4.518 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Macanputih, Kabat, Banyuwangi
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Nama Macanputih mulai dikenal ketika Raja Tawangalun mendirikan istana (keraton) di wilayah Macanputih dan memerintah di sana (meskipun kekuatan ini harus diserahkan kepada saudaranya Mas Wilabrata). Istana ini bernama Kraton Macanputih. Istana ini dibatasi oleh sebuah gerbang di sisi selatan istana yang waktunya dimasukkan ke desa Gombolirang. Pada saat ini, istana reruntuhan di lokasi Raja Tawangalun. Untuk menandai sejarah daerah ini, pada tanggal 15 Desember 2007, pemerintah daerah (Banyuwangi) meresmikan monumen patung Tawangalun menunjuk ke timur dengan harimau putih bertuliskan Tulien ngetan ilingo kawitane makna, melihat ke timur dan ingat permulaannya, begitu sobat Berjuang . Selain peringatan, ada juga tanda-tanda lain dalam bentuk window dressing (etalase) dari semen yang mengandung peninggalan keramik dan terakota dari kerajaan Blambangan. Di bawah ada tulisan marmer berbunyi etalase Sejarah Region.

avatar
Berjuangpedia
Gambar Entri
Upacara Adat Ngitung Batih
Ritual Ritual
Jawa Timur

Ngitung Batih merupakan adat istiadat yang digunakan untuk menghitung jumlah saudara. Tradisi ini dilakukan oleh semua elemen masyarakat tanpa terikat umur, jenis kelamin, jabatan dan perbedaan latar belakang. Ngitung Batih sendiri merupakan upaya pelestarian budaya adiluhung yang ada di tanah Jawa. Filosofi Ngitung Batih merupakan sarana doa bagi masyarakat yang berharap jumlah saudara mereka bisa tetap sama pada tahun depannya dengan tetap diberikan keselamatan, kesejahteraan, murah rezeki dan terhindar dari mara bahaya. Awal mula dilaksakannya tradisi ini diketahui sejak masa kerajaan Mataram. Dahulu di Kecamatan Dongko terjadi peperangan yang mengakibatkan jumlah warga Dongko semakin berkurang. Hal ini diduga lantaran warga Dongko menghilang pada malam hari atau emboh parane dalam bahasa masyarakat sekitar. Ngitung Batih menjadi tradisi yang memiliki makna mendalam dan begitu disakralkan oleh masyarakat sekitar. Ngitung Batih dilakukan dengan mengarak 40 takir plontang berupa...

avatar
Widra
Gambar Entri
Atraksi Sapi Sono'
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Timur

Atraksi Sapi Sonok erat kaitannya dengan atraksi Karapan Sapi. Atraksi ini biasanya dilaksanakan sebelum Karapan Sapi dimulai, yaitu dengan mengarak sapi kerap memasuki lapangan dengan mengenakan pakaian/hiasan sapi-sapi yang akan berlomba. Sapi-sapi betina tersebut diberi pakaian berwarna-warni dan gantungan genta di leher sapi berbunyi berdencing-dencing dan diiringi musik sronen, sedangkan sapi berjalan berlenggak-lenggok mengikuti suara alat musik khas Madura tersebut.

avatar
Widra
Gambar Entri
Rokat Tase'
Ritual Ritual
Jawa Timur

Rokat Tase’ atau petik laut merupakan bentuk rasa syukur para nelayan yang umumnya berada di pesisir pantai selatan Kabupaten Sampang atas hasil laut yang melimpah. Tradisi ini berupa larung sesaji laut yang disertai iring-iringan kesenian khas Madura seperti musik Sronen, Tari Mowang Sangkai (Buang Sial). Dalam melalukan ritualnya, rokat tase dilakukan dengan iring-iringan tarian dan gamelan, selain itu sesaji juga telah disiapkan dan dinaikan ke kapal atau perahu milik nelayan untuk dibawa ke tengah laut dan dilepas.

avatar
Widra
Gambar Entri
Daul Dug-Dug
Ritual Ritual
Jawa Timur

Daul dug dug merupakan kesenian yang banyak ditemui di 4 Kabupaten yang ada di Pulau Madura. Daul dug dug sendiri merupakan perpaduan alat musik saronin, kendang, kesrek serta dug dug itu sendiri, yang bentuknya mirip dengan tong, namun dengan bentuk yang lebih besar, yang dimainkan bersamaan oleh para penabuhnya sehingga menimbulkan bunyi yang sangat khas. Selain itu, gerobak atau alat pengangkut daul dug dug sendiri guna mengitari kota dibentuk sedemikian rupa, ada yang berbentuk kereta kencana, bahkan ornamen Buta Kala. Dengan berjalannya waktu, di Kabupaten Sampang terlahir sebuah daul dug dug keni’ atau daul dug dug mini, yang pada awalnya diperuntukkan untuk para anak-anak serta untuk mengenalkan dan memupuk rasa cinta mereka terhadap kesenian dan kebudayaan tradisional.

