Sampurasun!!
Indonesia merupakan sebuah negara kepulauan dengan beragam suku bangsa, bahasa dan kebudayaan. Sebagai warga negara yang baik kita harus melestarikan kebudayaan yang ada di indonesia, minimal kebudayaan yang ada di daerah kita sendiri. Bahasa merupakan bagian dari setiap kebudayaan di indonesia, begitupun dengan bahasa sunda yang menjadi kebudayaan warga jawabarat. Pada tulisan ini saya akan membahas sedikit tentang bahasa sunda yang menjadi ciri khas warga jawabarat.
Sunda sendiri berasal dari kata Cuddha yang memiliki arti putih bersih, bahasa sunda merupakan cerminan dari sikap orang orang sunda yang biasa di kenal ramah. kenapa bahasa sunda bisa di anggap ramah ? karna intonasi dan aturan aturan penggunaan nyaa, selanjutnya aturan pemakaian ini akan di sebut dengan "Undak Usuk Bahasa Sunda" hal yang menjadi judul topik artikel ini, selain dari faktor bahasa nya sendiri, orang sunda di kenal ramah juga di pengaruhi oleh sifat sifat yang diturunkan leluhur dan juga situasi dan kondisi tatar sunda yang adem dan nyaman,dengan sumber alam yang melimpah, sehingga dari dulu orang orang di tatar sunda sudah hidup rukun dengan sesama, selanjutnya saya akan membahas lebih spesifik lagi tentang undak usuk bahasa sunda
Undak Usuk Bahasa Sunda merupakan hierarki bahasa yang ada di tatar pasundan(Tatakrama), hal ini di perkiran masuk di saat abad ke 17 dimana pada saat itu kerajaan pasundan belum mengenal stratifikasi, dengan ada nya Undak Usuk Bahasa sunda, baha sunda terbagi menjadi 3 tingkatan, yaitu Bahasa Loma (bahasa akrab untuk ke sesama),Bahasa kasar, dan Bahasa lemes (digunakan ke diri sendiri dan orang yang lebih tua). intinya Undak Usuk Bahasa Sunda mengatur bagamana cara berkomunikasi dengan orang lain berdasarkan usia, sehingga jika Undak Usuk Bahasa Sunda digunakan, akan menciptakan kesan sopan dan terpelajar, berikut ada beberapa contoh undak usuk bahasa sunda yang saya ambil dari web nyalindur
Bagaimana Cara Belajar Menggunakan Tatakrama Bahasa Sunda :
1.Sering memperhatikan orang lain yang bahasanya baik dan halus.
2.Sering membaca buku yang baik susunan bahasanya.
3.Ada sikap kritis saat membaca atau saat memperhatikan orang lain.
4.Membiasakan bercerita menggunakan bahasa yang baik dan benar.
5.Biasakan menyusun kalimat berbahasa yang baik dan benar sesuai tingkatan.
6.Mempraktekkan dan mengajarkan berbicara yang baik dan benar kepada putra-putrinya dan orang sekitarnya.
mungkin sekian dulu yang bisa saya sampaikan tentang undak usuk bahasa sunda, selebihnya bisa anda searching lagi di internet atau membeli buku undak usuk bahasa sunda untuk menambah pembendaharaan kata dan latihan penggunaan nya, mohon maaf bila terdapat kekurangan dalam artikel ini, terimakasih.
Contoh undak usuk bahasa sunda di ambil dari (bandungtimur.net dan manguzep.blogspot.com)
#OSKM2018
Candi Miri: Peninggalan Arsitektur Hindu Kerajaan Mataram Kuno Candi Miri merupakan salah satu situs candi Hindu yang menjadi bagian dari warisan arsitektur religius Kerajaan Mataram Kuno di Pulau Jawa. Keberadaannya di wilayah Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menunjukkan penyebaran pusat-pusat keagamaan yang strategis pada periode klasik Jawa. Sebagai candi Hindu, Candi Miri mencerminkan adaptasi tradisi arsitektur India yang dikembangkan dengan karakteristik lokal Jawa Kuno, berdiri sebagai saksi bisu kejayaan peradaban Hindu-Buddha di Nusantara. Sejarah & Latar Belakang Candi Miri didentifikasi sebagai peninggalan Kerajaan Mataram Kuno (Sumber 4). Letaknya berada di wilayah administratif Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, yang merupakan salah satu kawasan terpenting dalam sejarah peradaban Jawa klasik. Terdapat variasi dalam pencatatan lokasi spesifik candi ini. Beberapa sumber merujuk lokasi Candi Miri di Dusun Nguwot, Desa Sambirejo (Sumber 1, Sumber 2, Sumber...
