Nama Latin: Jatropha curcas L.
Famili : Euphorbiaceae
Nama Lokal : Jarak Pagar
Nama lain : Jarak budeg, Jarak cina (Jawa), Koleke (Madura), Bintalo (Gorontalo), Barbados nut (Inggris).
Deskripsi
Tumbuhan ini merupakan perdu yang bisa mencapai tinggi 6 m, Batang berkayu dan bergetah. Daun tunggal, berwarna hijau, ujung daunn runcing, tulang daun utama menjari. Bunga majemuk, bentuk malai, jumlahh mahkota 5 berwarna ungu dan terletak diujung batang dan ketiak daun. B iji buat telur dan berwarna coklat kehitaman. Beberapa jenis jarak seperti Jatropha gossyplifolia, J. Multifida, dan Tinospora crispa banyak dimanfaatkan sebagai tumbuhan obat.
Habitat dan Distribusi
Banyak ditemukan di perkarangan rumah penduduk dan hutan sekunder. Penyebarannya cukup luas di wilayah Papua.
Bagian yang digunakan
Daun
Penggunaan Secara Tradisional
Daun jarak satu lembar di ayap-ayapi (dipanaskan, bahasa pengobat di Kampung Waena, Kabupaten Jayapura) diatas lililin sampai layu, kemudian di olesi minyak kelapa, dan selanjutnya daun ditempeli pada kaki yang luka atau bengkak, dilakukan 3 x sehari.
Kegunaan bagi Masyarakat
Untuk menyembuhkan bengkak, rematik, kaskado, borok (luka).
Informasi Kandungan Se nyawa dan Aktivitas Farmakologis
Banyak mengandung minyak lemak, toksalbumin, kursin, safonin, flavonoid dan polifenol. Tumbuhan ini sering digunakan untuk menyembuhkan luka, pencahar ringan, susah buang air besar, menyembuhkan penyakit infeksi karena jamur. Selain itu juga mengandung beberapa senyawa beracun seperti lektin, dan toksalbumin fraksi kursin.
Sumber: Buku Tumbuhan Kerarifan Lokal Papua /Papua traditional medicine herbs, 2017
Untuk membuka blokIr (BRImo) yang terblokIr. Anda bisa menghubungi Layanan CS BRI di Nomor WhatsApp+: (+62817. 7641 4017.))) atau 1500017 atau Anda Bisa lakukan lupa username atau password" pada halaman login aplikasi {BRImo}.
Untuk membuka blokIr (BRImo) yang terblokIr. Anda bisa menghubungi Layanan CS BRI di Nomor WhatsApp+: (+62817. 7641 4017.))) atau 1500017 atau Anda Bisa lakukan lupa username atau password" pada halaman login aplikasi {BRImo}.
Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.
1. Rendang (Minangkabau) Rendang adalah hidangan daging (umumnya sapi) yang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu rempah-rempah yang kaya selama berjam-jam (4–8 jam). Proses memasak yang sangat lama ini membuat santan mengering dan bumbu terserap sempurna ke dalam daging. Hasilnya adalah daging yang sangat empuk, padat, dan dilapisi bumbu hitam kecokelatan yang berminyak. Cita rasanya sangat kompleks: gurih, pedas, dan beraroma kuat. Rendang kering memiliki daya simpan yang panjang. Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang paling terkenal dan diakui dunia. Berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, masakan ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan proses memasak yang unik. 1. Asal dan Filosofi Asal: Rendang berasal dari tradisi memasak suku Minangkabau. Secara historis, masakan ini berfungsi sebagai bekal perjalanan jauh karena kemampuannya yang tahan lama berkat proses memasak yang menghilangkan air. Filosofi: Proses memasak rendang yang memakan waktu lama mela...
Ayam goreng adalah salah satu menu favorit keluarga yang tidak pernah membosankan. Namun, jika kamu ingin mencoba variasi yang lebih gurih dan harum, ayam goreng bawang putih renyah adalah pilihan yang tepat. Ciri khasnya terletak pada aroma bawang putih yang kuat serta kriukannya yang renyah saat digigit. Resep ini juga sangat mudah dibuat, cocok untuk menu harian maupun Bahan-Bahan Bahan Ayam Ungkep ½ kg ayam (boleh potong kecil agar lebih cepat matang) 5 siung bawang putih 4 siung bawang merah 1 sdt ketumbar bubuk 1 ruas kunyit (opsional untuk warna) Garam secukupnya Kaldu bubuk secukupnya Air ± 400 ml Bahan Kriuk Bawang 5–6 siung bawang putih, cincang halus 3 sdm tepung maizena ¼ sdt garam ¼ sdt lada Minyak banyak untuk menggoreng Cara Membuat Ungkep ayam terlebih dahulu Haluskan bawang putih, bawang merah, kunyit, dan ketumbar. Tumis sebentar hingga harum. Masukkan ayam, aduk rata, lalu tuang air. Tambahkan garam dan kaldu bubuk. Un...