Uyen - Talas Goreng ala Bangka Uyen atau Bujan (Bahasa Khe) ini adalah resep mertua yang berasal dari Pulau Bangka. Cara membuatnya pun tergolo...selengkapnya angela levy angela levy 1 recook Bahan-bahan 18-20 buah 400 gr talas (berat bersih, tidak termasuk kulit). Cuci bersih, kupas kulit, potong-potong supaya mudah diserut 100 gr ikan tengiri, haluskan (saya: sudah ada pemasok tengiri halus :-)) 5 sdm tepung terigu serbaguna 1 sdm maizena 5 siung bawang merah, haluskan (saya: parut) 3 siung bawang putih, haluskan (saya: parut) 1/2 ruas ibu jari jahe, haluskan (saya: parut) 50 ml air matang suhu ruang 1/2 sdm garam 1 sdt gula pasir 1/2 sdt lada putih/merica Minyak secukupnya untuk menggoreng Langkah Siapkan bahan-bahan yang diperlukan. Haluskan bawang merah, bawang putih dan jahe
Uyen - Talas Goreng ala Bangka langkah memasak 1 foto Dalam 1 wadah, campur bumbu halus, ikan tengiri halus, terigu, maizena, garam, gula, lada dan air.
Uyen - Talas Goreng ala Bangka langkah memasak 2 foto Cuci bersih talas di bawah air mengalir, kupas kulitnya. Cuci lagi di bawah air mengalir setelah kupas kulit. Belah tengah talas lalu masing-masing potong memanjang supaya mudah diserut/diparut (saya pakai parutan keju). Tempatkan talas serut dalam wadah/baskom. Saat menyerut talas usahakan jangan terlalu menekan atau sering mengaduk-aduk talas sebab talas akan banyak mengeluarkan getah lengket.
Uyen - Talas Goreng ala Bangka langkah memasak 3 foto Campur bahan di angka 2 ke dalam baskom berisi talas serut. Aduk ringan sesekali agar semua bahan menyatu.
Uyen - Talas Goreng ala Bangka langkah memasak 4 foto Panaskan minyak di wajan, banyaknya minyak kira-kira sampai uyen terendam.
Ambil adonan uyen sebanyak 1 sdm penuh, bulatkan ringan dengan tangan sebentar saja, masukkan dalam wajan. Goreng dengan api sedang. Sekali menggoreng cukup 5-6 buah saja supaya adonan tidak mudah gosong. Bolak-balikkan adonan sesekali supaya matang merata dan tidak gosong
Uyen - Talas Goreng ala Bangka langkah memasak 6 foto Lakukan proses no. 6 sampai adonan habis. Kira-kira jadi 18-20 buah.
Uyen siap dihidangkan. Enak disantap selagi panas :-)
Uyen - Talas Goreng ala Bangka langkah memasak 8 foto Uyen - Talas Goreng ala Bangka langkah memasak 8 foto
Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...
Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...
NEGERI ANTARA: JEJAK PUTRO ALOH dan MANUSIA HARIMAU Karya: Mahlil Azmi Di pagi yang cerah, saat embun masih menempel di daun-daun dan suara burung hutan bersahut-sahutan, aku bersama seorang teman bernama Jupri memulai perjalanan menuju Gunung Alue Laseh, tujuan kami sederhana menangkap si kicau, burung cempala yang terkenal lincah dan bernilai mahal di kampung kami. Bekal kami pun tak seberapa: nasi, sedikit ikan asin, dan air secukupnya. Namun jarak yang jauh dan medan yang berat tak membuat semangat kami luntur. “Lil, kalau dapat cempala besar, kau traktir kopi ya,” kata Jupri sambil tertawa, memikul tasnya yang tampak lebih besar dari isinya. “Kau tenang saja, asal jangan kau makan burungnya duluan,” balasku. Kami tertawa, tawa ringan khas dua pemuda kampung yang belum tahu apa yang menanti di depan. Gunung kami memang bukan gunung biasa. Ia bagian dari hutan pegunungan Leuser di barat selatan Aceh. Di sana hidup binatang buas, termasuk sang raja hutan—harimau. Tapi ba...
Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.
1. Rendang (Minangkabau) Rendang adalah hidangan daging (umumnya sapi) yang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu rempah-rempah yang kaya selama berjam-jam (4–8 jam). Proses memasak yang sangat lama ini membuat santan mengering dan bumbu terserap sempurna ke dalam daging. Hasilnya adalah daging yang sangat empuk, padat, dan dilapisi bumbu hitam kecokelatan yang berminyak. Cita rasanya sangat kompleks: gurih, pedas, dan beraroma kuat. Rendang kering memiliki daya simpan yang panjang. Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang paling terkenal dan diakui dunia. Berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, masakan ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan proses memasak yang unik. 1. Asal dan Filosofi Asal: Rendang berasal dari tradisi memasak suku Minangkabau. Secara historis, masakan ini berfungsi sebagai bekal perjalanan jauh karena kemampuannya yang tahan lama berkat proses memasak yang menghilangkan air. Filosofi: Proses memasak rendang yang memakan waktu lama mela...