Babi Panggang Karo: Simfoni Rasa dari Tanah Batak Di tengah kekayaan kuliner Indonesia yang tak terhingga, Babi Panggang Karo (sering disingkat BPK) muncul sebagai sebuah mahakarya rasa yang menghadirkan jejak budaya dan tradisi dari tanah Sumatera Utara. Lebih dari sekadar hidangan, BPK adalah manifestasi dari identitas masyarakat Karo, sebuah sajian yang kaya akan aroma, rempah, dan cerita. Mengapa BPK begitu istimewa, dan bagaimana ia menjadi simbol kebanggaan kuliner bagi suku Karo? Mari kita telusuri keunikan dan daya pikatnya. ## Andaliman: Jantung Rasa BPK Rahasia di balik kelezatan BPK terletak pada penggunaan rempah-rempah khas, dan yang paling menonjol adalah andaliman. Dikenal juga sebagai "merica Batak" atau "sichuan pepper"-nya Indonesia, andaliman memberikan sensasi rasa yang unik dan tak tertandingi: pedas, sedikit asam, dan yang paling khas adalah efek kebas atau "getar" di lidah (Sumber 2). Rasa yang identik dan aroma yang kuat dari andal...
Batik Kamoro: Mengenal Keindahan Seni Batik dari Papua Batik Kamoro merupakan salah satu jenis batik khas Papua yang dikenal dengan corak unik dan makna mendalam. Berbeda dengan batik dari daerah lain di Indonesia, batik Papua, termasuk Kamoro, memiliki ciri khas motif yang terinspirasi dari kekayaan alam dan budaya suku asli di sana (Sumber 1, Sumber 3). Batik ini secara spesifik menampilkan corak khas Timika, yang terinspirasi dari suku Kamoro dan keindahan alam sekitarnya (Sumber 1). Batik Kamoro tidak hanya sekadar kain bermotif, tetapi juga merupakan representasi semangat dan keberanian penduduk asli Papua (Sumber 2). Simbol-simbol yang terkandung di dalamnya merefleksikan kehidupan masyarakat adat, menjadikannya salah satu warisan budaya yang patut dilestarikan. ## Motif dan Makna Batik Kamoro Motif utama batik Kamoro sangat khas dan mudah dikenali. Corak yang sering ditemukan pada batik ini meliputi: ### Simbol Patung Salah satu motif yang paling menonjol pada batik Kamoro adal...
Karya: Mahlil Azmi Di sebuah perkampungan kecil bernama Desa Pucok Krueng, di Aceh bagian barat selatan, hiduplah sebuah keluarga kecil yang damai dan bahagia. Mereka berjumlah empat orang: sang ayah bernama Uda Bintang Puteh berumur 40 tahun, ibu Nyak Bulan berumur 30 tahun, anak pertama Rajo Puteh berumur 10 tahun, dan adik perempuannya bernama Nyak Puteh yang berumur 5 tahun.Kedua orang tua mereka adalah petani dan pekebun pala. Sementara itu, Rajo adalah anak yang nakal dan sering berkelahi dengan teman-temannya hingga meresahkan orang tuanya. Walaupun begitu, ia sangat menyayangi keluarganya, terutama adiknya. Nyak Puteh adalah anak yang ceria, patuh, rajin mengaji, dan suka membantu orang tua mencuci piring. Setiap menjelang pagi, ayah dan ibu berpamitan untuk bekerja di ladang memetik buah pala, dan terkadang menjadi buruh tani di sawah milik saudagar kampung. Walaupun upah yang mereka dapatkan sedikit, mereka tetap bersyukur.Beberapa tahun kemudian, saat Rajo berumur 17 tahun,...
Candi Miri: Peninggalan Sejarah di Yogyakarta Sejarah & Latar Belakang Candi Miri adalah salah satu candi Hindu yang terletak di Dusun Nguwot, Desa Sambirejo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Diperkirakan dibangun pada abad ke-9, Candi Miri merupakan bagian dari warisan budaya Kerajaan Mataram Kuno. Candi ini berdiri tidak jauh dari beberapa candi lain yang juga bersejarah, seperti Candi Banyunibo dan Candi Barong, menjadikannya sebagai bagian penting dari kompleks candi yang memiliki nilai arkeologis yang tinggi (Sumber 2, 4, 14). Candi Miri, yang terletak di bukit karst dengan ketinggian sekitar 300 meter, menjadi lokasi yang strategis untuk aktivitas keagamaan dan pemujaan. Meskipun saat ini kondisinya mengalami kerusakan dan belum dilakukan pemugaran, keberadaannya tetap menarik perhatian para peneliti dan wisatawan yang ingin menyelami sejarah kekayaan budaya Indonesia (Sumber 1, 8, 14). Karakteristik Arsitektur Candi Miri memiliki...