Batik Gurisa merupakan sebuah nama yang di ambil dari nama pupuh sunda atau nyanyian sunda yang berarti orang yang sedang berkhayal, berimajinasi, berkeinginan kuat dalam menggapai sesuatu. Maka dari itu, Batik ini diperuntukan Pelajar Sekolah Dasar/Sederajat yang masih muda dan daya imajinasi nya kuat.
Batik Kinanti merupakan sebuah nama yang di ambil dari nama pupuh sunda atau nyanyian sunda yang berarti seseorang yang memiliki rasa sayang yang sangat kuat terhadap sesama manusia (solidaritas) dan makhluk hidup lainnya. Batik Kinanti ini diperuntukan Pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama/Sederajat yang dalam hal sifat dan sikap masih tahap pengembangan rasa solidaritas sejak dini.
Batik Pangkur merupakan sebuah nama yang di ambil dari nama pupuh sunda atau nyanyian sunda yang berarti seseorang yang memiliki rasa tanggung jawab atas apa yang dia lakukan sendiri. Batik Pangkur ini diperuntukan Pelajar Sekolah Menengah Atas/Sederajat yang sudah dewasa dalam menentukan sikap dan bertanggung jawab atas apa yang dilakukannya.
Kata Domyak merupakan singkatan dari Bo do r yang diiringi M usik dan ngarampa yak (tari). Seni Domyak Atau sebutan lain dari Buncis ini merupakan salah satu bentuk kesenian yang berkembang di beberapa daerah Purwakarta, diantaranya di Desa Pasir angin Kecamatan Darangdan Kabupaten Purwakarta. Awal munculnya seni Domyak ini merupakan sebuah acara ritual permohonan turun hujan.. Pada masa ini masyarakat setempat memiliki suatu kepercayaan untuk memohon turun hujan melalui acara tarian. Acara ini dimulai dengan arak-arakan menuju sumber mata air. Agar suasana arak-arakan tersebut labih berkesan, mereka mengiringinya dengan tetabuhan alat-alat musik yang ada diantaranya angklung, dogdog, bedug, ketuk, kecrek, dan lain-lain. Pada perkembangan selanjutnya kariaan arak-arakan tersebut tidak dilakukan saa...
Kobong adalah nama lain dari istilah pesantren. Seni Ulin Kobongan adalah suatu bentuk kesenian yang lahir dan berkembang di lingkungan Pondok Pesantren ( kobong ) yang ada di Wilayah Purwakarta pada umumnya. Seni Ulin Kobongan adalah hasil kreasi anak-anak santri, yang merupakan pengembangan dari Ulin Maenpo (Pencak Silat), terutama pada gerak dasar tariannya. Sebagai daerah berpenduduk mayoritas Islam, hampir di seluruh pelosok Kabupaten Purwakarta terdapat pesantren. Selian itu salah satu warisan seni budaya diantaranya seni Ibing Pencak Silat masih berkembang sampai saat ini. Desa Sawah Kulon Kecamatan Pasawahan Kabupaten Purwakarta sebagai salah satu desa yang cukup potensial dalam pengembangan seni budaya, mencoba membuat kemasan yang bersifat konservasi melalui kolaborasi seni ibing pencaksilat dengan seni bernuansa Islami. Seni Ulin Kobongan serupa dengan Seni Tereb...
Kesenian badawang merupakan sesuatu yang berhubungan dengan kepercayaan Agama asli Indonesia yang didalamnya terdapat lambing seni , bentuk seni , isi seni,pengalaman seni mereka yang pada dasarnya terkandung makna bersifat mistis itu dapat dilihat dari bentuk dan gambaran dari badawang yang merupakan gambaran tradisis totemistik masyarakat agama asli Indonesia walaupun dalam perkembangannya mengalami perubahan dalam bentuk yang lebih lucu / kocak. Ditatar Sunda keberadaan Badawang / memeniran karena dilihat dari bentuk yang besar dan tinggi dilambangkan dengan manusia yang tubuhnya besar dan tinggi ( identik dengan orang Barat yang dalam hal ini orang Belanda ) diambil dari kata meneer ( tuan dalam bahasa Belanda) . hampir sama dengan ondel ondel yang di Jakarta di Kabupaten Bandung masih ditampilakan pada perayaan khitanan, perayaan hari besar seperti 1...
Angklung Buncis merupakan Jenis Kesenian tradisional untuk Upacara Turun Mandi dan Gusaran. Upacara Turun Mandi dan Gusaran biasanya dilaksanakan secara bersamaan artinya apabila ada Upacara Turun Mandi yaitu sebelum anak laki-lakinya di khitan maka adiknya/kakaknya yang perempuan melaksanakan Gusaran Turun Mandi ialah upacara memandikan anak yang akan di khitan/disunat dan sebelumnya diarak mulai dari rumah sampai ke tempat pemandian. Dulu sebelum ada kendaraan bermotor/mobil anak yang mau di khitan dan para pengiringnya naik Delman. Di depan Delman/mobil didahului dengan kesenian Angklung Buncis untuk menghibur anak yang akan di khitan . Kesenian ini terdiri dari iringan lagu dengan Angklung dan tabuhan lain seperti Kendang dan Dogdog. Diiringi oleh Penari dan Badut yang memakai topeng berbentuk binatang dan Kuda Lumping. Setelah sampai di tempat pemandian biasanya di Sumur Siuh anak yang akan di khitan akan dimandikan oleh Paraji . Anak yang akan di...
Seni Aseuk hatong merupakan gambaran dari aktifitas masyarakat lembur yang sedang ngahuma atau menanam biji benih yang menjadi tanaman tumpangsari dikebun penduduk, dengan menggunakan tongkat kayu dahan pohon untuk membuat lubang di sebidang ladang yang telah dicangkul yang untuk diisi biji/bibit tanaman. Untuk mengenang aktifitas urang lembur jaman dahulu sekaligus dalam upaya pelestarian seni budaya sunda, aseuk hatong sering ditampilkan pada acara-acara yang berkaitan dengan kegiatan seni budaya, saat ini beberapa kelompok seni yang ada di kabupaten Tasikmalaya masih memelihara seni tersebut antara lain Sanggar seni Motekar Cipatujah, Dangiang Sunda Pakidulan, Sanggar Awi Hideung Cineam dll.
Menumbuk padi bagi sebagian besar masyarakat sunda merupakan pekerjaan sehari-hari bagi ibu-ibu untuk memproses padi sehingga menjadi beras. Pada awalnya kegiatan menumbuk padi tersebut menjadi suatu kebutuhan, kegiatan menumbuk padi tersebut biasanya dilaksanakan di saung lisung yang ditempatkan diatas kolam, kegiatan menumbuk padi pada umumnya dilakukan oleh 5-6 orang, dan untuk menghilangkan rasa jenuh maka ayunan alu tersebut dibuat berirama, sehingga selama menunbuk tidak terasa, selesai menumbuk gabah tersebut di tapi yang huutnya/gabahnya menjadi pakan ikan, saat ini disebut seni seni tutunggulan, tutunggulan berasal dari kata” nutu/numbuk” adapun perkakas yang dipakai, antara lain jubleg, alu dan nyiru.