Candi Padas di Gunung Kawi Sungai Pakerisan, Dusun Penaka, Desa Tampaksiring, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Indonesia Candi ini dibangun kira-kira abad ke-11 Masehi pada masa pemerintahan Raja Udayana hingga pemerintahan Anak Wungsu . Raja Udayana merupakan salah satu raja terkenal di Bali yang berasal dari Dinasti Warmadewa . Melalui pernikahannya dengan seorang puteri dari Jawa yang bernama Gunapriya Dharma Patni , ia memiliki anak Erlangga dan Anak Wungsu. Setelah dewasa, Erlangga kemudian menjadi raja di Jawa Timur , sementara Anak Wungsu memerintah di Bali. Pada masa inilah diperkirakan candi tebing kawi dibangun. Salah satu bukti arkeologis untuk menguatkan asumsi tersebut adalah tulisan di atas pintu-semu yang menggunakan huruf Kediri yang berbunyi “haji lumah ing jalu” yang bermakna sang raja yang (secara simbolis) disemayamkan di Jal...
Pura Agung Besakih Pura Besakih adalah sebuah komplek pura yang terletak di Desa Besakih, Kecamatan Rendang Kabupaten Karangasem , Bali , Indonesia . Komplek Pura Besakih terdiri dari 1 Pura Pusat (Pura Penataran Agung Besakih) dan 18 Pura Pendamping (1 Pura Basukian dan 17 Pura Lainnya). Di Pura Basukian, di areal inilah pertama kalinya tempat diterimanya wahyu Tuhan oleh Hyang Rsi Markendya, cikal bakal Agama Hindu Dharma sekarang di Bali, sebagai pusatnya. Pura Besakih merupakan pusat kegiatan dari seluruh Pura yang ada di Bali. Di antara semua pura-pura yang termasuk dalam kompleks Pura Besakih, Pura Penataran Agung adalah pura yang terbesar, terbanyak bangunan-bangunan pelinggihnya, terbanyak jenis upakaranya dan merupakan pusat dan semua pura yang ada di komplek Pura Besakih. Di Pura Penataran Agung terdapat 3 arca atau candi utama simbol stana dari sifat Tuhan Tri Murti , yaitu Dewa ...
Candi Mengening Pura Mengening sudah ditemukan pada abad ke 11, bahkan keberadannya sudah ada saat raja Masula-Masuli memerintah dan pusat pemerintahan kala itu berada di Pejeng, jadi terbilang bangunan yang sudah sangat kuno, memang waktu jelas kapan dibangunnya belum ditemukan secara pasti, pantas saja pemerintah daerah provinsi Bali meresmikannya sebagai warisan cagar budaya yang harus dijaga kelestariannya. http://www.balitoursclub.com/berita_370_Pura_Mengening.html Pura Mengening sudah ditemukan pada abad ke 11, bahkan keberadannya sudah ada saat raja Masula-Masuli memerintah dan pusat pemerintahan kala itu berada di Pejeng, jadi terbilang bangunan yang sudah sangat kuno, memang waktu jelas kapan dibangunnya belum ditemukan secara pasti, pantas saja pemerintah daerah provinsi Bali meresmikannya sebagai warisan cagar budaya yang harus dijaga kelestariannya.
Candi Wasan, Warisan Masa Lalu yang Memaknai Masa Depan Balai Arkeologi Denpasar sempat mengadakan observasi ke Wasan, Batuan, Sukawati, Gianyar. Di lokasi ditemukan sejumlah peninggalan arca yang diperkirakan berasal dari abad XIV. Temuan lainnya adalah sejumlah komponen bangunan candi. Berdasarkan temuan monumental ini, Balai Arkeologi Denpasar mulai mengadakan ekskavasi di situs tersebut. Hasil ekskavasi dari beberapa tahapan diketahui bangunan candi Wasan masih tampak utuh hanya pada bagian kaki candi, sedangkan susunan bagian atas tersusun acak. Apa dan bagaimana sesungguhnya Candi Wasan? MEWACANAKAN Candi Wasan tidak terlepas dari peranan seorang tokoh peneliti Belanda J.C. Krishman yang pertama mengunjungi situs Wasan pada tahun 1950. Ketika itu hanya ditemukan gundukan tanah dan sejumlah arca kuno yang berserakan. Namun oleh masyarakat pengemong pura, lokasi itu masih dimanfaatkannya untuk pemujaan dengan mendirikan bangunan sederhana di atasnya. Baru setelah beberap...
