Adat Nusantara
529 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Rumah Adat Mandailing
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sumatera Utara

Rumah Adat Mandailing   Suku Mandailing berada di wilayah Provinsi Sumatera Utara (Sumut), berbatasan dengan Provinsi Riau. Daerah Mandailing dikenal mempunyai destinasi wisata alam yang memukau. Budaya kearifan lokal yang begitu erat dipegang oleh penduduk setempat. Bagi Anda yang ingin melihat Rumah Adat Mandailing, Anda dapat melihatnya di kabupaten Mandailing Natal (Madina). Kabupaten ini bagian dari wilayah Kabupaten Padang Lawas dan Kabupaten Tapanuli Selatan. Rumah adat ini biasanya disebut juga Bagas Godang. Yang mempunyai arti Bagas dalam bahasa Mandailing berarti rumah sedangkan godang berarti banyak.   https://www.silontong.com/2018/03/06/rumah-adat-suku-sumatera-utara/

avatar
Roro
Gambar Entri
Rumah Adat Melayu Deli di Sumatera Utara
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sumatera Utara

Rumah Adat Melayu   Di Sumatera Utara, adat Melayu bisa anda temui di Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Langkat, Kabupaten Batu Bara, Kabupaten Labuhan dan Kabupaten Serdang Begadai (Sergei) dan Tebing Tinggi.     Suku Melayu ini mempunyai andil yang sangat penting dalam Medan sebagai Kota terbesar ketiga di Indonesia. Rumah Adat Melayu Deli identik dengan warna kuning dan hijau, serta dinding dan lantainya terbuat dari papan. Sedangkan atapnya menggunakan ijuk.   https://www.silontong.com/2018/03/06/rumah-adat-suku-sumatera-utara/

avatar
Roro
Gambar Entri
Rumah Adat Nias Omo Hada
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sumatera Utara

Rumah Adat Nias   Rumah adat Nias dinamai Omo Hada, bentuk rumah adat ini adalah panggung tradisional orang Nias. Selain itu, juga terdapat rumah adat Nias dengan desain yang berbeda, yaitu Omo Sebua. Omo Sebua ini merupakan rumah tempat kediaman para kepala negeri (Tuhenori), kepala desa (Salawa), atau kaum bangsawan. Rumah adat ini dibangun diatas tiang-tiang kayu nibung yang tinggi dan besar, serta beralaskan Rumbia. Bentuk denahnya ada yang bulat telu, ini di daerah Nias Utara, Timur, dan Barat. Sedangkan ada pula yang persegi panjang yaitu didaerah Nias Tengah dan Selatan.   Bangunan rumah adat ini tidak berpondasi yang tertanam ke dalam tanah. Dan sambungan antara kerangkanya tidak memakai paku, sehingga tahan goyangan gempa.   https://www.silontong.com/2018/03/06/rumah-adat-suku-sumatera-utara/

avatar
Roro
Gambar Entri
Rumah Adat Angkola Bagas Godang
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sumatera Utara

Rumah Adat Angkola   Angkola merupakan etnis yang berdiri sendiri, meskipun banyak orang yang menyamakan dengan mandailing. Rumah adat ini juga dinamai Bagas Godang seperti rumah adat Mandailing. Tetapi, terdapat beberapa perbedaan diantara keduanya. Rumah adat Angkola yang ada di Sumut, atapnya menggunakan bahan dari ijuk dan dinding serta lantainya dari papan. Keistimewaan rumah adat ini terletak pada warna dominan yaitu, hitam.   https://www.silontong.com/2018/03/06/rumah-adat-suku-sumatera-utara/

avatar
Roro
Gambar Entri
Rumah Adat Simalungun
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sumatera Utara

Rumah Adat Simalungun   Simalungan adalah etnis yang berada di Kabupaten Simalungun dan Kota Pematang Siantar, rumah adat ini dinamai Rumah Bolon. Rumah adat ini mempunyai perbedaan dengan lainnya, bentuk atapnya yang unik didesign berbentuk limas.   https://www.silontong.com/2018/03/06/rumah-adat-suku-sumatera-utara/

avatar
Roro
Gambar Entri
Rumah Balai Batak Toba
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sumatera Utara

