Ritual
Ritual
Tradisi Jawa Tengah Batang
Tradisi Kliwonan

Di Batang ada yang namanya tradisi Kliwonan, yaitu tradisi yang diadakan setiap malam jumat kliwon. Tradisi ini pada awalnya merupakan tradisi untuk menghormati leluhur nenek moyang yang telah berjasa membangun Batang dengan cara melakukan ritual-ritual sederhana. Namun, saat ini tradisi ini berubah menjadi kegiatan jual-beli.

Ada mitos yang mengatakan jika tradisi ini tidak dilakukan maka akan datang musibah atau sanksi alam, masyarakat mempercayai bahwa musibah tersebut diakibatkan kemarahan nenek moyang yang berbau mistis.

Tradisi Kliwonan juga merupakan tradisi yang menjadi cikal bakal lahirnya Kota Batang. Pada zaman Mataram, Sultan Agung memerintahkan Ki Ageng Cempaluk untuk membersihkan daerah hutan yang disebut Alas Roban, dikarenakan banyak perampok yang berkeliaran disana. Setelah  Ki Ageng Cempaluk membersihkan wilayah Alas Roban dari perampok, Beliau memerintahkan Bahurekso untuk melakukan pembangunan diatas Alas Roban. Di tengah-tengah pembangunan, Bahurekso menemui kesulitan, yaitu ditemukan kayu besar atau watang yang menghalangi pembangunan bendungan. Kemudian Bahurekso bersemedi pada malam Jumat Kliwon untuk mendapatkan kekuatan ghaib. Setelah bersemdi Bahurekso dapat mengatasi watang (ngembat watang) yang mengganggu pembangunan tadi. Hal ini yang kemudian banyak diikuti oleh masyarakat pada saat itu, sehingga terciptalah sebuah tradisi Kliwonan sekaligus nama ngembat watang yang kemudian menjadi dasar penamaan Kota Batang.

Diwaktu yang sama dilakukan upacara ngulap berkah (mencari berkah) orang yang sakit berguling didepan Masjid Agung Batang, kemudian mandi dengan air yang berasal dari mata air yang dekat dengan makam Sunan Sendang. Kemudian pakaian orang yang melakukan tradisi dibuang dengan harapan dapat melunturkan penyakitnya. Setelah upacara selesai, diikuti dengan membagikan uang logam serta jajanan pasar sebagai tanda syukur.

Karena ritual yang ramai, banyak pedagang yang datang ke alun-alun dan akhirnya membentuk pasar malam, kemudian karena tidak ada tempat untuk melakukan ritual gulingan tadi, akhirnya ritual ini ditinggalkan. Selain karena faktor tempat, di zaman sekarang faktor kesehatan juga diperhatikan karena tradisi tersebut sudah tidak relevan lagi dengan teknologi kesehatan yang ada. Jadi Tradisi Kliwonan pada masa sekarang adalah tradisi jual-beli di alun-alun Kota Batang dengan berbagai pertunjukan kesenian dan adat dari kelompok seni setempat, yang diadakan setiap malam Jumat Kliwon.

#OSKMITB1018

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
KrediOne
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

cara hapus akun/data (#KrediOne) secara permanen kamu bisa hubungi pelanggan layanan resmi via WA di (+62.821-7553-746 atau 0898.4440.241). Jelaskan alasan permintaan penghapusan data atau akunnya lalu siapkan identitas diri seperti (KTP) untuk proses verifikasi dan ikuti instruksi petugas customer service untuk menyelesaikan laporan Anda.

avatar
Admin2026
Gambar Entri
Berikut Cara Mengembalikan Dana PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
Cara Mengembalikan Dana Masuk PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
HUTING-HUTING
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Di masa lalu, masyarakat Batak mengenal sebuah peti penyimpanan berharga yang disebut Huting-Huting. Huting-huting berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda berharga milik raja atau keluarga bangsawan, seperti perhiasan, pusaka, hingga barang bernilai lainnya. Karena fungsinya yang penting, huting-huting sering disebut sebagai "brankas tradisional" dalam budaya Batak. Yang membuatnya istimewa adalah ukiran pada bagian tutupnya. Berbagai ornamen, termasuk motif bintang dan makhluk simbolis (pinatang), dipahat dengan sangat detail. Menurut kepercayaan masyarakat dahulu, ukiran-ukiran tersebut memiliki kekuatan magis sebagai penjaga isi peti. Konon, apabila seseorang berniat mencuri isi huting-huting, maka roh penjaga yang disimbolkan melalui ukiran pinatang akan melindungi harta yang tersimpan di dalamnya. Kepercayaan ini menunjukkan bagaimana seni ukir, spiritualitas, dan sistem keamanan tradisional berpadu dalam kehidupan masyarakat Batak. Karena nilai dan kesak...

avatar
Hokker