Alat Musik
Alat Musik
Umum Jawa Barat Bogor
Suara Lovebird Kusumo Ngekek Panjang dengan Tips Ini
- 20 September 2022 - direvisi ke 3 oleh Evanurkalina pada 20 September 2022

Dari kalangan lovebirdmania tentunya sudah mengetahui dengan lovebird yang satu ini, karena suara ngekeknya mampu di kaluarkan dengan durasi yang lama, sehingga mampu ngekek panjang hingga mencapai 5 sampai 10 menitan.

Banyak pertanyaan yang sering terdengar dari kalangan ngekekmania, seperti :

Lovebird kusumo jantan apa betina ? Lovebird kusumo single atau untulan perawatannya ? Bagaimanca cara Merawatnya ? Ya, dengan ngekek dengan durasi lama tersebut tentunya menjadi pertanyaan besar dari kalangan pencinta lovebird, karena memang sangat sulit untuk menemukan lovebird mampu ngekek dengan durasi lama.

Pada kesempatan kali ini, kami berikan kumpulan suara lovebird kusumo dan juga cara perawatannya.

Sebelum mendownload suara lovebird kusumo di bawah ini yuk, kita simak terlebih dahulu tentang cara melakukan perawatannya.

Cara Merawat Lovebird Kusumo Sebelum membahas tentang perawatan lovebird kusumo, maka kami akan membahas terlebih dahulu tentang pertanyaan di atas seperti lovebird kusumo jantan atau betina, dan pertanyaan lainnya yang sering di tanyakan lovebirdmania.

Untuk jenis kelamin lovebird kusumo berjenis kelamin betina, dan setiap harinya lovebird kusumo di simpan bersama untulan/pasangannya, sedangkan untuk perawatannya sebentar lagi kami akan sampaikan pada penjelasan di bawah ini yang sebentar lagi kalian ketahui dengan cara membacanya di di bawah ini sampai selesai.

  • Embunkan setiap hari pada pagi hari pada jam 05.00
  • Melatih fisiknya di kandang umbaran burung murai , hingga lovebird kusumo terbang 50 sampai 100 kali
  • Untuk membuat lovebird kusumo mau terbang, cukup di semprot kakinya hingga mau terbang dari satu sisi ke sisi lainnya
  • Jemur sebentar lovebird kusumo
  • Setelah di jemur sebentar, simpan cepuk mandi dan biarkan lovebird mandi sendiri. Akan tetapi jika lovebird belum mau mandi, maka semprot badannya hingga basah kuyup
  • Setelah basah kuyup, lovebird di jemur, dengan catatan setengah sangkarnya terkena matahari dan setengahnya teduh. Agar ketika lovebird kusumo ingin berjemur, maka tinggal pindah ke posisi sangkar yang terkena panas matahari dan begitu juga ingin berteduh. Sehingga lovebird kusumo bisa memilih sendiri, mau berjemur atau mau bertedu
  • Untuk durasi lama penjemuran lovebird kusumo itu tergantung lovebird itu sendiri, ciri-ciri lovebird kusumo sudah cukup di jemur, maka biasanya akan turun tangkringan , terlihat gelisah dan rajin ngekek
  • Lovebird kusumo di master pada saat siang hari, namun sangkarnya tidak di krodong
  • Malam hari lovebird di krodong sambil di master
  • Pada malam hari, setelah isya lovebird kusumo di semprot dadanya 3 kali
  • Pakan harian lovebird kusumo milet putih
  • Pakan mingguannya, jagung muda sebanyak 2 minggu sekali
  • Pasca lomba, lovebird kusumo diberikan bayam segar yang baru di petik yang sudah dibersihkan
  • Lovebird kusumo di berikan daun gingseng, karena menurut pemilknya daun gingseng memiliki manfaat untuk meningkatkan stamina burung , sehingga lovebird kusumo bisa main hingga berkali-kali Malam hari lovebird di krodong sambil di master Pada malam hari, setelah isya lovebird kusumo di semprot dadanya 3 kali Pakan harian lovebird kusumo milet putih Pakan mingguannya, jagung muda sebanyak 2 minggu sekali Pasca lomba, lovebird kusumo diberikan bayam segar yang baru di petik yang sudah dibersihkan Lovebird kusumo di berikan daun gingseng, karena menurut pemilknya daun gingseng memiliki manfaat untuk meningkatkan stamina burung , sehingga lovebird kusumo bisa main hingga berkali-kali Nah, demikianlah cara merawat lovebird kusumo yang telah kami sampaikan pada penjelasan di atas. Dan untuk suara lovebird kusumo itu sendiri, bisa kalian download atau putar di sini

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Rasa Sayange: Filsafat Kebersamaan dalam Senandung Anak-Anak Maluku
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Maluku

Rasa Sayange: Filsafat Kebersamaan dalam Senandung Anak-Anak Maluku Bagaimana mungkin sebuah lagu yang kerap dinyanyikan anak-anak sambil bertepuk tangan dan bersantai di pekarangan rumah bisa mengandung cetak biru lengkap tentang etika lingkungan dan tata krama bermasyarakat? Rasa Sayange , warisan lisan dari Kepulauan Maluku (Sumber 1, Sumber 2, Sumber 3), ternyata bukan sekadar lagu permainan tradisional dengan melodi ceria yang mudah dihafal. Di balik bait-baitnya yang singkat, tersimpan sistem pengetahuan tentang hubungan manusia dengan sesama dan alam—sebuah bukti bahwa pendidikan karakter di Nusantara tidak selalu memerlukan kelas formal, melainkan bisa tumbuh dari ruang-ruang bersantai yang penuh keakraban. Warisan Lisan dan Ritual Penyambutan Di Maluku, Rasa Sayange bukan lagu asing yang hanya muncul dalam buku teks pelajaran seni budaya. Lagu ini telah diwariskan secara turun-temurun dalam kehidupan masyarakat, menjadi bagian tak terpisahkan dari ritus sosial seha...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Rumah Panggung Bugis: Arsitektur Kosmologis dari Tanah Celebes
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sulawesi Selatan

