7.615 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Gandalia
Alat Musik Alat Musik
Jawa Tengah

Gandalia merupakan kesenian tradisional yang berasal dari masyarakat agraris di desa Tambaknegara, Kecamatan Rawalo. Pada mulanya seni musik ini dilakukan oleh Ki Bangsa Setra yang merupakan penduduk di dusun tersebut pada kisaran tahun 1925. Gandalia berasal dari kata Gandal/Gandol dan Lia yang bermakna Men Ora Digondong Neng Lia atau agar tidak dibawa orang lain hasil pertaniannya tersebut. Alat musik Gandalia sendiri memiliki bentuk yang mirip dengan angklung, akan tetapi Gandalia berisi empat nada, Ro, Lu, Ma, Nem dengan nada gamelan Slendro. Pada sekarang ini dalam penyajiannya Gandalia seringkali dikombinasikan dengan alat musik lainnya seperti Calung. Bagi para seniman Gandalia memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi sehingga tak banyak orang yang bisa menguasai permainan alat musik tersebut. sumber: http://dinporabudpar.banyumaskab.go.id/read/29561/gandalia#.X0ZDAsgzbIU

avatar
Widra
Gambar Entri
Getuk Goreng Sokaraja
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Keunikan/kekhasan Gethuk Goreng Sokaraja memang berbeda dengan gethuk-gethuk yang ada diluar Banyumas yang umumnya hanya diberi pewarna agar lebih menarik dan dibagian atasnya diberi ampas kelapa dengan aroma vanili. Ciri khas Gethuk Sokaraja yaitu : Gethuk Goreng. Gethuk Goreng yang bercita rasa manis ini mempunyai aneka rasa atau aroma seperti : rasa gula merah, cokelat, durian dan lain-lain. Gethuk Goreng ini dikemas apik dalam besek sehingga sangat cocok untuk oleh-oleh karena dapat disimpan atau bertahan hingga sepuluh hari. Wisatawan dapat dengan mudah memperolehya desepanjang jalan raya Sokaraja. Disana, selain dapat berbelanja, pengunjung juga dapat melihat proses pembuatannya sumber: http://dinporabudpar.banyumaskab.go.id/read/18942/getuk-goreng-sokaraja#.X0ZEyMgzbIU

avatar
Widra
Gambar Entri
Nopia
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Nopia merupakan salah satu makanan khas Banyumas yang bahan bakunya terbuat dari tepung terigu dan gula kelapa/gula jawa. Proses pembuatannya, adonan tepung terigu dibentuk bulat lonjong seperti telur dan diisi gula jawa. Kemudian dipanggang didalam tungku hingga mengembang dan kering. Nopia ini mempunyai aneka rasa atau aroma seperti : rasa cokelat, durian, cocopandan, nanas dan aneka rasa lainnya. Banyak diproduksi sebagai home industry di kota Purwokerto. Sehingga wisatawan dapat memperolehnya dengan mudah dipusat oleh-oleh atau di supermarket. Nopia ini sangat cocok sebagai oleh-oleh karena dapat disimpan dalam waktu yang relative lama. http://dinporabudpar.banyumaskab.go.id/read/18980/nopia#.X0ZEvMgzbIU

avatar
Widra
Gambar Entri
Soto sokaraja
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Memang jauh berbeda dengan soto-soto yang biasa anda temukan diluar Banyumas. Penyajian soto khas Sokaraja tanpa menggunakan nasi dan soun, tetapi terdiri dari ketupat sebagai pengganti nasi dan dicampur dengan irisan daging ayam atau sapi, tauge, daun bawang, dan kerupuk warna warni serta dilengkapi dengan sambal kacang/bumbu pecel dan kecap. Wisatawan dapat menikmatinya diwarung-warung soto disepanjang jalan raya Sokaraja atau kawasan centra Gethuk Goreng. http://dinporabudpar.banyumaskab.go.id/read/18988/soto-sokaraja#.X0ZEtsgzbIU

avatar
Widra
Gambar Entri
Jenang Jaket dan Wajik Klethik
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Kata “Jaket” merupakan kependekan dari Jenang Asli Ketan. Memang bagi masyarakat Banyumas khususnya Purwokerto kata jenang jaket ini sudah tidak asing lagi. Dan jenang jaket ini merupakan salah satu dari sekian banyak jajanan khas Banyumas. Keunikan jenang jaket ini sangat kenyal namun tidak mudah lengket/bahkan kalis ditangan karena dicampur dengan wijen. Pengunjung selain dapat berbelanja jenang dan wajik juga diperkenankan masuk ke dapur untuk melihat proses pembuatannya. Pabrik jenang ini beralamat Jl. PKK Mersi - Purwokerto http://dinporabudpar.banyumaskab.go.id/read/19053/jenang-jaket-dan-wajik-klethik#.X0ZErcgzbIU

