Kapamalian merupakan folklor sebagian lisan yang bergenre ungkapan tradisional, kapamalian merupakan ungkapan yang sering digunakan masyarakat jaman dahulu untuk mendidik anak mereka, sebab pada jaman dahulu dengan kurangnya pendidikan yang ada masyarakat mempunyai cara tersendiri untuk mendidik anak. kapamalian merupakan salahsatu cara mendidik anak pada jaman dahulu dan juga digunakan sampai saat ini. salah satu contoh kapamalian yang masih berkembang sampai saat ini yaitu "teu meunang diuk dina lawang panto, bisi nongtot jodo", hal ini bermaksud agar siapapun tidak boleh duduk di pintu sebab akan mengakibatkan susah mendapatkan jodoh. hal tersebut dikemukakan olah orang tua agar anak tersebut mengikuti perintah pamali, dikarenakan takut akan tidak mendapatkan jodoh. akan tetapi pada kenyataannya itu hanya ungkapan agar tidak menghalangi orang yang akan lewat. masih banyak ungkapan kapamalian yang tersebar di masyarakat terutama di masyarakat jawa barat.
comro merupakan makanan tradisional yang berasal dari jawa barat. comro terbuat dari singkong parut. bagian tengah diisi dengan oncom, kemudian digoreng. itulah mengapa makanan ini disebut comro (oncom dijero=oncom di dalam)
Sapintrong merupakan permainan lompat tali berasal dari jawa barat. permainan itu dimainkan dengan jumlah minimal pemain 3 orang, 2 orag sebagai pemegang/pemutar tali, satu orang sebagai pelompat. pelompat harus melompati tali saat tali menyentuh tanah sebanyak lompatan tertentu.
Iket merupakan aksesoris pakaian tradisional yag digunakan di kepala. iket biasanya terbuat dari kain btik dengan motif khas jawa barat.
Di warga masyarakat Indramayu dan Pantura, jaringan diartikan sebagai tradisi mencari jodoh pada saat terang bulan. Karena, para nelayan tidak melaut dan berkumpul di Pasar Pantura. Karena pada saat terang bulan ikan-ikan berdiam di dasar laut sehingga sulit ditangkap. Tempat berkumpulnya para nelayan ini dikenal dengan nama Pasar Jodoh. Pasar Jodoh berada di sebuah supermarket tradisional di Desa Lebak, Kecamatan Kandang Haur, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Dulunya, tempat ini adalah Kantor Bupati Indramayu. Dalam adat jaringan, para lelaki mengenakan kain sarung, dan (dulunya) para wanita mengenakan pakaian kain rajutan yang dibuat sendiri. Sarung yang dikenakan para lelaki ini digunakan untuk menjaring dan menggaet wanita yang disuka. Namun, adat jaringan ini pun memiliki banyak versi di berbagai daerah di sepanjang pantura.
Komunitas Sunda dan Jawa di Kampung Kedung Kendal, Ds. Sindangsari Kec. Banjarsari Kab. Ciamis berupaya menjaga silaturahmi melalui budaya. Terjadi akulturasi budaya jawa sunda yakni kesenian ebeg atau jaran kepang. kesenian Ebeg atau Jaran Kepang dan Manorek, yang merupakan bentuk lain dari kesenian dari Ponorogo Jawa Tengah yang sudah ada sejak tahun 1913. Jarang kepang ditarikan oleh 8 wanita. para penari bisa mengalami kerasuka. Hal inilah yang menjadi daya tarik utama kesenian Ebeg. Para penari menarikan gerakan yang luwes, dan bisa melakukan perbuatan tidak wajar selama kerasukan, namun masih bisa berinteraksi dengan penonton.
Budaya Hajat Lembur dengan menghadirkan kesenian tradisional . Atraksi Ebeg dan Manorek merupakan kesenian yang masih digemari dan rutin ditampilkan pada puncak Hajat Lembur. Hajatan lembur tidak semata-mata merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan masyarakat dalam rangka mensyukuri nikmat dan karunia dari Allah SWT. Tapi kegiatan juga merupakan bentuk silaturahmi antara masyarakat yang merupakan percampuran Sunda dan Jawa. Kesenian yang dipertunjukan mulai pukul 21.00 WIB hingga dinihari, selain alur pegelaran yang ditampilkan, juga bentuk tarian, irama gamelan dan bahasa yang dipergunakan merupakan campuran Sunda dan Jawa.
Indonesia sudah terkenal dengan kebudayaan yang beraneka ragam yang ada di seluruh propinsi yang ada. Salah satu kebudayaan itu adalah seni tari. Seni tari setiap daerah mempunyai ciri khas yang berbeda dengan daerah lainnya. Salah satunya adalah tari topeng Cirebonan. Sebagai salah satu tarian yang termahsyur di Jawa Barat, kesenian Tari Topeng Cirebon rasanya tak bisa dilepaskan dari karakter kuat yang melekat pada kesenian ini. Tari Topeng Cirebon merupakan sebuah gambaran budaya yang luhur, filsafat kehidupan yang menggambarkan sisi lain dari diri setiap manusia. Metamorfosis manusia dari waktu ke waktu untuk menemukan jati dirinya yang sebenarnya. Tari Topeng yang pada asalanya sering dipentaskan di lingkungan keraton dan keudian mulai menyebar ke dalam lapisan masyarakat biasa (non keraton) kini  keberadaannya mulai sulit untuk dilihat. Tari Topeng kini hanya ditampilkan di beberapa kesempatan saja, di Cirebon sendiri beberapa kali saya melihat acara pern...
DEBUS adalah salah satu jenis kesenian tradisional rakyat jawa Barat yang terdapat didaerah pamempeuk Kabupaten Garut ini tercipta kira ?kira di abad ke 13 oleh seorang tokoh penyebar agama islam ,pada waktu itu di daerah tersebut masih asing dan belum mengenal akan ajaran islam secara meluas. Tokoh penyebar agama islam disebut Mama ajengan . Nama ajengan berpikir dalam hatinya bagai manakah caranya untuk dapat menyebar luaskan atau mempopulerkan ajran agama islam karena pada waktu itu sangat sulit sekali karena banyak kepercayaan-kepercayaan dan agama lain yang di anut oleh masyarakat setempat. sedangkan ajaran agama islam pada waktu itu masih belum dipahami dan di mengerti maknanya . Pada tengah malam bulan purnama si Mama Ajenganmengumpulka para santrinya untuk bersama-sama menciptakan sambil dengan belajar menabuh seperangkat alat-alat yang terbuat dari pohon pinang dan kulit kambing sehingga dapat mengeluarkan bunyi dengan irama yang sangat unik sekali yang kemudian kesenian te...