Deskripsi : Terdiri dari kain dan selendang dengan bahan sutera warna merah hati dan benang emas. Motif nampan perak dan bunga mawar. MOtif tumpal pucuk rebung. Biasa dipakai wanita dewasa di acara resmi.
Deskripsi : Songket jenis ini dikhususkan untuk wanita keturunan Arab. Digunakan pada upacara pernikahan dan upacara kebesaran lainnya. Bahan sutera bertabur mas jantung.
Deskripsi : Selendang jenis ini sebagai pelengkap busana Aesan Gede dan pelengkap busana pengantin wanita pada acara nyumputi pengenten.
Deskripsi : Songket ini dikhususkan bagi wanita keturunan Tionghoa. Digunakan dalam acara pernikahan atau acara kebesaran lainnya.
Bahan benang sutera dan benang mas. Ragam hias bunga lotus, meander dan pucuk rebung. Digunakan oleh pengantin wanita sewaktu upacara adat.
Bahan benang katun, benang mas, moci, kaca dan serat nenas. Ragam hias pucuk rabung, pilin, tempelan moci, sulur, batang, binatang, taburan kaca, dan kelopak daun bunga. Digunakan oleh wanita pada saat acara Lampung Pepaduh.
Bahan katun, digunakan sebagai selendang pelengkap busana wanita, juga biasa dijadikan kain gendongan pada saat nyambungan. Dibuat pada masa evakuasi menjelang kemerdekaan RI, tahun 1942. Ragam hias kotak-kotak, lambang keselamatan.
Bahan benang katun, ragam hias menyerupai kotak dan bulatan kecil seperti mata. Dibuat dengan teknik songket. Digunakan oleh wanita Baduy luar, pada acara perkawinan atau bepergian.
Bahan mori prisma dengan teknik tulis dan ragam hias buketan (rangkaian bunga). Cara kain seperti ini awalnya digunakan wanita Cina peranakan, dipadukan dengan kebaya encim.