Kalau jalan-jalan ke Solo, jangan sampai melewatkan sate yang satu ini. Sate buntel adalah sate yang terbuat dari daging cincang kambing atau sapi, yang kemudian dililit dengan lemak. Bayangkan ketika satenya dibakar, lemak yang menyelimuti daging cincang berbumbu akan terkaramelisasi. Jadi saat digigit, rasanya akan sangat gurih ditambah lelehan lemak dan juicy-nya daging. Hmm, bikin ngiler!
Tapi faktanya tak banyak sate buntel yang dijual di luar kota Solo, nih. Alasannya, tingkat kesulitan memasak sate ini cukup tinggi. Kalau lilitan lemaknya tidak benar, bisa-bisa malah terlepas dan daging cincangnya jadi hancur. Meskipun begitu, anda tetap bisa praktik di rumah dengan langkah berikut. Berani mencobanya?
Persiapkan bahan
Bahan utama sate buntel adalah daging cincang dan jaringan lemak. Daging cincangnya bisa dibeli di supermarket atau cincang sendiri dengan cara berikut. Biasanya sate buntel ala Solo pakai daging kambing muda. Tekstur dagingnya lebih lembut dari kambing dewasa dan tidak prengus. Namun jika tak memakai kambing, pakai daging sapi juga bisa. Pilih daging di bagian perut atau kaki sapi, ya.
Bahan kedua adalah jaringan lemak. Ini bukan lemak tebal yang melekat dengan daging, ya. Pilih lemak perut yakni lemak yang tipis dan transparan. Anda bisa beli lemak perut kambing atau sapi di pasar. Biasanya, si tukang daging akan memberikannya secara cuma-cuma.
Selain bahan utama di atas, ada berbagai bumbu yang memperkaya rasa sate. Bumbu yang umum dipakai adalah bawang merah, bawang putih, ketumbar, asam jawa, daun jeruk, garam, dan merica. Nantinya bumbu ini akan dihaluskan dengan blender atau food processor, lalu ditumis dengan minyak. Oh ya, anda juga bisa tambahkan telur pada adonan daging cincang dan bumbu agar lebih padat saat dibuntelkan.
Langkah-langkah pembuatan
Langkah pembuatannya tidak serumit yang dibayangkan. Menurut saya, bagian tersulit dalam resep ini adalah melilitkan lemak pada daging cincang hingga memanggangnya. Sebab, bisa saja lilitannya kendor dan dagingnya malah rompal jika tak dilakukan dengan baik. Tapi tak perlu panik, simak dulu langkah-langkah berikut.
Hidangkan sate buntel selagi panas! Jangan lupa membuat sambal kecap sebagai pendamping wajib hidangan ini. Potong tomat, cabai hijau, cabai merah, dan bawang merah, lalu tuang dengan kecap manis.
Sumber: https://resepkoki.id/2017/06/11/cara-membuat-sate-buntel/
1. Rendang (Minangkabau) Rendang adalah hidangan daging (umumnya sapi) yang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu rempah-rempah yang kaya selama berjam-jam (4–8 jam). Proses memasak yang sangat lama ini membuat santan mengering dan bumbu terserap sempurna ke dalam daging. Hasilnya adalah daging yang sangat empuk, padat, dan dilapisi bumbu hitam kecokelatan yang berminyak. Cita rasanya sangat kompleks: gurih, pedas, dan beraroma kuat. Rendang kering memiliki daya simpan yang panjang. Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang paling terkenal dan diakui dunia. Berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, masakan ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan proses memasak yang unik. 1. Asal dan Filosofi Asal: Rendang berasal dari tradisi memasak suku Minangkabau. Secara historis, masakan ini berfungsi sebagai bekal perjalanan jauh karena kemampuannya yang tahan lama berkat proses memasak yang menghilangkan air. Filosofi: Proses memasak rendang yang memakan waktu lama mela...
