Makanan Minuman
Makanan Minuman
Makanan Khas Jawa Barat Sunda
Keong Sawah

Ini adalah makanan khas daerah Sunda yang biasa dikenal dengan "tutut" atau di Bandung juga dikenal "tutut serudut". Tutut adalah makanan yang berbahan dasar keong sawah atau keong gadong. Tutut adalah hewan yang hidup di daerah perairan dangkal dan bersih, biasanya hidup di daerah sekitar rawa, sungai, dan danau. Tutut biasa disajikan dalam kuah bumbu kuning pedas, tetapi juga memiliki beragam variasi yang dikembangkan seperti bumbu saos lada hitam, saos tiram, rica rica, dll. Tutut sawah adalah sejenis keong yang menjadi salah satu hama perusak batang tanaman padi yang sangat merugikan para petani. Tapi, ternyata apabila diolah dan direbus bisa menjadi makanan yang lezat dan menyehatkan karena mengandung protein yang sangat tinggi. Berikut bagaimana cara memasak tutut bumbu kuning pedas.

BAHAN PERSIAPAN :

  • Rendam tutut semalam, diganti 2-3 kali air rendamannya
  • Gosok-gosok supaya lumut yang menempel di cangkang tutut bersih,
  • cuci beberapa kali sampai bersih
  • Potong bagian belakang cangkang untuk mengeluarkan kotorannya, cuci lagi beberapa kali sampai bersih
  • Siap dimasak
     

BUMBU (untuk kurleb 1 kg) :

  • 4 siung bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 2 batang daun bawang
  • 4 cm kunyit
  • 3 buah kemiri
  • Daun salam
  • Laos
  • Sereh/serai
  • Garam secukupnya
  • Gula secukupnya
  • 1 lt air

CARA MEMASAK TUTUT BUMBU KUNING PEDAS :

  1. Haluskan bawang merah, bawang putih, kunyit, kemiri. Tumis sampai harum.
  2. Masukkan tutut yang sudah bersih, aduk-aduk, tambah daun salam, laos, sereh.
  3. Tambah air, daun bawang, garam dan gula. Masak jangan terlalu lama (10-15 menit saja)
  4. Angkat
  5. sajikan.

CARA MAKAN TUTUT KHAS SUNDA

Cara memakan tutut ini sangat unik, yaitu dengan cara disedot langsung sekuat tenaga jangan ditahan-tahan. Daging tutut bisa keluar dan langsung masuk ke mulut, untuk inilah bagian ujung cangkangnya harus dipotong supaya angin bisa masuk. Kalau ga jago menyedotnya, congkel aja dengan tusuk gigi.

Khasiat dan Manfaat Tutut Keong Sawah

Dalam 100 gram daging tutut mengandung energi sebanyak 64 kalori, 11,8 g protein, 5,3 g lemak, 3 g karbohidrat, 299,2 g kalsium, 122,5 mg fosfor, dan 11,7 mg besi. Tak hanya itu tutut juga mengandung vitamin A, E, niacin, dan folat. Dari kandungan tersebut, khasiat tutut untuk kesehatan adalah dapat menyembuhkan penyakit maag, liver, diabetes, kolesterol, serta penyakit lainnya, asalkan dikonsumsi secara teratur.

sumber : http://carabuatresep.blogspot.com/2014/12/cara-membuat-tutut-bumbu-kuning-pedas.html

#OSKMITB2018

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Batik Kamoro: Mengenal Keindahan Seni Batik dari Papua Batik Kamoro merupakan salah satu jenis
Motif Kain Motif Kain
Papua

Batik Kamoro: Mengenal Keindahan Seni Batik dari Papua Batik Kamoro merupakan salah satu jenis batik khas Papua yang dikenal dengan corak unik dan makna mendalam. Berbeda dengan batik dari daerah lain di Indonesia, batik Papua, termasuk Kamoro, memiliki ciri khas motif yang terinspirasi dari kekayaan alam dan budaya suku asli di sana (Sumber 1, Sumber 3). Batik ini secara spesifik menampilkan corak khas Timika, yang terinspirasi dari suku Kamoro dan keindahan alam sekitarnya (Sumber 1). Batik Kamoro tidak hanya sekadar kain bermotif, tetapi juga merupakan representasi semangat dan keberanian penduduk asli Papua (Sumber 2). Simbol-simbol yang terkandung di dalamnya merefleksikan kehidupan masyarakat adat, menjadikannya salah satu warisan budaya yang patut dilestarikan. ## Motif dan Makna Batik Kamoro Motif utama batik Kamoro sangat khas dan mudah dikenali. Corak yang sering ditemukan pada batik ini meliputi: ### Simbol Patung Salah satu motif yang paling menonjol pada batik Kamoro adal...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Dendam Rajo sang Manusia Harimau Putih
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Aceh

