Pantiaw (Makanan Khas Bangka) Pantiaw Beras Pantiaw merupakan salah satu makanan khas daerah Bangka. Seringkali menjadi sarapan masyarakat sekitar atau sekedar untuk mengganjal perut kita yang kelaparan. Rasa yang sangat khas ini sangat menggugah selera kita untuk ingin terus dan terus menyantapnya. Biasanya makanan ini dijual dari subuh hingga siang hari. Harganya pun lumayan murah per porsinya kurang lebih Rp. 1.000,- pas untuk ukuran kantong. Pantiaw ada dua jenis, yaitu Pantiaw Gandum dan Pantiau Beras. Pantiaw Gandum bentuknya hampir sama dengan mie biasa namun cara penyajian dan pembuatannya saja yang sedikit berbeda. Sedangkan Pantiaw Beras terbuat dari tepung beras dan pembuatannya pun cukup rumit, karena masih secara manual. Pantiaw Beras ini kalau di Pulau Jawa namanya kwetiaw. Bentuknya pun mirip sekali, namun sekali lagi cara penyajiannya yang berbeda. Pantiaw Gandum Penyajian Pantiaw satu porsinya ditambahkan bumbu diatasnya. Bumbunya berupa ikan yang telah diolah sedemikian rupa sehingga menyedapkan Pantiaw ini. Setelah itu ditaburkan dengan bawang goreng untuk menambah rasa lezatnya. Tinggal seduh dengan air panas atau menggunakan kuah bakwan kita sudah bisa menikmati Pantiaw ini. Untuk menikmati Pantiaw ini kita bisa membelinya di warung-warung yang menyediakan Pantiaw ini.
Penasaran , mau nyoba ? kalau tidak sempat ke Bangka silakan praktekkan resep dibawah ini !
Bahan : 250 gr tepung kanji (sagu), 250 gr tepung beras, 500 gr ikan parang/tenggiri, garam. Bumbu : 5 siung bawang merah, 3 siung bawang putih, 1 sdt lada butir, 1 ruas jahe, garam secukupnya, penyedap rasa (bila suka), 500 cc air.
Pelengkap : bawang goreng, taoge, kecap asin, kerupuk, daun seledri, jeruk kunci, sambal cabe rawit yang dihaluskan dengan tambahan garam dan gula pasir.
Siapkan loyang yang biasa dipakai untuk membuat kue lapis, olesi minyak sayur.
Cara : A. Membuat pantiaw :
1. Aduk rata sagu, tepung beras dan garam.
2. Tambahkan air, aduk rata sampai campuran halus.
3. Tuang adonan kedalam loyang (setiap loyang 1 gelas/200 cc adonan)
4. Kukus sampai matang, dinginkan
5. Setelah tidak ada air yang melekat, lapisan atas taburi sagu supaya tidak lengket, gulung dan potong 1 cm.
B. Membuat bumbu
1. Bersihkan ikan, rebus, buang tulangnya , digiling /blender halus
2. Haluskan lada, bawang merah, bawang putih, dan jahe.
3. Tumis bumbu sampai harum, masukkan ikan, aduk-aduk, tambahkan 100cc air, terus aduk sampai agak kering.Angkat.
Cara menghidangkan :
1. Seduh pantiaw bersama taoge dalam air panas,
2. Taruh dipiring, tambahkan bumbu tumisan ikan diatasnya
3. Sirami air panas, taburi bawang goreng, seledri dan kerupuk, kecap, perasan jeruk kunci dan sambal cabai rawit.
4. Selamat menikmati.
Untuk membuka blokIr (BRImo) yang terblokIr. Anda bisa menghubungi Layanan CS BRI di Nomor WhatsApp+: (+62817. 7641 4017.))) atau 1500017 atau Anda Bisa lakukan lupa username atau password" pada halaman login aplikasi {BRImo}.
Untuk membuka blokIr (BRImo) yang terblokIr. Anda bisa menghubungi Layanan CS BRI di Nomor WhatsApp+: (+62817. 7641 4017.))) atau 1500017 atau Anda Bisa lakukan lupa username atau password" pada halaman login aplikasi {BRImo}.
Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.
1. Rendang (Minangkabau) Rendang adalah hidangan daging (umumnya sapi) yang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu rempah-rempah yang kaya selama berjam-jam (4–8 jam). Proses memasak yang sangat lama ini membuat santan mengering dan bumbu terserap sempurna ke dalam daging. Hasilnya adalah daging yang sangat empuk, padat, dan dilapisi bumbu hitam kecokelatan yang berminyak. Cita rasanya sangat kompleks: gurih, pedas, dan beraroma kuat. Rendang kering memiliki daya simpan yang panjang. Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang paling terkenal dan diakui dunia. Berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, masakan ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan proses memasak yang unik. 1. Asal dan Filosofi Asal: Rendang berasal dari tradisi memasak suku Minangkabau. Secara historis, masakan ini berfungsi sebagai bekal perjalanan jauh karena kemampuannya yang tahan lama berkat proses memasak yang menghilangkan air. Filosofi: Proses memasak rendang yang memakan waktu lama mela...
Ayam goreng adalah salah satu menu favorit keluarga yang tidak pernah membosankan. Namun, jika kamu ingin mencoba variasi yang lebih gurih dan harum, ayam goreng bawang putih renyah adalah pilihan yang tepat. Ciri khasnya terletak pada aroma bawang putih yang kuat serta kriukannya yang renyah saat digigit. Resep ini juga sangat mudah dibuat, cocok untuk menu harian maupun Bahan-Bahan Bahan Ayam Ungkep ½ kg ayam (boleh potong kecil agar lebih cepat matang) 5 siung bawang putih 4 siung bawang merah 1 sdt ketumbar bubuk 1 ruas kunyit (opsional untuk warna) Garam secukupnya Kaldu bubuk secukupnya Air ± 400 ml Bahan Kriuk Bawang 5–6 siung bawang putih, cincang halus 3 sdm tepung maizena ¼ sdt garam ¼ sdt lada Minyak banyak untuk menggoreng Cara Membuat Ungkep ayam terlebih dahulu Haluskan bawang putih, bawang merah, kunyit, dan ketumbar. Tumis sebentar hingga harum. Masukkan ayam, aduk rata, lalu tuang air. Tambahkan garam dan kaldu bubuk. Un...