Cerita Rakyat
Cerita Rakyat
Cerita Rakyat Maluku Ambon
Cerita rakyat Ambon, Bulu Pamali
- 1 Mei 2020

Pada zaman dulu ada seorang lelaki yang pekerjaanya mencari kayu bakar di hutan. Suatu ketika dengan menggunakan perahu ia tiba di pantai Latuhalat. Tepatnya di ujung tanjung Latuhalat, Dusun Waimahu kemudian ia berjalan mendaki bukit, menuruni lembah naik dan sampailah ia di puncak gunung lalu ia mencari kayu-kayu di situ. Ketika matahari mulai terbenam lalu ia beristirahat, ia hendak menuruni lembah menuju ke pantai. Tetapi hari sudah malam, maka ia menggambil keputusan untuk bermalam di situ.

Kemudian ia melihat-lihat dan matanya tertuju disuatu tempat yang sangat bersih. Malam itu bulan purnama cahayanya terang-menerang menerangi tempat itu. Ia hendak tidur tetapi ia belum dapat memejamkan mata, ia diganggu binatang-binatang kecil antara lain, agas, nyamuk dan ular. Tiba-tiba seekor ular datang menelanya kemudian memuntahkanya kembali tiba-tiba bunyi gemuruh seakan-akan membelah bumi ini, ia menjadi takut dan merinding bulu romanya.

Saat itu pula berdirilah seorang bapak tua, yang tinggi dan berbadan besar. Dan ia sempat menoleh kebelakang ia melihat hanya satu mata pohon bulu tumbuh di tempat itu. Dengan kemarahanya bapak tua itu bertanya ”Hai anak muda, siapa namamu dan dari mana asalmu?” Lelaki itu menjawab, Saya bernama Yongker, asal dari manipa dan tinggal di benteng. Bapak tua itu kembali bertanya, mengapa kamu memasuki petuananku dan merusak hutan-hutan yang ada di daerahku? Maka dengan takut dan gemetar Yongker bersembah sujud didepan bapak tua, dan bertanya ”Bapak ampunilah dan kasihilah saya, saya ini tak beribu, tak berayah, pekerjaanku sehari-hari mencari kayu di hutan, dijual demi kebutuhan hidup saya.

Maka terkeraklah hati pak tua, dengan penuh kasih sayang ia bertanya apa yang kamu mau? Yongker menjawab; apa saja yang bapak berikan saya menerimanya. Maka tiba-tiba bapak tua itu mengambil sepotong bulu kemudian menikam Yongker dari ujung kepala sampai ke ujung kaki dan bulu itu di cabut kembali, saat itu mendapat kekuatan baru karena sudah di bekali dengan ilmu kekebalan tubuh dari pak tua, untuk menjaga diri dari binatang-binatang buas, dan orang-orang jahat.

Tiba-tiba ia menoleh ke belakang ia melihat satu pohon mata bulu berdiri tegak dan tujuh helai daun bulu itu terlepas dari tangkainya. Tetapi daun itu tidak jatuh di bawah pohon bulu itu namun ditiup angin dan tujuh helai daun itu bertebrangan dan jatuh di tengah-tengah laut dan tiba-tiba daun-daun itu berubah menjadi tujuh buah pulau kecil, yang kini disebut orang pulau tujuh. Tiba-tiba pohon bulu itu hilang bersamaan dengan menghilangnya bapak tua itu.

Dengan demikian tempat dimana Yongker beristirahat tetap bersih sampai saat ini. Penduduk desa Latuhalat khususnya dusun Waimahu menganggap tempat ini tempat yang keramat, dan pohon bulu itu di kenal dengan nama ”Bulu Pamali’’. Karena tumbuh dan hilangnya mata bulu itu secara misterius. Mata bulu itu dapat muncul sewakru-waktu dan dapat dilihat oleh orang-orang tertentu yaitu orang-orang yang mempunyai petuanan di situ. Inilah kisah tentang ”Bulu Pamali’’. Dari cerita ini saya mau bilang untuk kita semua bahwa bambu atau bulu mempunyai banyak kegunaan antara lain;

  1. Bagi penduduk Latuhalat mereka mengelola bambu menjadi bubu sebagai alat penangkap ikan
  2. Bambu yang masih muda dapat dijadikan tali alami.
  3. Bambu dapat dijadikan alat musik tradisional.
  4. Tunas bambu atau dikenal dengan nama rebung dapat di jadikan sayur.
  5. Saya juga ingin pesankan kepada kita semua

Jangan kita memasuki petuanan orang lain tanpa seizin yang empunya. Marilah kita menjaga dan melestarikan hutan dan lingkungan sekitar agar tetap aman, sehat, rapih, dan indah, atau dikenal dengan sebutan ASRI.

