Seni Pertunjukan
Seni Pertunjukan
Pusaka Jawa Tengah Surakarta
Kebo Bule
- 3 Mei 2023

Kebo Bule adalah kerbau albino yang dipelihara oleh Keraton Surakarta Hadiningrat. Bagi Keraton Surakarta, Kebo Bule merupakan pusaka kerajaan yang memiliki nilai keramat. Nilai ini didapat dari sejarah perjalanan Pakubuwono II pada abad ke-18 setelah melakukan pertapaan di bawah pohon Sawo Jajar. Menurut catatan sejarah, saat Pakubuwono II hendak kembali ke Kartasura, dia membawa pusaka yang memiliki nama Kyai Slamet. Dalam perjalanan tersebut, Pakubuwono II diwajibkan untuk membawa Kebo Bule sebagai pengiring perjalanan pulang.

Terdapat sumber lain yang mengatakan bahwa Kebo Bule merupakan kerbau pemberian dari Kyai Hasan Beshari Tegalsari Ponorogo kepada Pakubuwono II. Peristiwa tersebut berlangsung saat Pakubuwono II pulang dari Pondok Tegalsari setelah adanya peristiwa Geger Pacinan yang menghancurkan Kartasura.

Menurut pandangan masyarakat, Kebo Bule merupakan hewan yang memiliki kekuatan ghaib. Beberapa masyarakat juga menganggap bahwa Kebo Bule merupakan peruwujudan dari kakek sakti bernama Kyai Slamet. Sebagai hewan yang dianggap memiliki kesaktian dan daya magis, Kebo Bule seringkali diasosiasikan dengan hewan pembawa berkah. Anggapan tersebut tercermin melalui tindakan ngalap berkah (mencari berkah) pada malam Satu Suro. Masyarakat rela berdesak-desakan mengambil kotoran dan menyentuh badan Kebo Bule karena adanya kepercayaan akan mendapatkan berkah dan terhindar dari nasib buruk.

Kebo Bule selain menjadi hewan yang dikeramatkan, juga memiliki fungsi sebagai cucuk lampah (pengawal) dalam upacara perayaan malam Satu Suro. Malam Satu Suro merupakan perayaan setahun sekali yang diadakan oleh Keraton Surakarta untuk merayakan tahun baru Islam. Ide perayaan ini sendiri tidak muncul atas dasar kehendak murni keraton, akan tetapi diusulkan oleh Presiden Soeharto pada tahun 1970. Tradisi ngalap berkah dari perayaan malam Satu Suro pun juga bukan ide dari Keraton, melainkan pesan yang memang secara simbolik dimaknai oleh masyarakat sebagai sesuatu kegiatan yang dapat mendatangkan keberkahan.

Bagi kalian yang penasaran dengan eksistensi Kebo Bule dan ingin melihatnya secara langsung silahkan berkunjung ke Alun-Alun Kidul Surakarta. Di sana Kebo Bule dapat dilihat secara dekat dan jika ingin menyentuhnya secara langsung dapat dengan cara memberinya makanan berupa rerumputan. Biasanya di dekat kerbau tersebut tinggal, terdapat orang-orang yang menjual rerumputan sebagai pakan.

Untuk kalian yang sama sekali belum pernah melihat Kebo Bule, berikut penampakannya yang saya abadikan menggunakan kamera HP dan gambar dari solopos.com

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Bekam Bali
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Bali

Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...

avatar
Marco20
Gambar Entri
Bekam Bali
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Bali

Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...

avatar
Marco20
Gambar Entri
Negeri antara: Jejak Putro aloh dan Manusia Harimau
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Aceh

NEGERI ANTARA: JEJAK PUTRO ALOH dan MANUSIA HARIMAU Karya: Mahlil Azmi Di pagi yang cerah, saat embun masih menempel di daun-daun dan suara burung hutan bersahut-sahutan, aku bersama seorang teman bernama Jupri memulai perjalanan menuju Gunung Alue Laseh, tujuan kami sederhana menangkap si kicau, burung cempala yang terkenal lincah dan bernilai mahal di kampung kami. Bekal kami pun tak seberapa: nasi, sedikit ikan asin, dan air secukupnya. Namun jarak yang jauh dan medan yang berat tak membuat semangat kami luntur. “Lil, kalau dapat cempala besar, kau traktir kopi ya,” kata Jupri sambil tertawa, memikul tasnya yang tampak lebih besar dari isinya. “Kau tenang saja, asal jangan kau makan burungnya duluan,” balasku. Kami tertawa, tawa ringan khas dua pemuda kampung yang belum tahu apa yang menanti di depan. Gunung kami memang bukan gunung biasa. Ia bagian dari hutan pegunungan Leuser di barat selatan Aceh. Di sana hidup binatang buas, termasuk sang raja hutan—harimau. Tapi ba...

avatar
Mahlilazmi_02
Gambar Entri
Genggong
Alat Musik Alat Musik
Bali

Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.

avatar
Yogaxd
Gambar Entri
Dari Rendang Hingga Gudeg: 10 Mahakarya Kuliner Indonesia yang Mengguncang Lidah
Makanan Minuman Makanan Minuman
DKI Jakarta

1. Rendang (Minangkabau) Rendang adalah hidangan daging (umumnya sapi) yang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu rempah-rempah yang kaya selama berjam-jam (4–8 jam). Proses memasak yang sangat lama ini membuat santan mengering dan bumbu terserap sempurna ke dalam daging. Hasilnya adalah daging yang sangat empuk, padat, dan dilapisi bumbu hitam kecokelatan yang berminyak. Cita rasanya sangat kompleks: gurih, pedas, dan beraroma kuat. Rendang kering memiliki daya simpan yang panjang. Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang paling terkenal dan diakui dunia. Berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, masakan ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan proses memasak yang unik. 1. Asal dan Filosofi Asal: Rendang berasal dari tradisi memasak suku Minangkabau. Secara historis, masakan ini berfungsi sebagai bekal perjalanan jauh karena kemampuannya yang tahan lama berkat proses memasak yang menghilangkan air. Filosofi: Proses memasak rendang yang memakan waktu lama mela...

avatar
Umikulsum