Tari Pasasanggarroma Tari Pasasanggarroma termasuk tarian tradisional Sulawesi Utara yang berasal dari Kabupaten Talaud. Tari Pasasanggarroma diangkat dari ceritera masyarakat Talaud yang menggambarkan tentang bagaimana tatanan kehidupan sosial masyarakat Talaud. Dikenal pada zaman dahulu mereka melakukan berbagai aktivitas didasarkan pada semangat kebersamaan. Pasasanggarroma sendiri memiliki arti yaitu saling memberi tumpangan satu sama lainnya. Jumlah pemeran Tari Pasasanggarroma adalah: Penari terdiri dari 24 pasang (pria dan Wanita) Memainkan alat musik tradisional : Keroncong 5 Orang, Gitar 3 Orang Tambur 4 Orang dengan menggunakan busana Pakaian daerah Talaud. https://www.silontong.com/2018/10/11/tarian-tradisional-daerah-sulawesi-utara/
Sarune Bolon Sarune Bolon merupakan alat musik tradisional suku Batak Karo Sumatera Utara yang terbuat dari kayu, tanduk kerbau dan kayu arung sebagai “ipit ipit” (Double Reed) sebagai sumber suara. Alat musik ini dimainkan dengan cara ditiup . Cara meniup alat Sarune Bolon dengan cara “marulak hosa” (circular breathing), yakni dimana nafas ditarik tetapi tanpa menghentikan suara Sarune tersebut. Sarune Bolon adalah pembawa melodi dan sebagai pembawa lagu dalam Gondang Batak. https://www.silontong.com/2018/05/06/alat-musik-tradisional-batak-toba/
Di sebuah desa di Sulawesi Utara, tinggallah seorang ibu bersama dua anak gadisnya. Mereka benar-benar miskin, membeli makanan saja tak mampu. Sehari-hari, keluarga itu hanya menyantap buah-buahan yang tumbuh di hutan sekitar rumah mereka. Meski demikian, mereka hidup bahagia dan selalu bersyukur. Suatu masa, musim kemarau melanda desa mereka. Pohon-pohon yang ada di hutan mulai Iayu dan kering daunnya. Pon di "Kak, kita sudah berjalan dari tadi, tapi kita belum menemukan satu buah pun," kata Si Bungsu. “Sabar Dik, mungkin jika kita berjalan Iebih ke dalam, kita akan me nemukannya,” jawab si Sulung. Dalam hatinya dia mulai khawatir. Perutnya mulai keroncongan. Akhirnya mereka berdua memutuskan untuk masuk terus ke dalam hutan. Mereka berusaha mencari buah-buahan, namun tak mendapatkan apa-apa. Karena kelelahan, mereka beristirahat di bawah sebatang pohon rindang. Meskipun daunnya lebat, pohon itu tak berbuah. Angin ber...
Suatu hari Ratu Wulanwanna menantang keberanian empat sahabatnya untuk membunuh orang tua mereka, "Jika orang tua kita meninggal, uang mereka akan menjadi milik kita!" serunya bahagia. Empat dari lima sekawan itu langsung membunuh orang tua mereka, kecuali Ratu Adioa. Dia / tidak bisa melakukannya, karena ia sangat menyayangi kedua orangtuanya. Kisah ini datangnya dari daerah Sulawesi Utara, hiduplah lima orang sahabat yang sangat setia satu sama lain, di antara kelima sahabat itu dua diantaranya bernama Ratu Wulanwanna dan Ratu Adioa. Ratu Adioa berpikir keras untuk menyelamatkan orang tuanya. Akhirnya, ia sembunyikan ayah dan ibunya di sebuah gua yang tak seorang pun tahu. Suatu ketika, datanglah tiga kapal asing membawa harta karun ke desa mereka. Pemilik kapal itu menantang para penduduk untuk menjawab teka- teki yang ia berikan, jika teka-teki itu berhasil dijawab dengan benar maka bahwa ia akan memberikan kapalnya. "Apa teka-tekinya?" tanya s...
Hari ini para wisat awan berkunjung ke Kampung Hiung kecamatan Manganitu untuk diperkenalkan proses pembuatan sagu. Sagu adalah tepung atau olahannya yang diperoleh dari pemrosesan teras batang rumbia atau "pohon sagu" ( Metroxylon sp ). Tepung sagu memiliki karakteristik fisik yang mirip dengan tepung tapioka . Dalam proses pembuatan tepung sagu, umumnya petani melakukan dengan cara yang sama. Sagu ditebang dan dikupas kulitnya dan dipotong-potong sepanjang 1 - 2 m, dibawah ke pinggir kuala (sungai) untuk proses pemarutan. Batang sagu yang akan diolah menjadi tepung dihancurkan dulu dengan cara pangkur menggunakan mesin seperti mesin parut kelapa. Hasil pangkur ini berupa serbuk-serbuk kayu halus. Serbuk kayu tersebut diletakkan di pelepah sagu kemudian diberi air sambil ser...
