Ritual
Ritual
Ritual Bali Bali
Tradisi Potong Gigi di Bali
- 10 Agustus 2018

Bali merupakan daerah yang memiliki segudang budaya dan ilmu yang sampai sekarang ini masih erat dipegang oleh masyarakat di sana. Salah satu tradisi di Bali ialah "Upacara Potong Gigi". Yang terjadi di upacara ini adalah memotong atau mengikir 6 gigi bagian atas (4 gigi seri dan 2 gigi taring) dari masyarakat Bali yang sudah beranjak ke remaja, baik laki-laki maupun perempuan. Upacara ini dilakukan bukan tanpa maksud dan tujuan. Masyarakat Bali percaya lewat upacara potong gigi ini, bisa mengurangi sifat-sifat yang tidak baik dalam diri manusia, seperti, dengki, serakah, sombong, dan lain-lain.

Upacara ini dilakukan pada saat seseorang sudah beranjak remaja. Pada perempuan, dilakukan pada saat dirinya sudah mengalami menstruasi yang pertama. Sedangkan untuk laki-laki, dilakukan pada saat dirinya sudah mengalami perubahan suara. Tetapi acara ini tidak harus dilakukan saat itu juga dan upacara ini juga tidak diwajibkan, tergantung kemauan. Kenapa hanya gigi bagian atas saja yang dipotong? Masyarakat Bali percaya bahwa bagian gigi yang atas melambangkan sifat yang buruk dalam diri, dan gigi bagian bawah melambangkan sifat baiknya.

Yang namanya upacara adat pasti memiliki tata caranya masing-masing. Sama halnya dengan upacara potong gigi di Bali ini. Pertama-tama seorang remaja yang akan melakukan acara ini akan dibiarkan berada di dalam rumah dan tidak boleh keluar dari sana selama satu hari, dilakukan 1 hari sebelum upacara. Keesokan harinya, pagi-pagi benar, dilakukan acara yang kedua, yaitu menulis aksara-aksara bali di beberapa bagian tubuh remaja itu. pada acara ini juga remaja itu akan dikenakan cincin berwarna merah yang terbuat dari batu ruby. Dari situ batu dilakukan acara potong gigi yang tentu saja dilakukan oleh orang khusus yang sudah ahli. Sebelum dilakukan potong gigi, dilakukan sembahyang terlebih dahulu supaya ketika sudah selesai upacara potong gigi, sifat-sifat buruk itu benar-benar hilang. 3 hari setelah upacara potong gigi, dilakukan lagi tradisi membalikan kasur yang digunakan pada saat potong gigi. yang menarik adalah remaja yang melakukan potong gigi dapat bercermin dahulu untuk melihat apaka rapi atau tidak. Jika tidak makan akan dipotong lagi untuk merapikannya. Setelah semuanya selesai, potongan gigi itu dimasukan ke dalam sebuah wadah, lalu ditanam di dalam tanah atau bisa dibuang ke laut.

Yang kita tahu, Bali memang sebuah pulau yang sudah terkenal di seluruh dunia. Tetapi dengan berbagai macam budaya asing yang masuk ke Bali, Bali masih tetap memegang teguh budaya aslinya tanpa terpengaruh budaya-budaya asing. Maka dari itu kita juga bisa melestarikan budaya-budaya lain yang tersebar di seluruh Indonesia untuk mewujudkan Indonesia yang satu.

#OSKMITB2018

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Genggong Bali
Alat Musik Alat Musik
Bali

Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.

avatar
Yogaxd
Gambar Entri
Dari Rendang Hingga Gudeg: 10 Mahakarya Kuliner Indonesia yang Mengguncang Lidah
Makanan Minuman Makanan Minuman
DKI Jakarta

1. Rendang (Minangkabau) Rendang adalah hidangan daging (umumnya sapi) yang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu rempah-rempah yang kaya selama berjam-jam (4–8 jam). Proses memasak yang sangat lama ini membuat santan mengering dan bumbu terserap sempurna ke dalam daging. Hasilnya adalah daging yang sangat empuk, padat, dan dilapisi bumbu hitam kecokelatan yang berminyak. Cita rasanya sangat kompleks: gurih, pedas, dan beraroma kuat. Rendang kering memiliki daya simpan yang panjang. Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang paling terkenal dan diakui dunia. Berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, masakan ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan proses memasak yang unik. 1. Asal dan Filosofi Asal: Rendang berasal dari tradisi memasak suku Minangkabau. Secara historis, masakan ini berfungsi sebagai bekal perjalanan jauh karena kemampuannya yang tahan lama berkat proses memasak yang menghilangkan air. Filosofi: Proses memasak rendang yang memakan waktu lama mela...

