Tari Wayang Tari wayang mulai dikenal masyarakat pada masa kesultanan Cirebon pada abad ke-16 oleh Syekh Syarif Hidayatullah, yang kemudian disebarkan oleh seniman keliling yang datang ke daerah Sumedang, Garut, Bogor, Bandung dan Tasikmalaya. Berdasarkan segi penyajiannya tari wayang dikelompokkan menjadi 3 bagian antara lain, yaitu: tari Tunggal, Tari Berpasangan dan Tari Massal. Tari wayang memiliki tingkatan atau jenis karakter yang berbeda misalnya karakter tari pria dan wanita. Karakter tari wanita terdiri dari Putri Lungguh untuk tokoh Subadra dan Arimbi serta ladak untuk tokoh Srikandi. https://www.silontong.com/2018/08/31/tarian-tradisional-daerah-jawa-barat/
Inilah salah satu motif batik yang terinspirasi dari kultur Cina. Awan Mega Mendung merupakan motif batik khas Cirebon yang sangat populer di tanah air. Tidak hanya itu, motif batik Cirebon sebenarnya dibagi menjadi 2 jenis yang berbeda. Jenis motif pertama adalah motif keraton. Sesuai namanya, motif ini dibuat berdasarkan ornamen dari keraton. Warna yang digunakan adalah sogan dan babar mas. Kombinasi warna dan corak dari ornamen keraton tersebut memberikan kesan mewah dari motif batik. Di sisi lain, jenis kedua adalah motif pesisiran. Motif yang diangkat umumnya terinspirasi oleh paduan tumbuhan dan hewan. Motif ini kerap menggunakan warna-warna yang cerah. Sumber : https://fnrbatik.com/motif-batik/
Kekayaan alam Cimahi menjadi pilihan ide bagi masyarakat lokal dalam menelurkan karya batiknya. Inilah sebab mengapa batik Cimahi terkenal dengan motif lereng kujang, pusdik, curug cimahi, anyaman bambu, serta daun singkong. Sumber : https://fnrbatik.com/motif-batik/
Kesederhanaan adalah ciri utama dari batik khas Ciamis. Motif yang dikenal dengan Ciamisan, terbilang simpel dan didominasi oleh gambar alam. Khususnya, motif lereng yang sangat sering ditemukan menjadi corak pada batik Ciamis. Sumber : https://fnrbatik.com/motif-batik/
Batik ini identik dengan 4 kategori motif yakni; hayam pelung, maenpo, beasan, dan mamaos. Secara garis besar batik Cianjur mengambil inspirasi motif dari tumbuhan lokal. Penggunaan warna yang netral bertujuan untuk mengangkat unsur alami ke dalam batik. Itulah sebab mengapa motif batuk terlihat sewarna padi, daun, hingga tanah. Sumber : https://fnrbatik.com/motif-batik/
Batik ini dikenal dengan motif yang simpel dan cocok bagi semua kalangan masyarakat. Salah satu batik khas dari kota ini adalah batik priangan. Terkenal dengna warna cerah, batik priangan menunjukkan detail motif yang jelas. Bukan cuma berupa batik tulis, tetapi batik cap dari Tasik juga kerap menarik minat orang. Sumber : https://fnrbatik.com/motif-batik/
Tari Kursus Tari Kursus merupakan perkembangan dari tari Tayub yang tumbuh dan berkembang pada masa keemasan kaum bangsawan tempo dulu. Tari kursus berdiri pada 1927 yang dikenal dengan nama perkumpulan Wirahmasari pimpinan R. Sambas Wirakusumah dari Ranca Ekek Bandung. Tari Kursus merupakan salah satu tarian yang diajarkan secara sistematis dan mempunyai patokan atau aturan tertentu dalam cara membawakannya. https://www.silontong.com/2018/08/31/tarian-tradisional-daerah-jawa-barat/
Tari Merak Tari Merak merupakan tarian tradisional yang berasal dari daerah Pasundan Jawa Barat. Tari ini menggambarkan ekspresi kehidupan burung merak. Tata cara dan geraknya diambil dari kehidupan merak yang diangkat ke pentas oleh Seniman Sunda Raden Tjetje Somantri. Tahun 1950 an seorang kareografer bernama Raden Tjetjep Somantri menciptakan gerakan Tari Merak. Beliau mengimplentasikan kehidupan burung Merak dalam gerakan tari tersebut. Utamanya tingkah merak jantan yang mengembangkan bulu ekornya ketika ingin memikat merak betina. Gerakan merak jantan tersebut tergambar jelas dalam Tari Merak. Seiring perkembangan zaman dan bergulirnya sang waktu, Tari Merak Jawa Barat ini telah mengalami perubahan dari gerakan asli yang diciptakan oleh Raden Tjetjep Somantri. Adalah Dra. Irawati Durban Arjon yang berjasa menambahkan beberapa koreografi ke dalam Tari Merak versi asli. Sejarah Tari Merak tidak hanya sampai disitu karena pada tahun 1985 gerakan Tari Merak kembali dire...
Tari Topeng Dinaan Tari Topeng Dinaan ini menyebar di Kabupaten Cirebon, Indramayu dan Majalengka, Jawa Barat. Pertunjukannya sehari suntuk (sedina/sadinten). Dipertunjukkan setelah pementasan Wayang Kulit pada upacara Babarit. Tarian Topeng Dinaan juga di pertunjukkan pada acara selamatan, khitanan, pernikahan bahkan pada pesta kenegaraaan atau hari-hari penting lainnya. https://www.silontong.com/2018/08/31/tarian-tradisional-daerah-jawa-barat/