Pengobatan dan Kesehatan
Pengobatan dan Kesehatan
Kecantikan Sulawesi Selatan Bugis
Resep Bedda Lotong Khas Bugis
- 25 Agustus 2022 - direvisi ke 4 oleh Teti pada 7 Desember 2022

Bedak lotong atau Bedda Lotong adalah bedak alami tradisional berwarna hitam (bedak hitam) dari suku bugis yang dapat mengatasi masalah kulit. Bagi Anda yang bosan dengan perawatan kecantikan zaman sekarang, mungkin Anda bisa beralih ke perawatan tradisional ini.

Bedak lotong telah lama digunakan oleh perempuan Bugis untuk perawatan kulit sehari-hari. Bedak lotong ini bisa berfungsi sebagai masker atau lulur. Bedak lotong memiliki khasiat ampuh bagi kulit, seperti :

  • Memutihkan dan Mencerahkan Kulit
  • Membantu Meregenerasi Kulit Mati
  • Melembabkan dan Meningkatkan Elastisitas Kulit
  • Melembutkan serta Mengencangkan Kulit
  • Mengecilkan Pori-Pori
  • Mencegah Produksi Minyak Berlebih
  • Memudarkan Flek dan Bekas Jerawat
  • Mengobati Elergi Pada Kulit
  • Menghilangkan bau badan

Anda bisa membuat bedak lotong sendiri dari rumah. Bahan-bahan bedak lotong sangat mudah didapatkan dan harganya cukup terjangkau. Jika Anda tertarik, berikut penjelasan tentang bahan dan cara membuat bedak lotong dilansir dari carabuatresep indonesianbeautyheritage, yaitu:

Resep Bedak Lotong

Bahan-bahan :

500gr ketan hitam (cuci bersih & tiriskan) 1 rimpang temulawak yang sudah diparut 3 atau 4 buah jeruk parut, bisa diganti 2 jeruk nipis dan 1 buah lemon 1 bengkoang (parut) asam jawa secukupnya 4 lembar daun pandan, rajang kecil-kecil 1 sdm cengkeh

Cara Membuat Bedak Lotong :

Sangrai ketan hitam dan daun pandan sampai ketan hitam mengembang dan hangus. Selama 45 menit s/d 1 jam. Dinginkan dan pindahkan ke wadah Campurkan asam jawa dengan air (secukupnya) kisaran 750ml - 1 liter, remas asam jawa, kemudian saring. Tambahkan cengkeh/kayu manis. Aduk rata. Campurkan parutan temulawak/kunyit, bengkoang dan perasan jeruk nipis. Sambil diremas atau diaduk. Kemudian masukan air asam jawa dan cengkeh/kayu manis ke dalam beras ketan hitam, aduk rata dan diamkan 24 jam. Setelah 24 jam, tekstur menjadi lembut, jika belum lembut bisa diblender. Bedak Lotong siap digunakan untuk wajah dan tubuh. Cara pemakaian bedak lotong bisa dioleskan langsung ke seluruh tubuh dan wajah secara merata. Tunggu sampai lulur mengering kemudian bilas dengan air hingga bersih dan keringkan. Tidak perlu menggunakan sabun setelah pemakaian.

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
HUTING-HUTING
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Di masa lalu, masyarakat Batak mengenal sebuah peti penyimpanan berharga yang disebut Huting-Huting. Huting-huting berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda berharga milik raja atau keluarga bangsawan, seperti perhiasan, pusaka, hingga barang bernilai lainnya. Karena fungsinya yang penting, huting-huting sering disebut sebagai "brankas tradisional" dalam budaya Batak. Yang membuatnya istimewa adalah ukiran pada bagian tutupnya. Berbagai ornamen, termasuk motif bintang dan makhluk simbolis (pinatang), dipahat dengan sangat detail. Menurut kepercayaan masyarakat dahulu, ukiran-ukiran tersebut memiliki kekuatan magis sebagai penjaga isi peti. Konon, apabila seseorang berniat mencuri isi huting-huting, maka roh penjaga yang disimbolkan melalui ukiran pinatang akan melindungi harta yang tersimpan di dalamnya. Kepercayaan ini menunjukkan bagaimana seni ukir, spiritualitas, dan sistem keamanan tradisional berpadu dalam kehidupan masyarakat Batak. Karena nilai dan kesak...

avatar
Hokker
Gambar Entri
SALE-SALEAN
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

