Ngalaksa adalah sebuah adat yang terdapat di kabupaten Sumedang yang sampai sekarang masih terjaga kelestariannya. Sebuah Desa yang terdapat di kecamatan rancakalong yang nama desa tersebut sedikit unik. Mengapa? karena nama desa tersebut sama dengan nama kecamatanya yaitu Rancakalong. Di desa Rancakalong ini upacara adat ngalaksa terjaga kelestariannya karena sampai saat ini upacara ini masih berjalan. Terdengar aneh mendengar kata Ngalaksa karena tidak banyak masyarakat sumedang sendiri yang mengetahui mengenai ngalaksa khususnya pemuda sumedang. Apa itu ngalaksa ? ngalaksa adalah sebuah upacara adat untuk menyambut panen raya di sumedang khususnya di Desa Rancakalong tepatnya upacara untuk mengiringi proses pengangkutan padi ke lumbung padi.Khas dari Ngalaksa yaitu iringan musik dari Tarawangsa sebuah alat musik sejenis biola tetapi yang membuat tarawangsa berbeda dan khas ialah dia hanya menggunakan satu dawai dan sangat sulit untuk digunakan. Tarawangsa sendiri biasa di lantunkan dengan petikan kecapi dan tarawangsa sendiri lazim di sebut Jentreng Sejarah ngalaksa sendiri terjadi ketika kerajaan Sumedang medapat musibah paceklik yang membuat masyarakatnya kesusahan untuk mendapatkan sumberpangan ataupun benih padi. Alkisah, kisaran tahun 1620, pada masa pemerintahan Suryadiwangsa, Sumedang sudah menjadi bagian dari Kerajaan Mataram. Saat itu semua daerah di Jawa Barat diperintahkan untuk mendukung pusat perbekalan Kerjaan Mataram dalam persiapan menyerang VOC di Batavia. Akibatnya, Sumedang kehabisan bahan pangan sehingga mengalami paceklik. Hal itu membuatSumedang mengirimkan tiga belas orang utusan ke Cirebon untuk meminta dan membawa bibit padi kembali ke Sumedang. Untuk mengelabuhi penjagaan yang ketat, para utusan menyamar menjadi pengamen Tarawangsa.
Itulah sedikit cerita mengenai Ngalaksa sebuah upacara adat yang masih lestari dan semoga dapat terus lestari dan terjaga ke khasannya.
Untuk membuka blokIr (BRImo) yang terblokIr. Anda bisa menghubungi Layanan CS BRI di Nomor WhatsApp+: (+62817. 7641 4017.))) atau 1500017 atau Anda Bisa lakukan lupa username atau password" pada halaman login aplikasi {BRImo}.
Untuk membuka blokIr (BRImo) yang terblokIr. Anda bisa menghubungi Layanan CS BRI di Nomor WhatsApp+: (+62817. 7641 4017.))) atau 1500017 atau Anda Bisa lakukan lupa username atau password" pada halaman login aplikasi {BRImo}.
Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.
1. Rendang (Minangkabau) Rendang adalah hidangan daging (umumnya sapi) yang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu rempah-rempah yang kaya selama berjam-jam (4–8 jam). Proses memasak yang sangat lama ini membuat santan mengering dan bumbu terserap sempurna ke dalam daging. Hasilnya adalah daging yang sangat empuk, padat, dan dilapisi bumbu hitam kecokelatan yang berminyak. Cita rasanya sangat kompleks: gurih, pedas, dan beraroma kuat. Rendang kering memiliki daya simpan yang panjang. Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang paling terkenal dan diakui dunia. Berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, masakan ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan proses memasak yang unik. 1. Asal dan Filosofi Asal: Rendang berasal dari tradisi memasak suku Minangkabau. Secara historis, masakan ini berfungsi sebagai bekal perjalanan jauh karena kemampuannya yang tahan lama berkat proses memasak yang menghilangkan air. Filosofi: Proses memasak rendang yang memakan waktu lama mela...
Ayam goreng adalah salah satu menu favorit keluarga yang tidak pernah membosankan. Namun, jika kamu ingin mencoba variasi yang lebih gurih dan harum, ayam goreng bawang putih renyah adalah pilihan yang tepat. Ciri khasnya terletak pada aroma bawang putih yang kuat serta kriukannya yang renyah saat digigit. Resep ini juga sangat mudah dibuat, cocok untuk menu harian maupun Bahan-Bahan Bahan Ayam Ungkep ½ kg ayam (boleh potong kecil agar lebih cepat matang) 5 siung bawang putih 4 siung bawang merah 1 sdt ketumbar bubuk 1 ruas kunyit (opsional untuk warna) Garam secukupnya Kaldu bubuk secukupnya Air ± 400 ml Bahan Kriuk Bawang 5–6 siung bawang putih, cincang halus 3 sdm tepung maizena ¼ sdt garam ¼ sdt lada Minyak banyak untuk menggoreng Cara Membuat Ungkep ayam terlebih dahulu Haluskan bawang putih, bawang merah, kunyit, dan ketumbar. Tumis sebentar hingga harum. Masukkan ayam, aduk rata, lalu tuang air. Tambahkan garam dan kaldu bubuk. Un...