Lagu Daerah Jawa Bara Karatagan Pahlawan Teu honcewang sumoreang Tekadna pahlawan bangsa Cadu mundur pantrang mulang Mun maksud tacan laksana Berjuang keur lemah cai Lali rabi tur tegang pati Taya basa menta pamulang tarima Iklas rido keur korban merdeka Sinatria danalaga Bela bangsa jeung nagara Dibarengan tekad suci Berjuang keur lemah cai Teu ngingetkeun ka dirina Asal nagri bangsa waluya Kadar jembar raharja mukti wibawa Gembleng tujuan Pahlawan Bangsa https://www.silontong.com/2018/03/14/lagu-daerah-jawa-barat/
Lagu Provinsi Jawa Bara Ka Huma Hayu batur geura harudang Hayu batur geura harudang Geura singkil masing tarapti Ngolah sawah masing ngajadi Hayu batur geura mariang Hayu batur geura mariang Tong talangke tong sukan sukan Milih bibit anu ngajadi Tuh diditu huma ngadagoan Ngolah sawah urang babarengan Saha deui lamun lain urang, Anu ngurus sandang reujeung pangan Cape gawe moal rek gaplah Cape gawe moal rek gaplah Soson soson ngarah teu mubah Sangkan nagara gemah ripah https://www.silontong.com/2018/03/14/lagu-daerah-jawa-barat/
Senjata Tradisional Balincong Senjata tradisional Jawa Barat selanjutnya yaitu balincong. Senjata ini merupakan sebuah alat yang biasa digunakan untuk menggali tanah atau memecah batuan. Berbeda dengan patik, balincong memiliki 2 sisi mata yang arah ketajamannya saling berlawanan. Satu mata searah dengan gagang dan satu lainnya tegak lurus dengan gagang. https://www.silontong.com/2018/02/22/senjata-tradisional-jawa-barat/
Senjata Tradisional Patik Patik dalam bahasa Indonesia berarti kapak. Ini merupakan senjata tradisional Jawa Barat yang digunakan untuk menebang dan membelah kayu. Di masa silam, senjata ini digunakan untuk membuka hutan, mencari kayu bakar, atau kegiatan berat lainnya. Hingga kini, patik masih sering digunakan oleh masyarakat Sunda terutama yang tinggal di pedesaan. https://www.silontong.com/2018/02/22/senjata-tradisional-jawa-barat/
Senjata Tradisional Bedog Bedog adalah bahasa sunda dari senjata golok. Bedog Sunda memiliki ciri khas yang unik, yaitu pada bentuk ujung yang melengkung ke arah mata (kebalikan dari golok khas Betawi). Bedog digunakan sebagai senjata multifungsi. Selain untuk sarana pertahanan diri, alat ini juga digunakan untuk aktivitas para pria ketika bekerja di kebun, menyembelih hewan, atau alat berburu. https://www.silontong.com/2018/02/22/senjata-tradisional-jawa-barat/
Senjata Tradisional Congkrang Senjata tradisional Jawa Barat ini sekarang sudah mulai langka dan sulit ditemukan. Alat yang biasa digunakan untuk menyiangi rumput kecil di kebun ini berbentuk seperti cangkul mini. Biasanya ia digunakan oleh para kaum ibu ketika membantu suaminya bekerja di areall pertanian atau saat membersihkan halaman sekitar rumahnya dari rerumputan. https://www.silontong.com/2018/02/22/senjata-tradisional-jawa-barat/
Senjata Tradisional Sulimat Di antara senjata tradisional Jawa Barat lainnya, sulimat mungkin menjadi senjata yang paling langka dan sulit ditemukan di masa kini. Senjata ini berupa sebilah pisau runcing yang ditancapkan ke dalam tanah. Bagian mata yang runcing digunakan para petani untuk mengupas kulit kelapa. Penggunaan alat ini memungkinkan pekerjaan mengupas kelapa menjadi lebih cepat selesai. https://www.silontong.com/2018/02/22/senjata-tradisional-jawa-barat/
Senjata Tradisional Baliung Senajata Beliung merupakan senjata tajam yang biasa dipakai untuk menebang pohon besar. Di daerah lain, Baliung terkenal dengan sebutan kapak atau patik. Gagangnya terbuat dari kayu yang panjangnya sekitar 30 sampai 35 cm. Tekan serta daya dari beliung lebih besar dari bedog karena terbuat dari besi baja yang lebih besar dari pada bedog serta bagian pangkal/tumpul yang tebal. https://www.silontong.com/2018/02/22/senjata-tradisional-jawa-barat/
Senjata Tradisional Ani-ani (Ketam) Senjata tradisional Jawa Barat yang satu ini adalah bernama Ani-ani atau Ketam. Ani-ani merupakan sebuah pisau kecil yang dipakai untuk memanen padi. Kekurangannya, memotong padi dengan alat pemotong tradisional ini sebenarnya memakan banyak pekerjaan dan waktu. Suku Sunda pada zaman dahulu adalah yang sering menggunakannya pada saat memanen padi. Beredar kabar bahwa masyarakat tradisional Sunda dan Jawa tidak boleh menggunakan arit atau golok untuk memanen padi, mereka harus menggunakan ani-ani, pisau kecil yang dapat disembunyikan di telapak tangan. https://www.silontong.com/2018/02/22/senjata-tradisional-jawa-barat/