avatar
Widra
Gambar Entri
Situs Watu Guling
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Situs Watu Guling terdapat di Desa Datar, Kec. Sumbang di sebelah selatan pemakaman umum Desa Datar. Dinamakan situs Watu Guling, menurut cerita masyarakat setempat karena batu tersebut berasal dari pegununggan daerah selatan yang ditendang oleh Bima dan jatuh berguling guling dan berhenti di daerah yang datar yang kemudian dinamakan Desa Datar. Sebenarnya situs tersebut merupakan tempat pemujaan arwah nenek moyang pada zaman prasejarah yang pada awalnya merupakan punden berundak yang berorientasi ke arah utara selatan mengarah kepada gunung Slamet, dan diyakini sebagai tempat bersemayamnya para arwah nenek moyang. Akan tetapi karena pengaruh alam dan ketidaktahuan masyarakat setempat, teras pertama dan kedua sudah tidak ada dan langsung menuju teras ketiga. Peninggalan yang terdapat pada situs tersebut antara lain: Batu Menhir 2 buah dengan ukuran masing masing tinggi 137 cm dan garis tengah 42 cm. Batu Lumpang (pecah dan hilang 1/5 bagian) 1 buah dengan ukuran tinggi 25 cm...

avatar
Widra
Gambar Entri
Situs Watu Gathel
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Situs watu gathel terletak di Desa Karangmangu Kec. Baturraden di sebelah timur jalan raya Baturraden di tengah-tengah areal pemukiman penduduk. Dinamakan watu gathel karena menurut kepercayaan masyarakat setempat bentuknya menyerupai alat kelamin laki-laki. Orang yang datang ke tempat tersebut selain ingin menyaksikan keunikan peninggalan prasejarah tersebut, juga meyakini dapat memperoleh penglaris dalam dunia perdagangan. Sebenarnya situs tersebut merupakan peninggalan prasejarah masa megalitikum sebagai tempat pemujaan arwah nenek moyang yang berjenis kelamin laki-laki dan berorientasi ke arah barat dan timur karena diyakini tempat bersemayamnya arwah nenek moyang tersebut berada di sebelah barat gunung Slamet. Disebelah timur situs tersebut terdapat aliran sungai Belot yang pada zaman prasejarah sudah digunakan sebagai tempat bersuci sebelum menuju tempat pemujaan arwah nenek moyang ( situs watu gathel ). Bahan dasar situs tersebut terbuat dari batu andesit yang bentuknya men...

avatar
Widra
Gambar Entri
Situs Candi Sapto Argo
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Situs candi Sapto Argo terletak di Desa Karangmangu, Kec. Baturraden di dalam areal lokawisata Baturraden tepatnya di sebelah utara kantor lokawisata Baturraden. Situs tersebut merupakan punden berundak dengan tiga teras yang merupakan tempat pemujaan arwah nenek moyang pada zaman prasejarah, berorientasi ke arah utara dan selatan ke arah gunung Slamet yang diyakini sebagai tempat bersemayamnya para arwah nenek moyang. Di sebelah timur situs tersebut terdapat aliran sungai Belot yang pada zaman prasejarah digunakan sebagai tempat bersuci sebelum menuju tempat pemujaan arwah nenek moyang. Peninggalan yang terdapat di dalam lokasi situs tersebut berupa menhir sebanyak 2 buah, dengan bahan dasar batu andesit yang berukuran masing-masing tinggi 75 cm, garis tengah 20 cm berada pada pintu masuk teras ketiga di samping itu juga terdapat beberapa makam/ kubur batu. Sebenarnya makam tersebut adalah kuburan batu yang merupakan bangunan megalitik yang paling tua yang berfungsi sebagai kuburan,...

avatar
Widra
Gambar Entri
Situs Candi Batur
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Situs Candi Batur terletak di Dusun Dakom, Desa Gandatapa, Kec. Sumbang di tengah areal kebun milik masyarakat di sebelah timur jalan raya Sumbang Baturaden. Dinamakan Candi Batur karena menurut masyakat setempat situs tersebut merupakan sisa sisa bangunan candi. Sebenarnya situs tersebut merupakan sisa sisa peninggalan prasejarah yang berupa dolmen, yaitu meja batu berkaki menhir yang biasanya pada zaman prasejarah digunakan sebagai tepat sesaji dan pemujaan nenek moyang. Peninggalan yang terdapat di lokasi situs tersebut berupa sisa sisa batu berbentuk meja batu, akan tetapi semenjak lokasi situs tersebut digunakan sebagai areal kebun, situs tersebut digunakan sebagai areal kebun, situs tersebut dirusak karena ketidaktahuan masyarakat akan keberadaan dan manfaat peninggalan prasejarah. http://dinporabudpar.banyumaskab.go.id/read/19061/situs-candi-batur#.X0c7DsgzbIU

avatar
Widra