Kain tapih pinjung sebagai bawahan kebaya, kain tapih pinjung atau kain sinjang jarik bermotif batik digunakan dengan cara melilitkannya di pinggang dari kiri ke kanan. Untuk menguatkan lilitan, digunakan stagen yang dililitkan di perut sampai beberapa kali sesuai panjang stagennya. Agar tidak terlihat dari luar, stagen kemudian ditutupi dengan selendang pelangi berwarna cerah. Sumber : https://dtechnoindo.blogspot.com/2017/07/kebudayaan-jawa-tengah.html?m=1
Meron adalah tradisi memperingati kelahiran nabi Muhammad SAW juga berlangsung di kecamatan Sukolilo, 27 km arah selatan Pati. Upacara ini ditandai dengan arak-arakan nasi tumpeng yang menurut masyarakat setempat disebut Meron. Nasi tumpeng tersebut dibawa ke masjid Sukolilo sebagai kelengkapan upacara selamatan Prosesi Meron tersebut diikuti oleh aneka ragam kesenian tradisional setempat. Setelah upacara selamatan selesai, nasi Meron kemudian dibagikan kepada seluruh pengunjung. Dalam arak-arakan acara tersebut, diiring beberapa gunungan yang sangat khas, karena terbagi menjadi tiga bagian. 1. Bagian teratas adalah mustaka yang berbentuk lingkaran bunga aneka warna berisi ayam jago atau masjid. Ayam jago menyimbolkan semangat keprajuritan, masjid merupakan semangat keislaman, dan bunga simbol persaudaraan. 2. Bagian kedua gunungan itu terbuat dari roncean atau rangkaian ampyang atau kerupuk aneka...
Provinsi Jawa Tengah mempunyai Senjata Tradisional bernama Wedhung ini keberadaannya memang kalah Populer dibandingkan dengan Keris Jawa Tengah. Namun, Senjata Jenis TIKAM ini Lebih sering dipakai oleh masyarakat biasa. Bentuk senjata ini Wedhung adalah seperti Pisau dengan 1 Mata Bilah yang Sangat Tajam. Terbuat dari Kayu Jati. https://www.kamerabudaya.com/2017/05/inilah-6-senjata-tradisional-dari-jawa-tengah.html
Musik cengklungan merupakan musik tradisional yang berasal dari Temanggung, tepatnya berada di Desa Geblog, kurang lebih berjarak 15 Km dari kota Temanggung. Musik cengklungan masih aktif di paguyuban Podho Rukun, yang diketuai oleh Bapak Dalmin yang berperan juga sebagai pemain wiraswara. Meskipun musik cengklungan telah lama ada, namun paguyuban Podho Rukun baru terbentuk pada tanggal 1 Februari 2007 atas prakarsa dari Bapak Dalmin. Musik cengklungan merupakan musik tradisi nusantara yang mempunyai fungsi diantaranya (1) ritual, (2) norma sosial, (3) pengiring tari, (4) pengungkapan emosional, (5) hiburan, (6) komunikasi, (7) konstribusi integrasi sosial, dan (8) pendidikan. penyajian musik cengklungan terdiri dari tiga sinden, tiga wiraswaraa, empat pemain niyaga atau instrumen cengklungn, satu pemain seruling, dan ditambah penari yang terdiri dari satu penari putera, dan dua penari puteri. Sumber : https://notbalok.wordpress.com/2014/03/12/kesenian-musik-cengklungan/
Wetonan (Wedalan) Wetonan (wedalan) merupakan upacara adat Jawa Tengah yang masih banyak dikenal oleh manusia. Pengertian dari Wetonan menurut bahasa Jawa berarti keluar tetapi yang di maksud di sini yaitu lahirnya seseorang. Dalam menyambut kelahirannya itu, masyarakat akan melakukan upacara ini sebagai sarana mendoakan agar diberi panjang umur dan di hindarkan berbagai macam mara bahaya. https://www.silontong.com/2018/12/01/upacara-adat-jawa-tengah/
Upacara Mendak Kematian Tradisi atau upcara Mendak Kematian yang berasa dari Jawa Tengah. Secara bahasa indonesia, Mendak Kematian merupakan memperingati kematian setelah satu tahun. Sebenarnya tidak hanya itu saja dalam adat Jawa seperti Mitoni (tujuh hari pasca kematian). Berdasarkan sej arah , upacara tersebut memiliki hubungan sangat erat dengan agama Hindu-Budha. https://www.silontong.com/2018/12/01/upacara-adat-jawa-tengah/
Upacara Ruwatan Ruwatan merupakan upacara adat propinsi Jawa Tengah sebagai sarana pembebasan atau penyucian manusia dari dosa dan kesalahannya. Contohnya yaitu masyarakat sekitar Dieng Wonosobo. Anak-anak yang memiliki rambut gimbal biasanya di anggap sebagai keturunan Buto Ijo segara di ruwat supaya selamat dari marabahaya. https://www.silontong.com/2018/12/01/upacara-adat-jawa-tengah/
Upacara Nyewu (1000) Tradisi Upacara Nyewu 1000 hari setelah kematian (nyewu) adalah upacara/tradisi masyarakat Jawa untuk memperingati kematian seseorang di Jawa Tengah. Upacara tersebut di lakukan masyarakat setempat secara bersama-sama. Tradisi ini yaitu mendoakan orang yang telah meninggal seperti bacaan tahlil dan surah Yasin serta doa yang di pimpin oleh tokoh agama. https://www.silontong.com/2018/12/01/upacara-adat-jawa-tengah/
Upacara Kenduren Kenduren termasuk sebagai upacara daerah Jawa Tengah. Kata lain dari Kenduren adalah Slametan yang lebih dikenal kalangan masyarakat. Kebiasaan ini merupakan adat yang pertama. Sebelum adanya agama Islam di Jawa, Kenduren ialah kegiatan doa bersama yang di pimpin oleh tokoh agama atau ketua suku. Tetapi pada zaman dahulu makanan sebagai sesaji dan untuk persembahannya. Disebabkan adanya perpaduan budaya Islam, akhirnya upacara Jawa mengalami perubahan yang sangat besar. Kebiasaan yang tadinya sejaji digunakan persembahan kemudian dihilangkan dan di makan bersama setelah acara usai. https://www.silontong.com/2018/12/01/upacara-adat-jawa-tengah/