avatar
Umikulsum
Gambar Entri
Ayam Ungkep
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Ayam goreng adalah salah satu menu favorit keluarga yang tidak pernah membosankan. Namun, jika kamu ingin mencoba variasi yang lebih gurih dan harum, ayam goreng bawang putih renyah adalah pilihan yang tepat. Ciri khasnya terletak pada aroma bawang putih yang kuat serta kriukannya yang renyah saat digigit. Resep ini juga sangat mudah dibuat, cocok untuk menu harian maupun Bahan-Bahan Bahan Ayam Ungkep ½ kg ayam (boleh potong kecil agar lebih cepat matang) 5 siung bawang putih 4 siung bawang merah 1 sdt ketumbar bubuk 1 ruas kunyit (opsional untuk warna) Garam secukupnya Kaldu bubuk secukupnya Air ± 400 ml Bahan Kriuk Bawang 5–6 siung bawang putih, cincang halus 3 sdm tepung maizena ¼ sdt garam ¼ sdt lada Minyak banyak untuk menggoreng Cara Membuat Ungkep ayam terlebih dahulu Haluskan bawang putih, bawang merah, kunyit, dan ketumbar. Tumis sebentar hingga harum. Masukkan ayam, aduk rata, lalu tuang air. Tambahkan garam dan kaldu bubuk. Un...

avatar
Apitsupriatna
Gambar Entri
Resep Ayam Ungkep Bumbu Kuning Cepat, Praktis untuk Masakan Harian
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Ayam ungkep bumbu kuning adalah salah satu menu rumahan yang paling praktis dibuat. Rasanya gurih, aromanya harum, dan bisa diolah lagi menjadi berbagai hidangan seperti ayam goreng, ayam bakar, hingga pelengkap nasi kuning. Keunggulan lainnya, resep ini termasuk cepat dan cocok untuk kamu yang ingin memasak tanpa ribet namun tetap enak. Berikut resep ayam ungkep bumbu kuning cepat yang bisa kamu coba di rumah. Bahan-Bahan ½ kg ayam, potong sesuai selera 4 siung bawang putih 5 siung bawang merah 1 ruas kunyit 1 ruas jahe 1 ruas lengkuas (geprek) 2 lembar daun salam 2 lembar daun jeruk 1 batang serai (geprek) 1 sdt ketumbar bubuk (opsional) Garam secukupnya Kaldu bubuk secukupnya Air ± 400–500 ml Minyak sedikit untuk menumis Cara Membuat Haluskan bumbu Blender atau ulek bawang merah, bawang putih, kunyit, jahe, dan ketumbar bubuk (jika dipakai). Semakin halus bumbunya, semakin meresap ke ayam. Tumis bumbu hingga harum Panaskan sedikit m...

avatar
Apitsupriatna
Gambar Entri
Konsep Ikan Keramat Sebagai Konservasi Lokal Air Bersih Kawasan Goa Ngerong Tuban
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Sumber daya air merupakan sebuah unsur esensial dalam mendukung keberlangsungan kehidupan di bumi. Ketersediaan air dengan kualitas baik dan jumlah yang cukup menjadi faktor utama keseimbangan ekosistem serta kesejahteraan manusia. Namun, pada era modern saat ini, dunia menghadapi krisis air yang semakin mengkhawatirkan (Sari et al., 2024). Berkurangnya ketersediaan air disebabkan oleh berbagai faktor global seperti pemanasan, degradasi lingkungan, dan pertumbuhan penduduk yang pesat. Kondisi tersebut menuntut adanya langkah-langkah strategis dalam pengelolaan air dengan memperhatikan berbagai faktor yang tidak hanya teknis, tetapi juga memperhatikan sosial dan budaya masyarakat. Salah satu langkah yang relevan adalah konservasi air berbasis kearifan lokal. Langkah strategis ini memprioritaskan nilai-nilai budaya masyarakat sebagai dasar dalam menjaga sumber daya air. Salah satu wilayah yang mengimplementasikan konservasi berbasis kearifan lokal yaitu Goa Ngerong di kecamatan Rengel,...

avatar
Muhammad Rofiul Alim