Meski hampir setiap daerah memiliki dodol, namun rasa dan ciri khasnya hampir berbeda. Seperti halnya Dodol Kolek kha Betawi, panganan berwarna hitam kecoklat-coklatan dan putih keabu-abuan ini terasa lembut di mulut dengan proses masaknya tidak terlalu matang. Untuk memasak kuliner khas nusantara yang satu ini butuh kesabaran dan ketekunan. Dalam mengaduk adonan didalam wajan bahkan memakan waktu hingga delapan jam. Bahan-bahannya yang dibutuhkan yakni, santen kelapa, ketan hitam untuk dodol hitam kecoklat-coklatan, sedangkan ketan putih untuk bahan dodol putih keabu-abuan. Lalu, tepung, gula merah untuk warnanya agar berwarna agak merah, sedangkan pemanisnya adalah gula putih. Proses pembuatan Dodol Kolek dimulai dari memasukkan santan ke wajan hingga berminyak agak tidak lengket. Lalu tuangkan tepung ke wajan, setelah itu aduk hingga delapan jam. Dodol Kolek mampu bertahan lebih kurang dalam waktu seminggu RM/Toko yang Menyediakan : ...
Batik Betawi memiliki makna dan filosofi yang unik, misalnya Loreng Ondel-ondel, motif ini dibuat mengangkat figur Ondel-ondel sebagai boneka yang dapat menolak bala. Motif ini dibuat untuk mendapatkan kehidupan yang tenteram dan jauh dari bala bencana. Motif ini mengandung harapan agar pemakainya mendapat kehidupan yang lebih baik serta jauh dari bala. Biasanya jenis batik Betawi bermotif ini digunakan pada acara besar adat Betawi. Sumber : https://gpswisataindonesia.wordpress.com/2013/11/05/batik-jakarta-betawi/
Motif Nusa Kelapa memiliki ide desain dari Peta Ceila yang dibuat pada 1482-1521 saat pemerintahan Prabu Siliwangi. Dari peta itu diketahui Jakarta dulu bernama Nusa Kelapa, hingga menjadi Sunda Kelapa, Jayakarta, Batavia, dan Jakarta. Nama Nusa Kelapa ini diberikan oleh leluhur masyarakat Betawi yang kini dijadikan salah satu motif Batik Betawi. Selain itu, bagi orang Betawi, daun kelapa merupakan simbol upacara adat Betawi. Sumber : https://gpswisataindonesia.wordpress.com/2013/11/05/batik-jakarta-betawi/
Masyarakat peranakan Tionghoa telah menjadi bagian tak terpisahkan dari bangsa Indonesia. Kesenian tradisional Tionghoa pun ikut memberi warna dalam budaya nusantara. Persenyawaan unsur budaya asal daratan Cina dengan karakter budaya lokal menghadirkan keunikan tersendiri dalam tradisi yang berkembang dalam masyarakat peranakan Tionghoa di Indonesia. Keunikan ini begitu kental terasa dalam seni pertunjukan tradisional wayang potehi. Wayang potehi merupakan seni pertunjukan boneka tradisional asal Cina Selatan. “Potehi” berasal dari akar kata “pou” (kain), “te” (kantong), dan “hi” (wayang). Secara harfiah, bermakna wayang yang berbentuk kantong dari kain. Wayang ini dimainkan menggunakan kelima jari. Tiga jari tengah mengendalikan kepala, sementara ibu jari dan kelingking mengendalikan tangan sang wayang. Diduga, akar dari kesenian wayang potehi telah berkembang selama kurang lebih 3.000 tahun. Bukti-bukti sejarah yang lebi...
Secara general jenis kesenian di Jakarta biasanya digunakan untuk memeriahkan pesta adat, pernikahan dan apapun orkesnya biasanya terdapat alat musik modern yang membantu mengisi untuk tambahan melodinya. Jika anda perhatikan seksama, antara orkes satu dan orkes lainnya sangatlah berbeda. Orkes gambus berorientasi padang pasir, Orkes dangdut berorientasi India, sedangkatn Orkes Melayu berorientasi Melayu, jadi tergantung penggunaan dan kebutuhannya kesenian di DKI Jakarta tetap ada untuk mengisi tempat yang kosong tersebut. Ningnong adalah alat musik tradisional Gesek yang dulunya dipergunakan oleh penduduk Betawi Cina di DKI Jakarta. Jika dilihat dari ukurannya, alat musik tradisional gesek di Jakarta menjadi 3 macam yakni Tehyan, Kongahyan dan Ningnong inilah salah satunya. Jenis alat musik ini dulunya berkembang cukup pesat dan lumayan banyak digunakan di daerah Jakarta tempo dulu. Selain dengan adalnya sambrah, tanjidor, reba...
Senjata tradisional masyarakat Betawi yang bentuknya hampir mirip badik. Merupakan pisau sang Hulun atau rakyat biasa. Pisau ini disebut juga badi-badi. Di samping itu pisau raut merupakan salah satu ciri khas pada Pengantin Dandanan Rias Bakal Pria Adat Betawi. Senjata ini disematkan pada bagian tengah baju dan ditahan dengan ikat pinggang. Letaknya cenderung ke sebelah kanan dengan dihiasi bunga melati yang dironce indah. Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2015/03/senjata-tradisional-betawi-jakarta/
Dilihat dari bentuknya, rumah tradisional Betawi memperlihatkan pengaruh arsitektur luar, seperti Eropa, Cina, dan Arab. Hal ini terlihat dari bentuk pintu, jendela, lubang angin, dan ornamen-ornamen lain. Kendati demikian, bentuk arsitektur lokal juga tidak ditinggalkan, salah satunya adalah bentuk rumah panggung. Kalaupun bukan rumah panggung, lantai rumah dibuat lebih tinggi dari tanah. Seperti layaknya daerah lain di Indonesia, suku Betawi juga memiliki rumah adat yang sangat unik. Ada dua jenis rumah adat Betawi. Yang pertama adalah Rumah Bapang atau sering disebut Rumah Kebaya. Ciri khas rumah ini adalah teras rumahnya yang luas, disanalah ruang tamu dan bale atau kursi tempat santai pemilik rumah berada, dengan gaya bangunan semi terbuka hanya di batasi pagar setinggi 80 cm. Lisplank rumah kebaya diukir dengan ornamen segitiga berjajar (gigi balang). Di bagian tengah sebagai ruang tinggal tertutup dinding, di luarnya merupakan teras terbuka dikelilingi pagar karawang rend...
Rumah adat betawi ini bernama Rumah Gudang, berbentuk persegi panjang yang memanjang dari depan ke belakang. Atap rumahnya tampak seperti pelana kuda atau perisai, dan di bagian muka rumah terdapat atap kecil yang berfungsi sebagai penahan tempias hujan atau cahaya matahari. Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2014/01/rumah-adat-jakarta/
Sesuai dengan namanya, senjata ini biasanya dibawa begitu saja dan atau diselipkan pada celana atau sarung. Senjata ini digunakan untuk mempertahankan diri. Namun sekarang, badik cangkingan sering digunakan hanya sebagai pelengkap busana, khususnya busana laki-laki pada upacara adat perkawinan.