

- batuk gangsa= batuk karena gangguan di paru-paru (mis: karena TBC, dsb),
-batuk bangkong= batuk kosong.
- bisul= abses; penyakit di bawah kulit, bengkak dan mengandung nanah serta biasa terdapat yang disebut "mata bisul".
- bisul beunyeur= bisul kecil, "matanya" seperti bubuk beras/menir.
- borok= luka yang akhirnya bernanah akibat inféksi.
- botoleun= penyakit di telapak kaki, berlubang.
- budug= kudis; penyakit kulit, bintik-bintik atau seperti bisul kecil, biasanyaa gatal akibat kuman.
- bungkul= seperti bisul tapi lebih keras.
- cacar, kuris=suatu penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus varicella-zoster.
- cénang= serupa bisul tapi kecil dan bernanah
- congé= congek,istilah kedokterannya adalah OMSK atau Otitis Media Supuratif Kronik; infeksi kronik telinga tengah dengan gendang telinga; keluarcairan nanah yang keluar secara berkala (kronis).
- éwateun= penyakit kulit, warna agak merah sebidang, terasa agak gatal
- gondok= struma;pembengkakan atau benjolan besar pada leher sebelah depan (pada tenggorokan) dan terjadi akibat pertumbuhan kelenjar/tiroid, akibat kurang yodium.
- gondongeun=Gondongan (parotitis) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus mumps yang menyerang kelenjar ludah (kelenjar parotis). Biasanya tidak lama, di Sunda suka diobati dengan blaw/samok dengan cara dioleskan du pipi.
- hapur= Panu;Pityriasis versicolor, merupakan infeksi jamur di permukaan kulit, biasa menular.
- hapur kembang= panu yang terlihat putih bisa diobati dengan lengkuas (laja)
- hapur beusi= panu yang lebih tebal, sukar hilang
- hileudeun= penyakit akbiat infeksi di jari di dalam kuku.
- jengkoleun= penyakit susah kencing akibat kebanyakan makan jengkol.
- jangar, rieut= pusing/sakit kepala
- keremieun= penyakit sekitar lubang dubur akibat cacing keremi.
- késrék= penyakit kulit seperti eksim kering.
- kokoloteun= penyakit kulit wajah, agak hitam/flek akibat kepanasan atau pengaruh bedak.
- leuncangeun= penyakit di sela-sela jari kaki, akibat kuman air, terasa gatal
- mejen= susah BAB, susah mengejan
- mengi= asma;keadaan saluran napas yang mengalami penyempitan karena hiperaktivitas terhadap rangsangan tertentu, yang menyebabkan peradangan; akibat kedinginan, alergi, dll.
- mimiseun= mimisan;perdarahan yang keluar dari rongga hidung
- muriang= meriang; panas dingin.
- peujit koreseun= penyakit perut (serasa ditusuk) akibat telat makan.
- rorombéheun= penyakit di telapak kulit terlihat pecah-pecah dan keras
- sakalor= epilepsi/ayan;penyakit saraf menahun yang menimbulkan serangan mendadak berulang-ulang
- salatri= maag; gastritis; penyakit kosong perut akibat telat makan, terasa pusing mual, keluar keringat dingin; akibatperadangan pada permukaan lapisan lambung sehingga terjadi perlukaan akibat asam lambung
- kalikiben= rasa nyeri dalam perut (sekitar uli hati atau dalam pinggang) akibat sudah makan/minum langsung lari.
- salésma= influenza, flu.
- sariawan= sariawan;stomatitis aphtosa, suatu kelainan pada selaput lendir mulut berupa luka pada mulut yang berbentuk bercakdan perih.
- sumbilangeun= penyakit wanita, sakit rahim waktu mentruasi/haid.
- tajam= disentri;peradangan usus besar yang ditandai dengan sakit perut dan buang air besar.
- tampek= campak; penyakit kulit, gatal agak panas, biasa menyerang anak kecil
- tibar= penyakit seperti bisul, "matanya" tujuh.
- turuwisen= bintitan; penyakit serupa bisul kecil di bibir mata (katanya kalau di Sunda akibat ngintip)
- uuseupeun= penyakit di tenggorokan, nyeri, dan susah menelan
- wasir= ambeien;suatu penyakit yang terjadi pada anus di mana bibir anus mengalami bengkak yang kadang disertai pendarahan.
- sisidueun= cegukan;hiccups;kontraksi tiba-tiba yang tak disengaja pada diafragma dan umumnya terjadi berulang-ulang setiap menitnya. Udara yang tiba-tiba lewat ke dalam paru-paru menyebabkanglottis(ruang antara pita suara) menutup, serta menyebabkan terjadinya suarahik.
- jeungjeuriheun=anyang-anyangan (bahasa Jawa);penyakit sakit kencing, akibat minum air yang belum masak benar,
- radang= penyakit kulit yang bernanah;rangkaian reaksi yang terjadi pada tempat jaringan yang mengalami cedera, akibat terbakar, atau terinfeksi.

