Hai, Sobat Budaya. Mau share resep kue yang enak dan bikin nagih nih. Pasti semua udah tau lemet ya, biasanya lemet dibungkus daun pisang, rasanya manis, gurih. Biasanya di bungkus sama daun pisang, kalau dibungkus itu suka lengket gitu. Tapi ini resep yang praktis, dengan isi tengah kuenya gula merah. Jadi pada saat digigit langsung lumer di mulut. Selain itu, cra pembuatannya juga gampang banget ko, tinggal pake cetakan udh jadi deh, gak perlu repot-repot pake daun pisang, ada cara praktisnya ko. Yuk, langsung ajah di kepoin.
Inspirasi By @deviirwantari
Bahan :
1 kg singkong
400 gr gula merah, diiris tipis halus (untuk dicampur bersama singkong)
100 gr gula merah iris tipis halus (untuk isian)
3 sdm gula pasir halus
1 sdt garam
1 sdt vanilli bubuk
1/2 butir kelapa diparut
Air secukupnya
Cara membuat :
- kupas kulit singkong, cuci bersih, lalu diparut halus dalam wadah. - masukkan gulpas dan gulmer dalam wadah singkong parut
- masukkan kelapa parut, garam dan vanili ke dalam adonan, aduk sampai tercampur rata
- tuang air sedikit demi sedikit sambil diuleni dg tangan, sampai kalis
- lalu ambil cetakan sesuai selera, olesi dg sedikit minyak goreng. Masukkan adonan singkong parut. Di separuh cetakan, taburi dg irisan gula merah. Lalu tutup lagi dg adonan sampai penuh. - lakukan proses yg sama sampai adonan habis.
- panaskan kukusan, dg menutup serbet pada tutup kukusan. Kukus lemet selama 30-35 menit sampai matang. Sajikan
Hubungi Contact Center CIMB Niaga 0818515000 Untuk menutup kartu kredit CIMB Niaga Anda
Untuk menutup kartu kredit CIMB Niaga, Hubungi layanan CIMB Niaga di 0818515000 lalu sampaikan pengajuan Anda untuk menutup kartu kredit dan ikuti instruksi petugas.
Hubungi Contact Center CIMB Niaga 0818515000 Untuk mengajukan penutupan kartu kredit CIMB Niaga Anda
Untuk menutup kartu kredit CIMB Niaga, Hubungi layanan CIMB Niaga di 0818515000 lalu sampaikan pengajuan Anda untuk menutup kartu kredit dan ikuti instruksi petugas.
Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.