Alat transportasi tradisional bernama ‘Becak Dayung’ Dengan kekuatan kaki, tukang becak dayung menggerakkan alat transportasi tradisional ini. Muatan sewa yang diangkut pun tidak bisa banyak dan jarak tempuh yang dilalui juga tidak terlalu jauh. Di Indonesia, biasanya sepeda di gandeng dengan ‘bak’ becak, diberi tempat duduk serta dipoles dengan warna cat tertentu. Jadilah becak. Dalam menjalankan transportasi becak, pengemudi tidak selalu memiliki becaknya sendiri. Bisa saja ia memakai becak orang lain dengan sistem bagi hasil atau setoran uang dalam jumlah tertentu. https://www.silontong.com/2017/11/26/alat-transportasi-tradisional-modern/
Kopi Kintamani Kopi yang datang dari Bali ini juga tidak kalah menggugah selera para penikmat kopi. Ditanam di atas ketinggian 900 mdpl dengan jenis tanah entisel dan inceptisol, membuat kopi yang dihasilkan sangatlah khas. Berbeda dengan kopi lainnya, Kopi Kintamani memiliki aroma citrus dengan tingkat keasaman yang rendah, sehingga membuatnya diminati pecinta kopi internasional. https://www.tokopedia.com/blog/kopi-asli-indonesia/
Sambal Matah Jenis sambal yang satu ini merupakan sambal yang sedang populer. Sambal Matah adalah jenis sambal yang berasal dari Bali. Berbeda dengan sambal lainnya yang di masak terlebih dahulu, Sambal Matah ini disajikan mengiris bahan-bahan segar seperti cabai, bawang merah, serai dan daun jeruk lalu ditambahkan minyak kelapa serta jeruk nipis. https://www.tokopedia.com/blog/top-jenis-macam-sambal-indonesia/
Arja adalah kesenian Bali berupa teater atau drama dan tari yang merupakan salah satu kesenian yang sangat digemari oleh masyarakat Bali. Arja merupakan seni teater yang sangat kompleks karena merupakan perpaduan dari berbagai jenis kesenian yang hidup di Bali, seperti seni tari, seni drama, seni vokal, seni instrumentalia, puisi, seni peran, seni pantomime dan seni busana, Sesungguhnya Arja ini perpaduan antara dua pendukung teater, yaitu gagasan yang datang dari para pemain dengan penonton. Sehingga Arja adalah bentuk total teater yang komunikatif . Asal Mula Arja Arja diduga berkembang sejak sekitar tahun 1814, yaitu pada pemerintahan I Dewa Gde Sakti di Puri Klungkung, saat diadakannya upacara Pelebon yang dilakukan oleh I Gusti Ayu Karangasem. Upacara Pelebon besar-besaran ini dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk raja-raja seluruh Bali. Pada saat itu atas prakarsa I Dewa Agung Mangis asal Gianyar dan Dewa Agung Jambe digelarkan untuk pertama kalinya Ar...
Sumber : Arsip Kota Bali Bali tidak hanya jadi tempat hangout yang asyik, tapi juga tempat yang kental dengan karya seninya. Salah satunya adalah Museum Blanco Renaissance, yang didirikan oleh Antonio Blanco, seniman keturunan Spanyol. Antonio telah berkeliling dunia demi mendalami pengetahuannya mengenai kesenian. Hingga pada akhirnya dia berhenti di Bali pada 1952. Di dalam museum ini, terdapat berbagai macam karya lukisan yang pernah Antonio buat, sebelum meninggal dunia pada 1999. Sumber :https://www.idntimes.com/travel/destination/alvin-surya-pratama/museum-terbaik-di-indonesia-untuk-liburan/full