Rumah Panggung Bugis: Arsitektur Kosmologis dari Tanah Celebes Mengapa sebuah komunitas memilih mengangkat huniannya dari permukaan bumi yang subur, membangun kehidupan di atas kayu-kayu kokoh yang menjulang? Bagi suku Bugis di Sulawesi Selatan, jawaban atas pertanyaan ini tidak terletak pada pertimbangan fungsional semata—seperti perlindungan dari banjir atau serangan hewan—melainkan pada keyakinan mendalam tentang tatanan alam semesta dan struktur sosial manusia. Rumah panggung Bugis, dengan material kayu yang kokoh (Sumber 1), bukan sekadar arsitektur tradisional yang unik, melainkan perwujudan kosmogoni, strata sosial, dan falsafah hidup yang kompleks (Sumber 2). Kosmogoni Terwujud dalam Kayu Dalam tradisi arsitektur Bugis-Makassar, rumah panggung berfungsi sebagai mikrokosmos yang merefleksikan pandangan kosmologis masyarakat tentang tiga tingkat alam semesta. Konstruksi yang mengangkat lantai hunian dari tanah menggunakan tiang-tiang kayu yang solid (Sumber 1) menciptakan...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Pamali:
Ritual Ritual
Jawa Barat

Pamali: Ketika Larangan Tak Tertulis Mengatur Kehidupan Mengapa sebagian masyarakat Indonesia yang telah mengenyam pendidikan modern dan hidup di tengah kemajuan teknologi masih enggan memotong kuku di malam hari, bersiul saat senja tiba, atau menanam pohon kelapa di depan rumah? Fenomena ini bukan sekadar sisa primitivisme yang tertinggal, melainkan manifestasi dari pamali —sistem norma yang secara mengejutkan masih eksis sebagai pengatur sosial yang efektif. Pada titik tertentu, pamali menghadirkan paradoks budaya yang menarik: ia adalah "hukum" tanpa tulisan, "polisi" tanpa seragam, namun memiliki kekuatan mengikat yang seringkali lebih efektif dari peraturan tertulis. Kearifan Ekologis dalam Selubung Larangan Di tataran praktis, pamali seringkali berfungsi sebagai mekanisme pelestarian alam yang diselimuti narasi mistis. Masyarakat Sunda, misalnya, mengenal berbagai bentuk pamali yang sejatinya merupakan bentuk adaptasi terhadap lingkungan dan ekosiste...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Panduan Memahami Asal Usul Gresik:
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Timur

Panduan Memahami Asal Usul Gresik: Dari Jejak Sejarah hingga Etimologi Nama Gresik, yang dijuluki Kota Wali karena peran pentingnya dalam penyebaran Islam di Jawa, merupakan salah satu wilayah bersejarah di pesisir utara Pulau Jawa. Memahami asal usul daerah ini tidak hanya menyangkut pengetahuan kronologis semata, tetapi juga memerlukan analisis terhadap berbagai lapisan sumber—dari prasasti kuno, naskah babad, hingga catatan kolonial. Panduan ini dirancang untuk membantu pembaca menavigasi kompleksitas historiografi Gresik secara sistematis, mulai dari etimologi nama hingga penetapan identitas administratifnya sebagai kabupaten. Sumber Sejarah dari Masa Jawa Kuno Dalam tradisi historiografi Indonesia, Gresik menempati posisi unik karena keberadaan sumber-sumber tertulis dari periode Jawa Kuno. Dua dokumen kuno menjadi landasan utama bagi para sejarawan dan budayawan dalam menelusuri akar historis wilayah ini (Sumber 3). Pertama, Babad Hing Gresik merupakan naskah sejar...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Rambu Solo':
Ritual Ritual
Sulawesi Selatan

Rambu Solo': Ketika Kematian Menjadi Perayaan Perjalanan Bagaimana mungkin kematian—yang di banyak budaya menjadi momen duka dan kehancuran—diubah menjadi sebuah pesta yang memakan waktu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun? Bagi Suku Toraja di Sulawesi Selatan, kematian bukanlah titik akhir, melainkan pintu masuk menuju perjalanan terakhir yang memerlukan persiapan ritualistik yang rumit dan mahal. Inilah inti dari Rambu Solo' , upacara pemakaman dalam ajaran Aluk Todolo yang mengubah penguburan menjadi sebuah spektakul budaya penuh makna. Menunggu di Antara Dua Dunia Paradoks pertama dari Rambu Solo' terletak pada pengertian kematian itu sendiri. Dalam logika Aluk Todolo —kepercayaan leluhur Suku Toraja—seseorang yang baru meninggal secara fisik belum benar-benar "mati" secara spiritual. Mayat akan disimpan terlebih dahulu di dalam rumah, bukan untuk segera dikubur, melainkan menunggu waktu yang dianggap tepat (Sumber 4). Masa tunggu ini bisa berlangsung berm...

avatar
Kianasarayu