avatar
Widra
Gambar Entri
Macapat dan Gotong Royong
Alat Musik Alat Musik
Jawa Timur

" Macapat dan gotong royong Purna, I Made and Astuti, Renggo and Wahyuningsih, Wahyuningsih (1996) Macapat dan gotong royong. Direktorat Jenderal Kebudayaan, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. [img] Text Macapat dan Gotong Royong.pdf Download (17MB) Official URL: http://pustaka.kebudayaan.kemdikbud.go.id/index.ph ... Abstract Masyarakat indonesia yang majemuk ini memiliki berbagai ragam kesenian. baik kesenian tradisional maupun kesenian non tradisional Beraneka bentuk dan Jenis kesenian tersebut mencerminkan betapa kayanya perbendaharaan kesenian indonesia. Kesenian sebagai salah satu perwujudan kebudayaan merupakan sarana integratif yang tidak dapat diabaikan. Para pendukung kcsenian. para peminat kesenian bergaul dan bermasyarakat. berkomunikasi dan berintegrasi di dalam kesenian. ITEM TYPE: Book SUBJECTS: Pendidikan > Kebudayaan Pendidikan > Kebudayaan > Alat Musik Tradisional Pendidikan > Kebudayaan > Kampung Adat Pendidikan >...

avatar
Nicky Ria Azizman
Gambar Entri
Abbas, Chawari, dan Riyanto_Semarang_2019
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Timur

" Wajah kota lama Semarang Abbas, Novida and Riyanto, Sugeng and Chawari, Muhammad (2019) Wajah kota lama Semarang. Badan Penelitian dan Pengembangan, Yogyakarta. ISBN 978-623-91488-2-9 [img] Text Abbas, Chawari, dan Riyanto_Semarang_2019.pdf - Published Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial. Download (3MB) Abstract Buku Wajah Kota Lama Semarang ini bersumber dari hasil serangkaian penelitian arkeologi yang dilakukan oleh Balai Arkeologi Yogyakarta tahun 2008 sampai dengan tahun 2016. Penelitian arkeologi tersebut mengungkapkan bukti adanya benteng yang mengelilingi kawasan Kota Lama Semarang. Menurut sumber-sumber sejarah, benteng Kota Lama Semarang didirikan oleh Belanda pada sekitar pertengahan abad ke-18 dan dihancurkan pada tahun 1824. Bukti fisik tentang benteng Kota Lama Semarang ini diharapkan dapat melengkapi gambaran tentang Kota Lama Semarang sekaligus melengkapi pemahaman tentang kota berbenteng di Jawa, selain di Jakar...

avatar
Nicky Ria Azizman
Gambar Entri
Naskah Kuno Madura
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Timur

Naskah asli yang berjudul " Enkele opmerkingen over sporen van sjamanisme bij Madoerezen en Javanen" memiliki 38 halaman yang ditulis menggunakan bahasa Belanda. Naskah ini berisikan tentang jejak perdukunan di antara orang Madura dan Jawa.

avatar
Widra
Gambar Entri
Kare Rajungna khas Tuban
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Timur

Bahan-bahan: 1 kg Rajungan (4-5 ekor) 1 lt santan cair 3 lembar daun salam 3 lembar daun jeruk 2 batang serai geprek Bawang goreng 2 ikat daun bawang Bumbu Halus: 8 buah bawang merah 8 buah bawang putih 15 cabai kriting 30 cabai rawit 3 biji kemiri 1 ruas jahe 1 ruas lengkuas 1 ruas kunyit 1/2 sdt jinten 1 sdt ketumbar 1 sdm garam 2 sdm gula 1 sdt merica bubuk 1 sdt totole / penyedap cara membuat: 1.Kukus terlebih dahulu Rajungan yang telah dibersihkan kurang lebih 15-20 menit di api sedang. Siapkan bumbu-bumbu yang sudah dihaluskan bisa menggunakan blender atau diulek secara manual. Gongso semua bumbu halus bersamaan dengan daun jeruk, serai dan daun salam hingga harum Setelah harum, masukan 1 lt santan tunggu hingga mendidih, tuangkan garam, gula, penyedap dan merica. Setelah mendidih masukan Rajungan dan masak kembali hingga mendidih. Taburkan daun bawang dan bawang goreng pada api kecil. Kare Rajungan telah siap dimakan.

avatar
Widra