Rumah Balai Batak Toba   Rumah Balai Batak Toba merupakan rumah adat dari daerah Sumatera Utara (Sumut). Sudah disingguh diatasm rumah ini terbagi atas dua bagian yaitu jabu parsakitan dan jabu bolon. Berdasarkan fungsi, Jabu parsakitan adalah tempat penyimpanan barang. Tempat ini juga terkadang dipakai sebagai tempat untuk pembicaraan terkait dengan hal-hal adat. Sedangkan Jabu bolon adalah rumah keluarga besar. Rumah ini tidak memiliki sekat atau kamar sehingga keluarga tinggal dan tidur bersama. Rumah Balai Batak Toba juga dikenal sebagai Rumah Bolon. Berdasarkan sejarahnya, rumah bolon didirikan oleh Raja Tuan Rahalim. Beliau dikenal perkasa dan memiliki 24 istri. Namun, yang tinggal di istana hanya puang bolon (permaisuri) dan 11 orang nasi puang (selir) serta anaknya sebanyak 46 orang. Sisanya, yang 12 orang lagi tinggal dikampung-kampung yang berada satu wilayah kerajaannya.   https://www.silontong.com/2018/03/06/rumah-adat-suku-sumatera-...

avatar
Roro
Gambar Entri
Senjata Tradisional yang digunakan oleh Bangsawan dari Sumatera Utara
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Sumatera Utara

Karih adalah sebutan Minang untuk senjata keris namun dengan ciri khas tersendiri. Senjata Sumatera Utara ini memiliki jumlah lekukan atau luk sedikit, sudut luk yang lebar dan hulu dilengkapi dengan ukiran melengkung ke bawah. Dulunya, senjata ini digunakan para bangsawan dan juga penghulu kerajaan. Namun untuk sekarang, karih hanya dijadikan pelengkap pada pakaian adat pengantin pria minang. Sumber :  https://budayalokal.id/senjata-tradisional/

avatar
Roro
Gambar Entri
Göndra Alat Musik Adat NIAS
Alat Musik Alat Musik
Sumatera Utara

Göndra   Göndra atau gendang dalam bahasa Indonesia adalah salah satu alat musik tradisional khas suku nias, tidak jauh berbeda dengan gendang pada umumnya. Alat musik Göndra terbuat dari kulit sapi atau kerbau, suaranya juga sama.   https://www.silontong.com/2018/02/07/alat-musik-tradisional-nias/

avatar
Roro
Gambar Entri
mengetahui asal usul dari suku Batak Karo
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

ASAL USUL SUKU BATAK KARO - Karo merupakan Suku Bangsa asli yang bermukim di Pesisir Timur (Ooskust) Sumatera atau bekas wilayah Kresidenan Sumatera Timur, Dataran Tinggi Karo, Sumatera Utara, Indonesia. Suku ini salah satu suku terbesar di Sumatera Utara. Dan dijadikan salah satu nama kabupaten di wilayah yang mereka diami (dataran tinggi Karo) yang bernama Kabupaten Karo. Suku ini berbahasa Karo atau Cakap Karo. Pakaian adat suku Karo didominasi oleh warna merah serta hitam dan penuh dengan perhiasan emas.     Suku Karo bisa disebut suku Batak Karo. Dikarenakan banyaknya marga, kekerabatan, kepercayaan, dan geografis domisilinya yang dikelilingi oleh etnis-etnis Batak. Orang Karo menamakan diri kalak Karo, orang diluar Karo dan tidak mengenal Karo-lah yang memanggil mereka dengan Batak Karo.     Benar atau tidak Karo ini disebut Batak, tergantung persepsi Batak yang ditawarkan. Karena, jika konsep Batak yang ditawarkan adalah Batak...

avatar
Roro