Kue oleh masyarakat Sangihe disebut "Kukis". Ongol-ongol adalah salah satu kukis khas Sangihe. Kue ini bebahan dasar Sagu dengan Komposisi Tepung Sagu, kacang/Kenari, Parutan kelapa, Gula Merah, Kayu Manis dibuat dengan mencampurkan tepung sagu dengan air dan memasukannya dalam adonan gula merah kemudian masukan kacang/kenari tunggu sampai mengental. siapkan parutan kelapa di dalam wadah tertentu yang sesuai, angkat adonan yang telah menggumpal dan dibentuk tertentu dan masukan/campurkan ke dalam parutan kelapa yang berada di wadah tersebut. Ongol-ongol diangkat dan dipindahkan dan siap dihidangkan! Mahi e kumang. http://wisatasangihe.blogspot.com/2014/10/ongol-ongol.html
Tinutuan atau Bubur Manado adalah makanan khas Indonesia dari Manado,Sulawesi Utara. Ada juga yang mengatakan tinutuan adalah makanan khas Minahasa,Sulawesi Utara. Tinutuan merupakan campuran berbagai macam sayuran, tidak mengandung daging, sehingga makanan ini bisa menjadi makanan pergaulan antar kelompok masyarakat di Manado. Tinutuan biasanya disajikan untuk sarapan pagi beserta berbagai pelengkap hidangannya. Sejarah Kata tinutuan tidak diketahui asalnya. Sejak kapan tinutuan menjadi makanan khas kota Manado tidak diketahui dengan jelas. Ada yang mengatakan tinutuan mulai ramai diperdagangkan di beberapa tempat di sudut kota Manado sejak tahun 1970. Ada juga yang mengatakan sejak tahun 1981. Tinutuan dipakai menjadi motto Kota Manado sejak kepemimpinan walikota Jimmy Rimba Rogi dan wakil walikota Abdi Wijaya Buchari periode 2005-2010, menggantikan motto Kota Manado sebelumnya yaitu Berhikmat. Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Pa...
Kelezatan bubur Manado tak perlu dipungkiri lagi. Namun, banyak yang kurang menyukainya karena teksturnya yang terlalu lembek. Kali ini f emina mencoba menghadirkan kelezatannya dengan menggabungkan tekstur yang beragam. Untuk 4 porsi Bahan: 1 ¼ l air 250 g beras, cuci bersih, tiriskan 2 batang serai, memarkan 1 cm jahe, memarkan 2 sdt garam 50 g daun melinjo 50 g kangkung 200 g ubi jalar merah, kupas, potong dadu 1,5 cm 1 ikat daun kemangi Pelengkap: Jagung manis, potong 3, rebus Keripik bayam Sambal roa siap santap Cara membuat: Rebus air, beras, serai, dan jahe, masak hingga beras setengah matang (keluar tajinnya). Bubuhkan garam, aduk. Masak hingga beras merekah. Masukkan ubi dan daun melinjo, masak hingga ubi matang dan beras menjadi bubur. Tambahkan kangkung, dan daun kemangi, aduk. Masak bubur selama 10 menit hingga sayuran matang tapi tidak lembek, angkat. Hi...
Bahan-bahan: 1/2 kg Ikan Mujaèr 1 sdt Ketumbar Bubuk 1 sdt Kunyit Bubuk 1 buah Jeruk Nipis (peras) Bumbu Halus: 8 siung Bawang Merah 2 siung Bawang Putih 9 cabe Rawit 2 cabe Merah Besar 1 ruas Jahe 1 ruas Kunyit 2 butir Kemiri Bumbu Pelengkap: 1 buah Tomat (diiris) 2 daun Jeruk (disobek) 2 daun Salam (disobek) 2 batang Serai (geprek) 2 ruas Lengkuas (geprek) 8 Cabe Hijau Utuh 250 ml Air 2 sdt Garam 1 sdm Gula 1 ikat Daun Kemangi Secukupnya Penyedap Rasa Secukupnya Minyak Goreng Cara membuat: Bersihkan ikan mujaèr lalu lumuri dengan 1 sdt garam, air perasan jeruk nipis, ketumbar bubuk, dan kunyit bubuk. Diamkan selama 15 menit. Siapkan wajan untuk menggoreng ikan mujaèrnya, lalu tiriskan. Setelah selesai menggoreng, siapkan wajan dan beri 2 sdm Minyak Goreng untuk menumis bumbu. Masukkan semua bumbu halus dan pelengkap kecuali kemangi dan tomatnya. Tunggu hingga harum dan masukkan tomat, kemangi, air, gula, garam, penyedap rasa. Test rasa, jika dirasa cukup masukkan ika...