Cerita Rakyat
Cerita Rakyat
Cerita Rakyat Jawa Barat Cimahi
MBAH DALEM TUMPANG

Kamu orang Cimahi pernah dengar nama Mbah Dalem Tumpang? Atau pernah berkunjung ziarah ke makamnya? Atau jangan-jangan gak pernah tau, apalagi datang ke makamnya?. Padahal sangat mungkin, tempatnya sering kamu lewati. Iya, kamu pasti sering lewat Jalan Gandawijaya kan? 
Lokasi makam Mbah Tumpang memang nyingcet. Masuk gang sempit di samping kios servis jam, dekat toko olahraga Waluh. Naik tangga batu, lalu suasana bising di jalan pun berganti dengan sunyi, senyap. 


Ya kalo kamu mau lari dari kenyataan, makam Mbah Tumpang ini cocok kayaknya. ðŸ˜Â Suasana sepi. Angin seolah berhenti bertiup. Sebuah pohon besar nan rindang yang mungkin usianya puluhan tahun membuat suasana sedikit mencekam. Di pelataran bawah pohon terdapat beberapa makam. Sementara makam Mbah Tumpang ada di dalam sebuah bangunan berukuran sekitar 5x6 meter. 


Ngomong-ngomong siapa sih Mbah Tumpang itu? Kalao ngaku orang Cimahi mah mesti tahu atuh. Mbah Tumpang ini tokoh Tjimahi di masa lalu. Ada beberapa versi tentang siapa sesungguhnya Mbah Tumpang ini.

Versi 1: Mbah Tumpang datang dari Mataram atau Demak.. Ia disebut-sebut sebagai keturunan Arya Penangsang dari Jipang. Mbah Tumpang dalam versi ini katanya saudara dari Eyang Nurkarim Cigugur Tengah Cimahi. Ia datang ke Cimahi dan menyebarkan agama Islam.
Versi ke 2: Ini versi yang diperoleh dari keturunan Mbah Tumpang. Mbah Tumpang adalah keturunan dari Sunan Gunung Jati Cirebon. Ia putra dari Ki Ageng Anggayuda Mataram. Nama aslinya adalah Pangeran Danuningrat. Mbah Tumpang datang ke daerah Kab Bandung. Ia menikahi Nyi Raden Linggar, putri dari Bupati Bandung, Tumenggung Anggadiredja II yang berkuasa pada 1747-1763. Setelah itu, Mbah Tumpang dan istrinya menetap di Tjimahi. 

 

 Pada masa kolonial Hindia Belanda, ketika perayaan ulang tahun Ratu Belanda di Tjimahi, masyarakat sekitar Cimahi biasanya mengadakan karnaval. Dalam karnaval itu harus disediakan seekor kuda tanpa penunggang (kuda kosong). Ketika karnaval berlangsung dan berjalan keliling alun-alun, kuda tanpa penunggang itu kelihatan letih sekan-akan sedang membawa beban berat masyarakat Cimahi percaya sebenarnya kuda itu ditunggangi Mbah Tumpang yang berkenan hadir dalam acara tersebut. Suatu ketika tradisi menyediakan kuda tanpa penunggang lupa dilaksanakan, maka musibahpun terjadi. Bahkan begitu sakralnya tokoh Mbah Tumpang, juga Mbah Nurkarim Nalataruna, menimbulkan keyakinan dalam masyarakat bahwa seekor burung akan jatuh jika melintas di atas makamnya. 

Selain Mbah Tumpang dan Mbah Nurkarim Nalataruna, ada beberapa tokoh legendaris lain yang disakralkan oleh masyarakat Cimahi, seperti Mbah Dalem Wirasuta (Syekh Langlangbuana), Syekh Damiri, Mbah Koneng (Ki Koneng), Mbah Gede Santen, Mbah Tubagus, dan sebagainya. 

 Makam Mbah Tumpang berada di dalam sebuah bangunan setengah permanen. Jirat makam tiga tingkat dengan diplester semen. Sangat disayangkan penyemenan ini akan menghilangkan kekunoaan (keaslian) dari makam tokoh yang sangat dihormati dan disakralkan oleh masyarakat Cimahi. Nisan makam terbuat dari batu. 

Untuk mencapai ke lokasi makam Mbah Tumpang dicapai dengan kendaraan pribadi roda 2 ataupun kendaraan roda 4. Bila menggunakan kendaraan umum dapat menggunakan Angkutan Umum Jurusan Stasiun Hall – Cimahi, jln Gandawijaya, Pasar Antri.

 

Sumber :

https://www.instagram.com/p/BePbNXCAHQv/?hl=en&taken-by=tjimahiheritage
http://www.disparbud.jabarprov.go.id/wisata/dest-det.php?id=94&lang=id

 

#OSKMITB2018

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Bekam Bali
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Bali

Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...

avatar
Marco20
Gambar Entri
Bekam Bali
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Bali

Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...

avatar
Marco20
Gambar Entri
Negeri antara: Jejak Putro aloh dan Manusia Harimau
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Aceh

NEGERI ANTARA: JEJAK PUTRO ALOH dan MANUSIA HARIMAU Karya: Mahlil Azmi Di pagi yang cerah, saat embun masih menempel di daun-daun dan suara burung hutan bersahut-sahutan, aku bersama seorang teman bernama Jupri memulai perjalanan menuju Gunung Alue Laseh, tujuan kami sederhana menangkap si kicau, burung cempala yang terkenal lincah dan bernilai mahal di kampung kami. Bekal kami pun tak seberapa: nasi, sedikit ikan asin, dan air secukupnya. Namun jarak yang jauh dan medan yang berat tak membuat semangat kami luntur. “Lil, kalau dapat cempala besar, kau traktir kopi ya,” kata Jupri sambil tertawa, memikul tasnya yang tampak lebih besar dari isinya. “Kau tenang saja, asal jangan kau makan burungnya duluan,” balasku. Kami tertawa, tawa ringan khas dua pemuda kampung yang belum tahu apa yang menanti di depan. Gunung kami memang bukan gunung biasa. Ia bagian dari hutan pegunungan Leuser di barat selatan Aceh. Di sana hidup binatang buas, termasuk sang raja hutan—harimau. Tapi ba...

avatar
Mahlilazmi_02
Gambar Entri
Genggong
Alat Musik Alat Musik
Bali

Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.

avatar
Yogaxd
Gambar Entri
Dari Rendang Hingga Gudeg: 10 Mahakarya Kuliner Indonesia yang Mengguncang Lidah
Makanan Minuman Makanan Minuman
DKI Jakarta

1. Rendang (Minangkabau) Rendang adalah hidangan daging (umumnya sapi) yang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu rempah-rempah yang kaya selama berjam-jam (4–8 jam). Proses memasak yang sangat lama ini membuat santan mengering dan bumbu terserap sempurna ke dalam daging. Hasilnya adalah daging yang sangat empuk, padat, dan dilapisi bumbu hitam kecokelatan yang berminyak. Cita rasanya sangat kompleks: gurih, pedas, dan beraroma kuat. Rendang kering memiliki daya simpan yang panjang. Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang paling terkenal dan diakui dunia. Berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, masakan ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan proses memasak yang unik. 1. Asal dan Filosofi Asal: Rendang berasal dari tradisi memasak suku Minangkabau. Secara historis, masakan ini berfungsi sebagai bekal perjalanan jauh karena kemampuannya yang tahan lama berkat proses memasak yang menghilangkan air. Filosofi: Proses memasak rendang yang memakan waktu lama mela...

avatar
Umikulsum