Pengobatan dan Kesehatan
Pengobatan dan Kesehatan
Mitos / kepercayaan lokal Jawa Timur Jawa
Mitos Kantongi Batu agar Kuat Menahan BAB

Mitos Kantongi Batu agar Kuat Menahan BAB

 

                Bayangkan jika anda masih dalam sebuah kegiatan atau acara yang penting bagi anda, dan tiba-tiba perut anda sakit. Pasti bingung akankah melanjutkan kegiatan tersebut atau menghentikannya dan pulang ke rumah untuk menangani rasa sakit tersebut. Beberapa orang akan memilih untuk menahan rasa sakit dan tetap melanjutkan kegiatan. Dan tidak sedikit pula yang menahannya dengan cara-cara yang unik dan terkadang tidak masuk akal.

Ada hal terkenal yang beredar di Indonesia bahwa jika anda ingin menahan BAB, disarankan untuk memasukkan beberapa batu ke dalam kantong celana agar sakit perut anda berkurang dan anda menjadi kuat untuk menahan BAB tersebut. Terdapat sumber yang menyatakan bahwa pemikiran tersebut sudah ada di Jawa kuno saat kepercayaan animisme dan dinamisme masih menjadi kepercayaan penduduk lokal.

Perihal itu memang terdengar sangat sederhana, pasalnya anda hanya harus mencari batu dan kegiatan anda tidak akan terganggu oleh sakit perut anda. Tapi apakah itu memang fakta atau hanya mitos?

Hal tersebut didukung oleh beberapa pemikiran, seperti :

1.  Batu sebagai pengalih perhatian

Beban yang dirasakan di celana saat mengantongi batu dapat menarik fokus atau perhatian dan mengalikannya dari rasa sakit perut. Rasa sakit perut akan menjadi semakin kuat ketika anda memikirkannya. Berlaku juga kebalikannya, rasa sakit perut akan berkurang ketika anda lebih berfokus terhadap sesuatu yang lain, misalnya berfokus terhadap batu di kantong celana anda.

2. Memberikan sugesti

                                Dengan mengantongi batu kita membuat sugesti bahwa rasa sakit perut akan berkurang. Kita akan percaya bahwa kita dapat menahan BAB sampai kegiatan kita berakhir.

 

Tetapi alangkah baiknya jika kita tidak menahan keperluan alami tubuh kita, seperti buang air besar, terlalu sering dan dalanm jangka waktu yang lama. Karena hal tersebut pastilah akan menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Otot usus yang dipaksa berkontraksi menahan kotoran secara terus-menerus dapat mengalami pembengkakan. Hal ini dapat memicu infeksi, bahkan kanker.

Jadi memang disarankan untuk membuang air besar secara teratur. Menahan BAB dengan percaya akan mendapatkan bantuan dengan mengantongi batu memang boleh, tetapi jangan selalu dilakukan setiap saat. Lebih baik mengatur jam tubuh saja agar terbiasa BAB di waktu yang tidak sibuk seperti pada waktu pagi hari. Feses memanglah kotoran yang harus dibuang dari tubuh melalui defekasi. Jadi tidak ada gunanya menyimpan feses di dalam tubuh dalam waktu yang lama, kan?

 

 

 

 

#OSKMITB2018

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Bekam Bali
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Bali

Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...

avatar
Marco20
Gambar Entri
Bekam Bali
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Bali

Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...

avatar
Marco20
Gambar Entri
Negeri antara: Jejak Putro aloh dan Manusia Harimau
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Aceh

NEGERI ANTARA: JEJAK PUTRO ALOH dan MANUSIA HARIMAU Karya: Mahlil Azmi Di pagi yang cerah, saat embun masih menempel di daun-daun dan suara burung hutan bersahut-sahutan, aku bersama seorang teman bernama Jupri memulai perjalanan menuju Gunung Alue Laseh, tujuan kami sederhana menangkap si kicau, burung cempala yang terkenal lincah dan bernilai mahal di kampung kami. Bekal kami pun tak seberapa: nasi, sedikit ikan asin, dan air secukupnya. Namun jarak yang jauh dan medan yang berat tak membuat semangat kami luntur. “Lil, kalau dapat cempala besar, kau traktir kopi ya,” kata Jupri sambil tertawa, memikul tasnya yang tampak lebih besar dari isinya. “Kau tenang saja, asal jangan kau makan burungnya duluan,” balasku. Kami tertawa, tawa ringan khas dua pemuda kampung yang belum tahu apa yang menanti di depan. Gunung kami memang bukan gunung biasa. Ia bagian dari hutan pegunungan Leuser di barat selatan Aceh. Di sana hidup binatang buas, termasuk sang raja hutan—harimau. Tapi ba...

avatar
Mahlilazmi_02
Gambar Entri
Genggong
Alat Musik Alat Musik
Bali

Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.

avatar
Yogaxd
Gambar Entri
Dari Rendang Hingga Gudeg: 10 Mahakarya Kuliner Indonesia yang Mengguncang Lidah
Makanan Minuman Makanan Minuman
DKI Jakarta

1. Rendang (Minangkabau) Rendang adalah hidangan daging (umumnya sapi) yang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu rempah-rempah yang kaya selama berjam-jam (4–8 jam). Proses memasak yang sangat lama ini membuat santan mengering dan bumbu terserap sempurna ke dalam daging. Hasilnya adalah daging yang sangat empuk, padat, dan dilapisi bumbu hitam kecokelatan yang berminyak. Cita rasanya sangat kompleks: gurih, pedas, dan beraroma kuat. Rendang kering memiliki daya simpan yang panjang. Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang paling terkenal dan diakui dunia. Berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, masakan ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan proses memasak yang unik. 1. Asal dan Filosofi Asal: Rendang berasal dari tradisi memasak suku Minangkabau. Secara historis, masakan ini berfungsi sebagai bekal perjalanan jauh karena kemampuannya yang tahan lama berkat proses memasak yang menghilangkan air. Filosofi: Proses memasak rendang yang memakan waktu lama mela...

avatar
Umikulsum