Di rumah adat Batak tradisional, terdapat sebuah bagian penting yang disebut Sale-salean. Sale-salean merupakan rak atau ukiran berbentuk segi empat yang digantung di atas tungku perapian (tataring). Fungsinya sangat praktis sekaligus mencerminkan kearifan leluhur dalam memanfaatkan ruang di dalam rumah. Di tempat inilah masyarakat Batak dahulu mengeringkan ikan, daging, hasil pertanian, hingga kayu bakar. Asap dari tungku yang terus menyala membantu proses pengeringan sekaligus membuat bahan makanan lebih awet untuk disimpan. Bagi masyarakat Batak masa lalu, dapur bukan sekadar tempat memasak. Dapur adalah pusat kehidupan keluarga, tempat berkumpul, berbagi cerita, dan menjaga persediaan pangan. Sale-salean menjadi bukti bahwa arsitektur tradisional Batak dibangun berdasarkan pengalaman, kebutuhan hidup, dan pengetahuan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Warisan budaya tidak selalu berupa benda mewah. Kadang ia hadir dalam benda sederhana yang menjadi bagian dari kehidu...

avatar
Hokker
Gambar Entri
Eksplorasi Seni Ornamen Rumah Gadang: Simbolisme dan Warisan Budaya Minangkabau
Ornamen Ornamen
Sumatera Barat

Eksplorasi Seni Ornamen Rumah Gadang: Simbolisme dan Warisan Budaya Minangkabau Identitas dan Asal-Usul Seni ornamen Rumah Gadang merupakan manifestasi kebudayaan masyarakat Minangkabau yang berfungsi sebagai media penyampaian nilai-nilai filosofis dan tradisi leluhur [S1]. Ornamen ini bukan sekadar elemen dekoratif, melainkan representasi mendalam dari cara hidup dan pandangan dunia suku Minangkabau yang diwariskan secara turun-temurun [S1]. Keberadaannya menjadi jendela utama untuk memahami kekayaan warisan budaya yang melekat pada arsitektur tradisional di wilayah Sumatera Barat [S1]. Secara konseptual, eksplorasi terhadap seni ornamen ini merupakan upaya penyelidikan dan penemuan pengetahuan baru mengenai simbolisme yang terkandung di dalamnya [S2], [S5]. Kegiatan eksplorasi dalam konteks budaya ini melibatkan proses penjelajahan lapangan untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai bentuk, makna, dan fungsi ornamen tersebut dalam kehidupan masyarakat [S4], [S...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Cerita Rakyat dari Jawa Tengah: Kisah Timun Mas
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Cerita Rakyat dari Jawa Tengah: Kisah Timun Mas Lead Kisah Di balik rimbunnya hutan Jawa Tengah, tersimpan sebuah narasi tentang keberanian yang melampaui usia. Kisah ini berpusat pada sosok gadis kecil bernama Timun Mas, yang namanya kini tak hanya dikenal sebagai tokoh dalam buku cerita anak-anak, tetapi telah menjadi bagian dari ingatan kolektif masyarakat Indonesia [S2], [S3]. Ia bukan sekadar karakter fiktif, melainkan simbol perjuangan yang gigih melawan ancaman raksasa yang hendak merenggut kebebasannya [S3], [S4]. Sebagai bagian dari kekayaan tradisi lisan yang diwariskan turun-temurun, legenda ini memiliki daya pikat yang tak lekang oleh waktu [S1], [S2]. Di wilayah Jawa Tengah, cerita ini sering pula disebut dengan nama Mentimun Emas, sebuah variasi penamaan yang menunjukkan betapa luasnya penyebaran kisah ini dalam berbagai versi di tengah masyarakat [S2], [S5], [S5]. Keberadaannya yang populer membuktikan bahwa narasi tradisional ini tetap hidup dan relevan, bahkan h...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Keris Jawa: Lebih dari Sekadar Senjata, Simbol Budaya dan Pusaka
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Jawa Tengah

Keris Jawa: Lebih dari Sekadar Senjata, Simbol Budaya dan Pusaka Identitas dan Asal-Usul Keris merupakan pusaka masyarakat Jawa yang memiliki bentuk khas dan makna filosofis mendalam [S1]. Senjata tradisional ini diakui sebagai simbol budaya Nusantara dengan nilai sejarah, seni, dan filosofi yang tinggi [S3]. Keris Jawa secara spesifik merupakan salah satu simbol budaya yang sangat penting dalam sejarah dan tradisi Jawa [S2, S7]. Pengakuan UNESCO terhadap keris sebagai warisan dunia menegaskan statusnya yang berasal dari zaman logam [S4]. Secara historis, keris tidak hanya berfungsi sebagai senjata tradisional untuk peperangan [S2, C2], tetapi juga sebagai benda pusaka warisan nenek moyang [C3]. Lebih dari itu, keris juga menjadi simbol spiritual, status sosial, dan warisan keluarga [C12]. Keris Jawa sendiri memiliki banyak jenis dengan fungsi dan makna yang berbeda, mencerminkan kekayaan tradisi yang menyertainya [C8]. Keberadaannya juga meluas sebagai alat perlengkapan dalam b...

avatar
Kianasarayu