Sayur Pucuk Perancis

Tanggal oleh Dhika . Revisi 1 oleh Oase pada .
Kategori: Makanan Khas
Elemen Budaya: Makanan Minuman
Provinsi: Sumatera Barat
Asal Daerah: Padang

Sayur Pucuk Perancis atau Sayur Pucuk Parancih adalah olahan dari Tanah Minang. Mengenai penamaan Sayur Pucuk Perancis ini, pada tahun 1834 ada seorang residen (gubernur) Sumatera Barat bernama Emanuel Francis yang berusaha mencari simpati masyarakat Minang dengan membawa ubi ketela pohon untuk dibudidayakan di Padang. Namun oleh masyarakat Minang ternyata daun ubi ketela pohon juga dimanfaatkan sebagai sayuran. Untuk mengingat bahwa tanaman tersebut dibawa oleh Francis maka masyarakat menyebutnya sayur "prancis" atau "parancih.

Resep Sayur Pucuk Perancis

Bahan-bahan: 200gr daun singkong muda 1 potong (50gr) kepala ikan asin 750cc santan cair 500cc santan kental 1 batang serai, dimemarkan 1/2 lembar daun kunyit 1 potong asam kandis

Bumbu yang Dihaluskan: 50gr cabai merah 6 butir bawang merah 2cm kunyit 2cm jahe 1cm lengkuas garam secukupnya

Cara Membuat: 1. Rebus daun singkong sampai lunak, kemudian angkat dan tiriskan sampai airnya habis betul. Kalau perlu boleh diperas untuk membuang airnya. 2. Panggang kepala ikan sampai matang dan bau anyirnya hilang. 3. Masaklah santan cair bersama bumbu yang sudah dihaluskan, serai, daun kunyit, asam kandis dan kepala ikan sampai mendidih. Kemudian masukkan daun singkong. 4. Setelah mendidih sekali lagi,masukkan santan kental. Aduk-aduk dan masak terus santan agak berminyak. Angkat dan hidangkan.

 

 

Alamat dan Kontak Penjual:

RM Garuda

Jl. Sultan Iskandar Muda / Arteri Pondok Indah No. 79 D, Pondok Indah

(021) 7246999, 7243204