Ornamen
Ornamen
Ukiran Khas Sulawesi Selatan Tana Toraja
Pa'ulu Karua
- 7 Juli 2014
Pa'ulu Karua berasal dari dua kata (Toraja) yaitu Ulu: Kepala, dan Karua:Delapan. Menurut mitos, Toraja dahulu kala ada delapan orang Toraja yang masing-masing menurunkan ilmu pengetahuan menyangkut kehidupan ini. Kehidupan orang ini diciptakan olehPuang Anggemaritik (Puang Matua atau Tuhan) dalam sebuah  puputan kembar ajaib dan masing-masing di karunia Ilmu pengetahuan yang berbeda-beda.
Makna ukiran ini adalah orang Toraja mengharapkan dalam rumpun keluarga mereka, muncul orang yang memiliki ilmu yang tinggi dan berguna untuk kepentingan masyarakat. Untuk mengukir ukiran Toraja tersebut menggunakan warna yang terdiri warna alam yang mengandung arti dan makna tersendiri bagi masyarakat Toraja, yaitu sesuai dengan falsafah hidup dan perkembangan hidup manusia Toraja. Oleh karena itu  penggunaan warna pada ukiran tersebut tidak boleh diganti /dirubah dalam pemakaian.
Bahan warna Passura’ (ukiran) disebut Litak yang merupakan warna dasar bagi
masyarakat Toraja yaitu : 1.
 
Warna merah (Litak Mararang) 2.
 
Warna putih (Litak Mabusa) 3.
 
Warna kuning (Litak Mariri) 4.
 
Warna hitam (Litak Malotong) Warna merah dan putih merupakan warna darah dan tulang manusia yang melambangkan kehidupan manusia. Warna tersebut dapat dipergunakan dimana saja  pada waktu ada upacara adat maupun dalam kehidupan sehari-hari. Warna kuning merupakan warna kemuliaan sebagai lambang ketuhanan yang dipergunakan pada waktu
upacara Rambu Tuka’ demi untuk keselamatan manusia. Sedang warna hitam merupakan
lambang dari kematian atau kegelapan dipakai pada waktu upacara Rambu
Solo’ (upacara kematian). Arti warna hitam pada dasar setiap Passura’ (ukiran) adalah bahwa
kehidupan setiap manusia diliputi oleh kematian karena menurut pandangan Aluk Todolo  bahwa dunia ini hanya sebagai tempat bermalam saja atau tempat menginap sementara.
Semua warna Passura’ seperti yang tersebut diatas merupakan warna alam karena
 bahannya dari tanah, kecuali untuk warna hitam diambil dari arang belanga. Penggunaan  bahan ini lebih tahan lama terhadap cuaca dan iklim dibandingkan dengan warna dari  bahan sintesis

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Hacked By Raxor404
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

<!DOCTYPE html> Restore in Progress   Hacked By Raxor404   The breach wasn’t impressive. Your protection was.  

avatar
Xxxxxx
Gambar Entri
Hacked By Raxor404
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

<!DOCTYPE html> Restore in Progress   Hacked By Raxor404   The breach wasn’t impressive. Your protection was.  

avatar
Henripurwanto
Gambar Entri
Hacked By Raxor404
Ornamen Ornamen
Kalimantan Utara

<!DOCTYPE html> Restore in Progress   Hacked By Raxor404   The breach wasn’t impressive. Your protection was.  

avatar
Hokker
Gambar Entri
Hacked By Raxor404
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

<!DOCTYPE html> Restore in Progress   Hacked By Raxor404   The breach wasn’t impressive. Your protection was.  

avatar
Hokker
Gambar Entri
Hacked By Raxor404
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

<!DOCTYPE html> Restore in Progress   Hacked By Raxor404   The breach wasn’t impressive. Your protection was.  

avatar
Hokker