Ceritanya, Suku Osing ini dipercaya sebagai pecahan dari Kerajaan Majapahit yang melarikan diri ke wilayah timur Jawa saat Belanda menyerang. Suku Osing ini juga kerap kali disebut sebagai "Wong Blambangan." Setelah melarikan dari Kerajaan Majapahit, masyarakat Osing ini mendirikan Kerajaan Blambangan yang masih kental dengan nilai-nilai Hindu. Hal ini masih terlihat hingga kini, beberapa kesenian masyarakat Osing, tercorak nilai Hindu, dan mirip dengan kesenian Bali, Kesenian Gandrung misalnya. Pada awalnya masyarakat Osing ini beragama Hindu, namun secara perlahan mereka memeluk agama Islam. Mei 2016
Tari Gandrung ini awalnya ditarikan oleh lelaki untuk melawan penjajah, namun bergeser dan kini ditarikan oleh para perempuan. Penari pertama Gandrung perempuan bernama Semi, hingga akhirnya diberi nama Gandrung Semi. Mei 2016
Pecel Pethek / Pecel Pithik Makanan ini hanya disajikan pada saat akan diaadakan slametan/selamatan. Pithik disini berarti ayam kampung yang masih muda. Lauk ini dibuat dengan parutan kelapa muda, berwarna sedikit oranye dan rasanya berbeda dengan urap. Pecel pithik ini disajikan bersama dengan gimbal jagung (perkedel jagung), tahu dan tempe goreng, serta lalapan seperti daun semanggi, daun selada, dan terong. Mei 2016 RM/Toko yang Menyediakan : Toko Makanan Khas Banyuwangi Deli Address: Jl. Basuki Rahmat, Singotrunan, Kec. Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68414
Rumah suku osing ini masih sangat sederhana, sebagian terbuat dari tembok dan sebagian dari bilik bambu. Suku osing masih menggunakan pawon / dapur kayu untuk memasak. Terdapat pula bale sebagai ruang tamu.
Wedang Cor merupakan minuman khas kota Jember, Jawa Timur. Rasa wedang cor enak dan bercita rasa asam, manis, dan hangat. Biasannya wedang cor ditemani makanan pendamping yaitu pisang goreng, tahu isi atau gorengan lainnya. Wedang cor terbuat dari susu kental manis, tape singkong/tape ketan item, jahe yang digepok, dan air hangat. Alamat 1.Wedang Cor Jember: Jl. Pajajaran, Kebonsari, Sumbersari, Kabupaten Jember. 2. Wedang Cor Perhutani : Jl. S. Parman II, Sumber Sari, Jember. Sumber: https://kulineranjawa.wordpress.com/2017/08/23/kuliner-khas-jember/
Resep masakan uyah asem ini sudah diturunkan ke generasi keempat loh! Lauk utama uyah asem adalah ayam kampung namun bisa ditambah kacang panjang atau buncis dan tempe daun. Rasanya sedikit mirip dengan sayur asem, namun yang khas dari rasa uyah asem berasal dari bumbu-bumbu seperti godong (daun) wadung (wajib) (rasanya kecut, lihat gambar di atas), blimbing wuluh, trasi, ranti (seperti tomat, namun rasanya kecut, lihat gambar di bawah). Mei 2016
Sego tempong isinya sego (nasi) kukusan yang cara memasaknya berbeda dengan nasi biasa, ikan asin, teri, bayem, timun, kubis, kol, dan beragam lauk yang bisa kita pilih sesuai selera kita, dan yang super wajib adalah sambelnya yang sangat pedas. Sego Tempong ini dimasak di pawon (dapur tradisional) Mei 2016
Nasi bakar pedho (ikan peda), terdiri dari nasi yang dibakar dan dengan lauk ikan pedho (ikan peda) Mei 2016 RM/Toko yang Menyediakan : KOMBONGE BEBEK KOBONG Diner Address: Jl. Ikan Tengiri No.7B, Sobo, Kec. Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68418 Phone: 0812-1715-5565
Oling ini merupakan sidot atau ikan belut loh! Oling ini bisa juga disebut Unagi . Dan, ini merupakan salah satu makanan khas Banyuwangi, konon belut ini susah ditemukan di tempat-tempat lain selain Banyuwangi! Oling ini diambil dari sungai langsung, karena rasanya lebih enak jika dibandingkan dengan oling yang dibudidayakan, panjangnya maksimal 130 cm, dan beratnya maksimal 8 kg. Oling ini disajikan dengan kuah santan. Mei 2016