Karya: Mahlil Azmi Di sebuah perkampungan kecil bernama Desa Pucok Krueng, di Aceh bagian barat selatan, hiduplah sebuah keluarga kecil yang damai dan bahagia. Mereka berjumlah empat orang: sang ayah bernama Uda Bintang Puteh berumur 40 tahun, ibu Nyak Bulan berumur 30 tahun, anak pertama Rajo Puteh berumur 10 tahun, dan adik perempuannya bernama Nyak Puteh yang berumur 5 tahun.Kedua orang tua mereka adalah petani dan pekebun pala. Sementara itu, Rajo adalah anak yang nakal dan sering berkelahi dengan teman-temannya hingga meresahkan orang tuanya. Walaupun begitu, ia sangat menyayangi keluarganya, terutama adiknya. Nyak Puteh adalah anak yang ceria, patuh, rajin mengaji, dan suka membantu orang tua mencuci piring. Setiap menjelang pagi, ayah dan ibu berpamitan untuk bekerja di ladang memetik buah pala, dan terkadang menjadi buruh tani di sawah milik saudagar kampung. Walaupun upah yang mereka dapatkan sedikit, mereka tetap bersyukur.Beberapa tahun kemudian, saat Rajo berumur 17 tahun,...

avatar
Mahlil Azmi
Gambar Entri
Candi Miri: Peninggalan Sejarah di Yogyakarta
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Daerah Istimewa Yogyakarta

Candi Miri: Peninggalan Sejarah di Yogyakarta Sejarah & Latar Belakang Candi Miri adalah salah satu candi Hindu yang terletak di Dusun Nguwot, Desa Sambirejo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Diperkirakan dibangun pada abad ke-9, Candi Miri merupakan bagian dari warisan budaya Kerajaan Mataram Kuno. Candi ini berdiri tidak jauh dari beberapa candi lain yang juga bersejarah, seperti Candi Banyunibo dan Candi Barong, menjadikannya sebagai bagian penting dari kompleks candi yang memiliki nilai arkeologis yang tinggi (Sumber 2, 4, 14). Candi Miri, yang terletak di bukit karst dengan ketinggian sekitar 300 meter, menjadi lokasi yang strategis untuk aktivitas keagamaan dan pemujaan. Meskipun saat ini kondisinya mengalami kerusakan dan belum dilakukan pemugaran, keberadaannya tetap menarik perhatian para peneliti dan wisatawan yang ingin menyelami sejarah kekayaan budaya Indonesia (Sumber 1, 8, 14). Karakteristik Arsitektur Candi Miri memiliki...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Bekam Bali
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Bali

Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...

avatar
Marco20
Gambar Entri
Negeri antara: Jejak Putro aloh dan Manusia Harimau
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Aceh

Karya: Mahlil Azmi Di pagi yang cerah, saat embun masih menempel di daun-daun dan suara burung hutan bersahut-sahutan, aku bersama seorang teman bernama Jupri memulai perjalanan menuju Gunung Alue Laseh, tujuan kami sederhana menangkap si kicau, burung cempala yang terkenal lincah dan bernilai mahal di kampung kami. Bekal kami pun tak seberapa: nasi, sedikit ikan asin, dan air secukupnya. Namun jarak yang jauh dan medan yang berat tak membuat semangat kami luntur. “Lil, kalau dapat cempala besar, kau traktir kopi ya,” kata Jupri sambil tertawa, memikul tasnya yang tampak lebih besar dari isinya. “Kau tenang saja, asal jangan kau makan burungnya duluan,” balasku. Kami tertawa,tawa ringan khas dua pemuda kampung yang belum tahu apa yang menanti di depan. Gunung kami memang bukan gunung biasa. Ia bagian dari hutan pegunungan Leuser di barat selatan Aceh. Di sana hidup binatang buas, termasuk sang raja hutan harimau. Tapi bagi kami, hutan ini seperti halaman belakang rumah sendi...

avatar
Mahlil Azmi