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Jipeng
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
DKI Jakarta

Jipeng: Kombinasi Unik Tanji dan Topeng dalam Orkes Betawi Sebuah seni teater khas Betawi yang muncul dari kolaborasi antara Tanji dan Topeng. Jipeng: Kombinasi Unik Tanji dan Topeng dalam Orkes Betawi Sebuah seni teater khas Betawi yang muncul dari kolaborasi antara Tanji dan Topeng. Jipeng: Kombinasi Unik Tanji dan Topeng dalam Orkes Betawi Sebuah seni teater khas Betawi yang muncul dari kolaborasi antara Tanji dan Topeng.

avatar
Xxxxxx
Gambar Entri
Kidung Lakbok
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Kidung Lakbok atau Wawacan Kidung Lakbok adalah karya sastra lama berbentuk wawacan yang berasal dari Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis. Naskah ini diterbitkan kembali dan disusun rapi oleh M. Karso Prawiraatmadja di Bandjar pada tanggal 31 Agustus 1956. Karya ini menyimpan nilai sejarah dan kearifan lokal masyarakat setempat. Dokumentasi digital dan data ini disusun serta disumbangkan oleh Henri Purwanto.

avatar
Henripurwanto
Gambar Entri
HUDON TANO (Periuk Tanah)
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

HUDON TANO (Periuk Tanah) Di bawah ini merupakan foto tua (foto jaman dulu) penjual Hudon Tano (Periuk Tanah) di Onan (Pasar) Tarutung di tahun 1930. Masyarakat Batak yang tinggal di Sipoholon, Tarutung, dahulu kala terkenal sebagai "Sitopa Hudon" (pembuat periuk tanah). Dahulu, Hudon Tano ini digunakan secara meluas di Tanah (Tano) Batak sebagai alat masak tradisional. Bisa dibayangkan betapa enak dan nikmat rasanya melihat dan menikmati arsik atau menggulai Ikan Mas atau Ikan Batak (Ihan Batak), Porapora (Ikan Air Tawar), Haruting (Ikan Gabus), SIbahut (Ikan Lele), dan Incor (Ikan Air Tawar Kecil) yang dimasak menggunakan Hudon Tano ini... Sumber Foto : KITLV 28692

avatar
Hokker
Gambar Entri
Benda Magis Masyarakat Batak Toba Pagar Jabu - Sahan - Pohung
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Benda Magis Masyarakat Batak Toba : Pagar Jabu - Sahan - Pohung 3 benda magis ini termasuk kategori Ilmu Putih yang berfungsi sebagai pelindung dari sihir dari niat orang jahat. PAGAR JABU (Bahasa Batak Karo : Bekam-bekam), berbentu tanduk hewan berisi sibiangsa (ramuan magis) yang berfungsi sebagai pelindung rumah dari serangan sihir jahat. SAHAN, terbuat dari gading atau tanduk tempat menyimpan pupuk (abu jenazah) yang memiliki kekuatan magis sebagai pagar (pelindung) dan konon dapat diminta untuk membinasakan musuh. POHUNG, sejenis ukiran yang dibungkus ijuk lalu diisi ramuan magis. Pohung ditempatkan di dalam rumah dan / atau di kebun yang memiliki fungsi mencegah niat jahat / pencuri hasil kebun dan harta di rumah. Sumber Koleksi : Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara

avatar
Hokker
Gambar Entri
Ilmu Tamba Tu
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Ilmu Tamba Tua adalah Elmo Kuno Batak (Ilmu Putih), dahulu ilmu ini dipercaya jika diamalkan akan mendatangkan kemakmuran serta kekayaan. Transliterasi (alih aksara) : ahu debata ni raja di bindu jao raja ni tam (ba) tua raja on di sim- bora di bulung hayu na denggan go- rar pe i do jadi lapi ni ta- taring ni ru- manta jadi tondolan ni balatuk ni rumah bea la... Rajah "gambar" di bawah bernama dewa "bindu jao". Rajah ini ditulis pada timah dan daun kayu (jenis yang bisa dituliskan). Rajah ini akan membawa kemakmuran bagi penghuni rumah apabila dibuat menjadi alas tungku perapian dan jika diletakkan sebagai alas tangga rumah. Sumber Foto : Verzeichnis der orientalischen handschriften in Deutschland

avatar
Hokker