JENANG atau dodol biasanya bahan dasar utamanya tepung terigu. Bagaimana jika makanan tersebut bahan dasarnya buah salak? Itulah jenang salak asal Madukara Banjarnegara Jawa Tengah yang sudah mampu tembus ke pasar luar negeri. Menjelang lebaran, produsen jenang salak ini kewalahan karena kebanjiran pesanan. Azizah (43) warga Madukara Banjarnegara ini mengelola usaha membuat makanan yang semuanya berbahan dasar salak, salah satunya adalah jenang salak.. Untuk proses pembuatan dan bahan bakunya buah salak, gula kelapa, garam dan tepung ketan . Sebelum dicampur dengan bahan lain, salak dikupas kulitnya dan dihaluskan. Setelah itu dicampur dan kemudian dipanaskan dalam satu wajan besar,serta diaduk terus menerus. Ciri khas jenang salak madukara ini selain empuk dan rasa manisnya yang pas, jenang ini berorama wangi manggar atau kembang kelapa. Penasaran?? Langsung saja ke Madukara Banjarnegara nikmati manisnya, legitnya, harumnya dodol salak Banjarnegara Sumber...
Dari namanya yang tidak asing, Rengginang adalah sejenis kerupuk yang terbuat dari beras ketan yang digoreng hingga renyah, bentuknya bulat dan agak gepeng. Makanan ini merupakan makanan wajib ada saat lebaran. Biasanya rengginang disuguhkan kepada tamu saat lebaran datang. Rengginang juga cocok jadikan oleh-oleh karena makanan ini tahan lama lho walaupun dibuat dengan bahan tradisional dan tidak menggunakan pengawet. Sumber : https://www.inovasee.com/kuliner-khas-purworejo-3060/
Makanan satu ini bisa dibilang unik, hal ini sudah terlihat dari warna-warnanya yang cantik. Cenil terbuat dari pati ketela pohon atau tepung kanji yang diolah sedemikian rupa, diberi warna kemudian direbus. Bentuknya ada yang bulat-bulat kecil seperti kelereng ada juga yang berbentuk kotak. Disajikan dengan ditaburi parutan kelapa dan gula pasir kemudian dibungkus dengan daun pisang. Cenil biasa dijajakan di pasar-pasar tradisional sehingga mudah ditemukan. Sumber : https://www.inovasee.com/kuliner-khas-purworejo-3060/
Makanan khas yang satu ini bentuknya bisa dibilang unik karena berbentuk lonjong dan menyerupai terompet. Clorot terbuat dari tepung beras yang dicampur dengan gula merah kemudian dibentuk menyerupai terompet dan dibungkus dengan janur kuning (daun kelapa) lalu direbus. Cara makan clorot ini terbilang unik karena kamu tak perlu repot membuka bungkusnya, hanya perlu menekan janur yang ada di unjung kemudian clorot akan keluar dengan sendirinya. Clorot sendiri saat ini sudah sulit ditemukan, namun kalau ingin berburu clorot bisa mampir di pasar Grabag. Sumber : https://www.inovasee.com/kuliner-khas-purworejo-3060/
Nasi Megono adalah nasi urap yang dicampur dengan kelapa muda serta sayur-sayuran kuluban bisa singkong, bayam, suring ataupun kangkung. Nasi megono biasa disajikan dengan mendoan yaitu tempe goreng tipis bertepung yang setengah matang. Menu ini dahulu sebagai kelengkapan sesaji saat akan Wiwit, memulai memanen padi , dengan upacara adat secara kecil. biasanya petani sebelum panen akan membuat nasi ini dan membagikannya ke tetangganya. Megono berasal dari mergo yang artinya sebab dan ono yang artinya ada. Sumber : http://awalilmu.blogspot.co.id/2017/08/12-makanan-khas-purworejo-yang-enak-tenan.html
Kupat tahu Purworejo memiliki rasa berbeda. Perbedaannya terletak pada bumbunya. Bila ditempat lain kupat tahu berbumbu kacang, lain hal nya dengan kupat tahu Purworejo. Kupat tahu Purworejo berbumbu kecap atau kuah yang terbuat dari rebusan gula jawa dan rempah-rempah. Mirip dengan bumbu sate Winong. RM/Toko yang Menyediakan: KUPAT TAHU PURWOREJO(free Wifi) Cafe Address: Mustika Jaya, Mustikajaya, Bekasi City, West Java 17158 Phone: 0815-9576-082 Sumber : http://hellosemarang.com/10-makanan-khas-purworejo-yang-wajib-dicoba/
Jajanan ini merupakan kue basah khas Pekalongan yang cocok sebagai makanan pembuka. Kue Lumpang memiliki bentuk bulat seperti mangkok dan berwarna cokelat. Yang membuat jajanan tempo dulu ini khas adalah taburan areh santan yang dicampur dengan daun bawang di atas kue, sehingga menimbulkan aroma yang lain daripada kue lainnya. Areh merupakan santan yang dimasak lama sampai mengental. Penjaja kuliner jadul ini yang cukup tersohor adalah Nyonya Djoe yang beralamatkan di Jl. Sumatera 16 B Pekalongan. RM/Toko yang Menyediakan: Kue-Kue Nyonya Djoe Cake Shop Address: Jl. Sumatera No.16B, Sapuro Kebulen, Pekalongan Bar., Kota Pekalongan, Jawa Tengah 51111 Phone: (0285) 421718 Sumber : https://food.idntimes.com/dining-guide/r-damanhuri/11-jajanan-tradisional-khas-pekalongan-ini-selalu-bikin-ngiler-c1c2/full
Namanya memang tidak terlalu asing, Sagon terbuat dari sagu, parutan kelapa dan gula, dimasak dengan cara dibakar diatas bara kayu bakar atau arang, menjadikan aroma dari makanan khas satu ini sangat menggoda. Namun berbeda dengan makanan khas lainnya, untuk bisa menikmati Sagon di Wonosobo sekarang ini cukup susah, karena tidak banyak yang masih membuat makanan tradisional tersebut, paling mudah untuk menemukan Sagon adalah dengan berkunjung ke lantai 3 pasar Induk Wonosobo. Sumber Artikel : http://www.brobali.com/2016/07/makanan-khas-wonosobo-yang-enak.html
Sesuai namanya, Opak Singkong berbahan dasar dari Singkong yang direbus dan ditambah sedikit kucai serta garam secukupnya, lalu ditumbuk hingga halus, kemudian dipipihkan dan dijemur, setelah kering siap untuk digoreng dengan minyak yg cukup sampai matang. Opak Singkong khas Wonosobo ini biasanya memiliki rasa asin dan gurih, tips bagi kamu yang ingin membeli Opak Singkong, belilah yang masih dalam bentuk setengah matang (banggli) atau belum digoreng. Jangan lupa tanyakan kepada penjual, bagaimana cara menggoreng opak singkong ini dengan benar. Sumber Artikel : http://www.brobali.com/2016/07/makanan-khas-wonosobo-yang-enak.html