Permandian Salu Sitammu yang unik dan indah ini terletak di Desa Batetangnga, Dusun Passembarang, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar. Untuk mencapai lokasinya bisa ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda dua. Dari area parkir kendaraan terakhir, bisa diakses dengan berjalan kaki sejauh 200 meter melalui jalan kecil yang elok dan mutlak melalui perkebunan kakao. Bertolak dari kawasan kota polewali Anda bisa mengarahkan kendaraan menuju jalan yang searah dengan wisata permandian Kanang, jaraknya sekitar 7 km dari Kota Polewali, dengan bantuan pnunjuk jalan berupa pamflet di tepi jalan poros yang menunjukkan arah menuju tempat wisata Biru. Pengunjung harus mengambil ke arah kiri dan mengikuti jalan kecil sampai ke sebuah masjid pertama di desa Batetangnga, tepat di depan mesjid Anda akan menjumpai pertigaan, lalu berbeloklah ke kanan sampai ke ujung jalan dekat pemukiman penduduk, lalu berjalanlah ke lokasi yang jaraknya sekitar 200 meter, maka Anda akan sampai ke lokasi utama permandian Salu Sitammu.
Uai Sitammu memiliki 4 aliran air yang berjejer dan jarak antara masing-masing alirannya sekitar 3 - 4 meter. Diatasnya terdapat 2 anak sungai yang bertemu, salah satunya adalah aliran langsung dari sungai Biru.
Mengapa dinamakan Uai/Salu Sitammu ? Karena ia adalah tempat bertemunya kedua aliran sungai, dan dalam bahasa daerah setempat (Pattae) "Sitammu" berarti "bertemu". Selayaknya lokasi wisata alam di Polman lainnya yang senantiasa terjaga kealamiannya, objek wisata ini pun tampak masih begitu asri, alami dan cantik pertanda belum banyaknya tangan-tangan manusia yang menjamahnya. Kealamian permandian ini juga bisa jadi diakibatkan oleh masih belum terlalu banyaknya pengunjung yang datang ke tempat ini karena lokasinya yang agak terpencil dan tersembunyi. Makanya, tak banyak “orang luar” yang tahu tentang keberadaannya. Selain menawarkan panorama keindahan dan eksotisme permandian alam, di tempat ini terdapat puluhan jenis kupu-kupu yang banyak menghibur perjalanan kami.
Satu lagi yang membuat tempat ini begitu istimewa menurut saya, bila sore tiba mata anda akan di manjakan dengan kembang desa yang membersihkan diri di permandian ini.
Sampai di lokasi Permandian Uai Sitamu ini dijamin Anda akan dibuat terpukau akan keindahannya. Panorama alam yang indah ditambah udara sejuk di sekitar permandian akan menambah suasana menjadi indah dan romantis. Di titik wisata ini Anda juga bisa bermain-main dengan teman atau keluarga. Duduk-duduk di batu sambil mandi dan berenang, atau bisa juga bermain di kolamnya. Pastikan Anda berhati-hati saat berada di sekitarnya atau berjalan di antara bebatuan, karena bebatuan di sini cukup licin. Pastinya liburan Anda akan terasa asik jika mengabadikannya dalam sebuah foto atau rekaman video selama berada di Salu/ Uai Sitammu.
Source: http://www.kompadansamandar.or.id/wisata/polewali-mandar/673-mengunjungi-salu-sitammu-dan-bertemu-kembang-desa.html
Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...
Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...
NEGERI ANTARA: JEJAK PUTRO ALOH dan MANUSIA HARIMAU Karya: Mahlil Azmi Di pagi yang cerah, saat embun masih menempel di daun-daun dan suara burung hutan bersahut-sahutan, aku bersama seorang teman bernama Jupri memulai perjalanan menuju Gunung Alue Laseh, tujuan kami sederhana menangkap si kicau, burung cempala yang terkenal lincah dan bernilai mahal di kampung kami. Bekal kami pun tak seberapa: nasi, sedikit ikan asin, dan air secukupnya. Namun jarak yang jauh dan medan yang berat tak membuat semangat kami luntur. “Lil, kalau dapat cempala besar, kau traktir kopi ya,” kata Jupri sambil tertawa, memikul tasnya yang tampak lebih besar dari isinya. “Kau tenang saja, asal jangan kau makan burungnya duluan,” balasku. Kami tertawa, tawa ringan khas dua pemuda kampung yang belum tahu apa yang menanti di depan. Gunung kami memang bukan gunung biasa. Ia bagian dari hutan pegunungan Leuser di barat selatan Aceh. Di sana hidup binatang buas, termasuk sang raja hutan—harimau. Tapi ba...
Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.
1. Rendang (Minangkabau) Rendang adalah hidangan daging (umumnya sapi) yang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu rempah-rempah yang kaya selama berjam-jam (4–8 jam). Proses memasak yang sangat lama ini membuat santan mengering dan bumbu terserap sempurna ke dalam daging. Hasilnya adalah daging yang sangat empuk, padat, dan dilapisi bumbu hitam kecokelatan yang berminyak. Cita rasanya sangat kompleks: gurih, pedas, dan beraroma kuat. Rendang kering memiliki daya simpan yang panjang. Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang paling terkenal dan diakui dunia. Berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, masakan ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan proses memasak yang unik. 1. Asal dan Filosofi Asal: Rendang berasal dari tradisi memasak suku Minangkabau. Secara historis, masakan ini berfungsi sebagai bekal perjalanan jauh karena kemampuannya yang tahan lama berkat proses memasak yang menghilangkan air. Filosofi: Proses memasak rendang yang memakan waktu lama mela...