 

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Rasa Sayange: Filsafat Kebersamaan dalam Senandung Anak-Anak Maluku
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Maluku

Rasa Sayange: Filsafat Kebersamaan dalam Senandung Anak-Anak Maluku Bagaimana mungkin sebuah lagu yang kerap dinyanyikan anak-anak sambil bertepuk tangan dan bersantai di pekarangan rumah bisa mengandung cetak biru lengkap tentang etika lingkungan dan tata krama bermasyarakat? Rasa Sayange , warisan lisan dari Kepulauan Maluku (Sumber 1, Sumber 2, Sumber 3), ternyata bukan sekadar lagu permainan tradisional dengan melodi ceria yang mudah dihafal. Di balik bait-baitnya yang singkat, tersimpan sistem pengetahuan tentang hubungan manusia dengan sesama dan alam—sebuah bukti bahwa pendidikan karakter di Nusantara tidak selalu memerlukan kelas formal, melainkan bisa tumbuh dari ruang-ruang bersantai yang penuh keakraban. Warisan Lisan dan Ritual Penyambutan Di Maluku, Rasa Sayange bukan lagu asing yang hanya muncul dalam buku teks pelajaran seni budaya. Lagu ini telah diwariskan secara turun-temurun dalam kehidupan masyarakat, menjadi bagian tak terpisahkan dari ritus sosial seha...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Rasa Sayange: Filsafat Kebersamaan dalam Senandung Anak-Anak Maluku
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Maluku

Rasa Sayange: Filsafat Kebersamaan dalam Senandung Anak-Anak Maluku Bagaimana mungkin sebuah lagu yang kerap dinyanyikan anak-anak sambil bertepuk tangan dan bersantai di pekarangan rumah bisa mengandung cetak biru lengkap tentang etika lingkungan dan tata krama bermasyarakat? Rasa Sayange , warisan lisan dari Kepulauan Maluku (Sumber 1, Sumber 2, Sumber 3), ternyata bukan sekadar lagu permainan tradisional dengan melodi ceria yang mudah dihafal. Di balik bait-baitnya yang singkat, tersimpan sistem pengetahuan tentang hubungan manusia dengan sesama dan alam—sebuah bukti bahwa pendidikan karakter di Nusantara tidak selalu memerlukan kelas formal, melainkan bisa tumbuh dari ruang-ruang bersantai yang penuh keakraban. Warisan Lisan dan Ritual Penyambutan Di Maluku, Rasa Sayange bukan lagu asing yang hanya muncul dalam buku teks pelajaran seni budaya. Lagu ini telah diwariskan secara turun-temurun dalam kehidupan masyarakat, menjadi bagian tak terpisahkan dari ritus sosial seha...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Rumah Panggung Bugis: Arsitektur Kosmologis dari Tanah Celebes
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sulawesi Selatan

Rumah Panggung Bugis: Arsitektur Kosmologis dari Tanah Celebes Mengapa sebuah komunitas memilih mengangkat huniannya dari permukaan bumi yang subur, membangun kehidupan di atas kayu-kayu kokoh yang menjulang? Bagi suku Bugis di Sulawesi Selatan, jawaban atas pertanyaan ini tidak terletak pada pertimbangan fungsional semata—seperti perlindungan dari banjir atau serangan hewan—melainkan pada keyakinan mendalam tentang tatanan alam semesta dan struktur sosial manusia. Rumah panggung Bugis, dengan material kayu yang kokoh (Sumber 1), bukan sekadar arsitektur tradisional yang unik, melainkan perwujudan kosmogoni, strata sosial, dan falsafah hidup yang kompleks (Sumber 2). Kosmogoni Terwujud dalam Kayu Dalam tradisi arsitektur Bugis-Makassar, rumah panggung berfungsi sebagai mikrokosmos yang merefleksikan pandangan kosmologis masyarakat tentang tiga tingkat alam semesta. Konstruksi yang mengangkat lantai hunian dari tanah menggunakan tiang-tiang kayu yang solid (Sumber 1) menciptakan...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Rumah Panggung Bugis: Arsitektur Kosmologis dari Tanah Celebes
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sulawesi Selatan

Rumah Panggung Bugis: Arsitektur Kosmologis dari Tanah Celebes Mengapa sebuah komunitas memilih mengangkat huniannya dari permukaan bumi yang subur, membangun kehidupan di atas kayu-kayu kokoh yang menjulang? Bagi suku Bugis di Sulawesi Selatan, jawaban atas pertanyaan ini tidak terletak pada pertimbangan fungsional semata—seperti perlindungan dari banjir atau serangan hewan—melainkan pada keyakinan mendalam tentang tatanan alam semesta dan struktur sosial manusia. Rumah panggung Bugis, dengan material kayu yang kokoh (Sumber 1), bukan sekadar arsitektur tradisional yang unik, melainkan perwujudan kosmogoni, strata sosial, dan falsafah hidup yang kompleks (Sumber 2). Kosmogoni Terwujud dalam Kayu Dalam tradisi arsitektur Bugis-Makassar, rumah panggung berfungsi sebagai mikrokosmos yang merefleksikan pandangan kosmologis masyarakat tentang tiga tingkat alam semesta. Konstruksi yang mengangkat lantai hunian dari tanah menggunakan tiang-tiang kayu yang solid (Sumber 1) menciptakan...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Pamali:
Ritual Ritual
Jawa Barat

Pamali: Ketika Larangan Tak Tertulis Mengatur Kehidupan Mengapa sebagian masyarakat Indonesia yang telah mengenyam pendidikan modern dan hidup di tengah kemajuan teknologi masih enggan memotong kuku di malam hari, bersiul saat senja tiba, atau menanam pohon kelapa di depan rumah? Fenomena ini bukan sekadar sisa primitivisme yang tertinggal, melainkan manifestasi dari pamali —sistem norma yang secara mengejutkan masih eksis sebagai pengatur sosial yang efektif. Pada titik tertentu, pamali menghadirkan paradoks budaya yang menarik: ia adalah "hukum" tanpa tulisan, "polisi" tanpa seragam, namun memiliki kekuatan mengikat yang seringkali lebih efektif dari peraturan tertulis. Kearifan Ekologis dalam Selubung Larangan Di tataran praktis, pamali seringkali berfungsi sebagai mekanisme pelestarian alam yang diselimuti narasi mistis. Masyarakat Sunda, misalnya, mengenal berbagai bentuk pamali yang sejatinya merupakan bentuk adaptasi terhadap lingkungan dan ekosiste...

avatar
Kianasarayu