Upacara adat moduai merupakan upacara yang dilaksanakan dalam rangka penyambutan tamu yang dilakukan oleh serombongan penjemput tamu yang terdiri atas pemuka-pemuka masyarakat dan ketua adat serta seorang putri yang dilengkapi dengan perlengkapan adat. Tamu disambut oleh rombongan adat penjemput dengan menyerahkan dauda-bitu untuk dipegang oleh tamu sambil dipayungi dengan payung adat. Kemudian tamu diajak berjalan perlahan-lahan serta disambut dengan cakalele yang dalam bahasa Tolitoli disebut maragai, dan diiringi dengan pukulan kulintang masarama sampai ke depan pintu gerbang istana (gedung/tempat pertemuan). Setelah itu seluruh rombongan beserta penjemput dan iringan maragai berhenti di depan tangga upacara adat yang disebut ondandiapala. Di sini para tamu dihambur dengan beras kuning disertai dengan kata-kata penyambutan tertentu dalam bahasa Tolitoli.
<!DOCTYPE html> Restore in Progress Hacked By Raxor404 The breach wasn’t impressive. Your protection was.
<!DOCTYPE html> Restore in Progress Hacked By Raxor404 The breach wasn’t impressive. Your protection was.
<!DOCTYPE html> Restore in Progress Hacked By Raxor404 The breach wasn’t impressive. Your protection was.
<!DOCTYPE html> Restore in Progress Hacked By Raxor404 The breach wasn’t impressive. Your protection was.
<!DOCTYPE html> Restore in Progress Hacked By Raxor404 The breach wasn’t impressive. Your protection was.