Ayam goreng adalah salah satu menu favorit keluarga yang tidak pernah membosankan. Namun, jika kamu ingin mencoba variasi yang lebih gurih dan harum, ayam goreng bawang putih renyah adalah pilihan yang tepat. Ciri khasnya terletak pada aroma bawang putih yang kuat serta kriukannya yang renyah saat digigit. Resep ini juga sangat mudah dibuat, cocok untuk menu harian maupun ide jualan. Bahan-Bahan Bahan Ayam Ungkep ½ kg ayam (boleh potong kecil agar lebih cepat matang) 5 siung bawang putih 4 siung bawang merah 1 sdt ketumbar bubuk 1 ruas kunyit (opsional untuk warna) Garam secukupnya Kaldu bubuk secukupnya Air ± 400 ml Bahan Kriuk Bawang 5–6 siung bawang putih, cincang halus 3 sdm tepung maizena ¼ sdt garam ¼ sdt lada Minyak banyak untuk menggoreng Cara Membuat Ungkep ayam terlebih dahulu Haluskan bawang putih, bawang merah, kunyit, dan ketumbar. Tumis sebentar hingga harum. Masukkan ayam, aduk rata, lalu tuang air. Tambahkan garam dan kaldu...
Ayam ungkep bumbu kuning adalah salah satu menu rumahan yang paling praktis dibuat. Rasanya gurih, aromanya harum, dan bisa diolah lagi menjadi berbagai hidangan seperti ayam goreng, ayam bakar, hingga pelengkap nasi kuning. Keunggulan lainnya, resep ini termasuk cepat dan cocok untuk kamu yang ingin memasak tanpa ribet namun tetap enak. Berikut resep ayam ungkep bumbu kuning cepat yang bisa kamu coba di rumah. Bahan-Bahan ½ kg ayam, potong sesuai selera 4 siung bawang putih 5 siung bawang merah 1 ruas kunyit 1 ruas jahe 1 ruas lengkuas (geprek) 2 lembar daun salam 2 lembar daun jeruk 1 batang serai (geprek) 1 sdt ketumbar bubuk (opsional) Garam secukupnya Kaldu bubuk secukupnya Air ± 400–500 ml Minyak sedikit untuk menumis Cara Membuat Haluskan bumbu Blender atau ulek bawang merah, bawang putih, kunyit, jahe, dan ketumbar bubuk (jika dipakai). Semakin halus bumbunya, semakin meresap ke ayam. Tumis bumbu hingga harum Panaskan sedikit m...
Sumber daya air merupakan sebuah unsur esensial dalam mendukung keberlangsungan kehidupan di bumi. Ketersediaan air dengan kualitas baik dan jumlah yang cukup menjadi faktor utama keseimbangan ekosistem serta kesejahteraan manusia. Namun, pada era modern saat ini, dunia menghadapi krisis air yang semakin mengkhawatirkan (Sari et al., 2024). Berkurangnya ketersediaan air disebabkan oleh berbagai faktor global seperti pemanasan, degradasi lingkungan, dan pertumbuhan penduduk yang pesat. Kondisi tersebut menuntut adanya langkah-langkah strategis dalam pengelolaan air dengan memperhatikan berbagai faktor yang tidak hanya teknis, tetapi juga memperhatikan sosial dan budaya masyarakat. Salah satu langkah yang relevan adalah konservasi air berbasis kearifan lokal. Langkah strategis ini memprioritaskan nilai-nilai budaya masyarakat sebagai dasar dalam menjaga sumber daya air. Salah satu wilayah yang mengimplementasikan konservasi berbasis kearifan lokal yaitu Goa Ngerong di kecamatan Rengel,...
Kelahiran seorang anak yang dinantikan tentu membuat seorang ibu serta keluarga menjadi bahagia karena dapat bertemu dengan buah hatinya, terutama bagi ibu (melahirkan anak pertama). Tetapi tidak sedikit pula ibu yang mengalami stress yang bersamaan dengan rasa bahagia itu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang makna dari pra-kelahiran seseorang dalam adat Nias khusunya di Nias Barat, Kecamatan Lahomi Desa Tigaserangkai, dan menjelaskan tentang proses kelahiran anak mulai dari memberikan nama famanoro ono khora sibaya. Metode pelaksanaan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode observasi dan metode wawancara dengan pendekatan deskriptif. pendekatan deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan fakta sosial dan memberikan keterangan yang jelas mengenai Pra-Kelahiran dalam adat Nias. Adapun hasil dalam pembahasan ini adalah pra-kelahiran, pada waktu melahirkan anak,Pemberian Nama (Famatorõ Tõi), acara famangõrõ ono khõ zibaya (Mengantar anak ke rumah paman),...