Tahun Baru Imlek merupakan perayaan terpenting orang Tionghoa. Perayaan tahun baru imlek dimulai di hari pertama bulan pertama di penanggalan Tionghoa dan berakhir dengan Cap Go Meh di tanggal kelima belas (pada saat bulan purnama). Malam tahun baru imlek dikenal sebagai ChúxÄ« yang berarti "malam pergantian tahun".Terdapat kepercayaan Hari pertama imlek adalah hari terpenting. sehingga sikap dan perilaku harus dijaga.
Pada awal imlek,terdapat pantangan yang tidak boleh dilanggar. Karena Jika dilanggar maka akan membawa kesialan selama satu tahun. Pantangan tersebut ialah sebagai berikut :
1) Menyapu
Menurut Tradisi Orang Tionghoa, Rumah sudah harus bersih ketika imlek tiba.Terdapat kepercaaan bahwa pada hari pertama imlek, Dewa Keberuntungan akan mengunjungi Setiap Rumah.Jika seseornag menyapu pada saat hari imlek, Perbuatan tersebut berarti mengusir dewa keberuntungan sehingga akan berakibat Kesialan selama satu tahun.
2) Obat
Menggunakan obat pada hari pertama Tahun Baru Imlek tidak diperbolehkan. Hal tersebut berarti seseorang akan mendapatkan sakit sepanjang tahun 2018.
3) Makan Bubur
Bubur tidak boleh dimakan saat Tahun baru Imlek. Bubur diidentikkan dengan makanan orang miskin, karena itu warga Tionghoa percaya mereka tidak akan memulai tahun dengan “kemiskinan”.
4) Mencuci Pakaian
Orang-orang tidak diperbolehkan mencuci pakaian saat hari pertama dan kedua perayaan Imlek. Hal ini karena dua hari tersebut merupakan perayaan kelahiran Shiuishen (Dewa Air). Jika melakukan pencucian pakaian, juga dipercaya membersihkan keberuntungan.
5) Mencuci Rambut
Seperti halnya pakaian, orang-orang dilarang mencuci rambut saat hari pertama tahun Lunar. Dalam bahasa Tiongkok, Rambut (åÂ') mempunyai pengucapan dan karakter yang sama dengan 'fa' di facai (åÂ'è´¢), yang berarti “menjadi kaya”.Oleh sebab itu, dalam kepercayaan masyarakat Tionghoa, tidak baik untuk menghilangkan keberuntungan saat tahun baru
6)Berhutang
Jika seseorang meminjam uang, peminjam dilarang untuk menagih dan meminta kembali uangnya. Karena mereka yang melakukan itu tidak akan beruntung sepanjang tahun itu.
Itulah larangan yang tidak boleh dilakukan pada saat imlek.
#OSKMITB2018
cara hapus akun/data (#KrediOne) secara permanen kamu bisa hubungi pelanggan layanan resmi via WA di (+62.821-7553-746 atau 0898.4440.241). Jelaskan alasan permintaan penghapusan data atau akunnya lalu siapkan identitas diri seperti (KTP) untuk proses verifikasi dan ikuti instruksi petugas customer service untuk menyelesaikan laporan Anda.
Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.
Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.
Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.
Di masa lalu, masyarakat Batak mengenal sebuah peti penyimpanan berharga yang disebut Huting-Huting. Huting-huting berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda berharga milik raja atau keluarga bangsawan, seperti perhiasan, pusaka, hingga barang bernilai lainnya. Karena fungsinya yang penting, huting-huting sering disebut sebagai "brankas tradisional" dalam budaya Batak. Yang membuatnya istimewa adalah ukiran pada bagian tutupnya. Berbagai ornamen, termasuk motif bintang dan makhluk simbolis (pinatang), dipahat dengan sangat detail. Menurut kepercayaan masyarakat dahulu, ukiran-ukiran tersebut memiliki kekuatan magis sebagai penjaga isi peti. Konon, apabila seseorang berniat mencuri isi huting-huting, maka roh penjaga yang disimbolkan melalui ukiran pinatang akan melindungi harta yang tersimpan di dalamnya. Kepercayaan ini menunjukkan bagaimana seni ukir, spiritualitas, dan sistem keamanan tradisional berpadu dalam kehidupan masyarakat Batak. Karena nilai dan kesak...