masyarakat adat
479 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Jeulame
Ritual Ritual
Aceh

Jeulame Berikut ini adalah upacara adat Aceh yang bernama Jeulame. Dalam adat istiadat masyarakat Aceh, hanya dikenal mahar berupa emas dan uang. Mahar ditiap Aceh berbeda. Pada bagian Barat Aceh mahar berupa emas yang diberikan sesuai kesepakatan, biasanya berjumlah antara belasan sampai puluhan macam. Sedang pada daerah Timur, mahar yang diajukan dibawah belasan tapi menggunakan uang tambahan yaitu disebut “peng angoh” (peng-uang, angoh-hangus), Apa yang diberikan tersebut bertujuan untuk membantu pihak perempuan dalam menyelenggarkan pesta dan membeli isi kamar. Mahar biasanya ditetapkan oleh pihak perempuan dan biasanya kakak beradik memiliki mahar yang terus naik atau minimal sama. Namun semua hal tentang mahar ini dapat berubah-ubah sesuai kesepakatan kedua belah pihak. https://www.silontong.com/2018/10/30/upacara-adat-aceh/  

avatar
Roro
Gambar Entri
Idang dan Peuneuwoe
Ritual Ritual
Aceh

Idang dan Peuneuwoe Pada poin kedelapan ini upacara adat Aceh bernama Idang (hidang) dan Peunuwo yang mempunyai makna Pemulang adalah hidangan yang diberikan dari pihak pengantin kepada pihak yang satunya. Umumnya ketika Intat linto baro (mengantar pengantin pria), rombongan membawa Idang untuk pengantin wanita berupa pakaian, kebutuhan dan peralatan sehari-hari untuk calon istri. Dan pada saat Intat dara baro (mengantar pengantin wanita), Kemudian rombongan biasanya akan membawa kembali talam yang tadinya diisi dgn barang-barang tersebut dengan makananan khas Aceh seperti bolu, kue boi, kue karah, wajeb, dan lain sebagainya, sebanyak talam yang diberikan atau boleh kurang dengan jumlah ganjil. https://www.silontong.com/2018/10/30/upacara-adat-aceh/

avatar
Roro
Gambar Entri
Rumoh Aceh
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Aceh

Rumoh Aceh Rumah adat Aceh (bahasa Aceh: Rumoh Aceh) merupakan rumah adat dari suku Aceh. Dilansir  Wikipedia , rumah ini bertipe rumah panggung dengan 3 bagian utama dan 1 bagian tambahan. Tiga bagian utama dari rumah Aceh yaitu seuramoë keuë (serambi depan), seuramoë teungoh (serambi tengah) dan seuramoë likôt (serambi belakang). Sedangkan 1 bagian tambahannya yaitu rumoh dapu (rumah dapur). Uniknya, atap rumah berfungsi sebagai tempat penyimpanan pusaka keluarga. Ciri khas lain, rumoh Aceh ini memiliki tiang-tiang penopang rumah yang sangat tinggi, yaitu sekitar 2,5-3 meter. Luas bangunannya pun minimal 200 m2 dengan ketinggian dasar lantai hingga atap mencapai 8 m. Kehebatan rumoh Aceh ini adalah pembangunannya yang hanya menggunakan tali ijuk, pasak serta baji dengan material utamanya kayu, papan dan daun rumbia untuk atapnya. Hingga hari ini rumah Aceh ini masih berdiri tegak setelah dibangun lebih dari 200 tahun. https://www.silo...

avatar
Roro
Gambar Entri
Rumoh Santeut
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Aceh

Rumoh Santeut Rumoh Santeut (datar) atau tampong limong adalah rumah adat aceh yang biasanya digunakan sebagai tempat tinggal sehari-hari masyarakat aceh yang berpenghasilan rendah. Perbedaan Rumoh Santeut dengan Rumoh Aceh terletak pada ketinggian bangunan dan lantai setiap bagian rumah memiliki ketinggian yang sama, tidak seperti Rumoh Aceh dimana ruang tengah lebih tinggi dibandingkan dengan ruang depan dan belakang. https://www.silontong.com/2018/05/07/ini-3-nama-rumah-adat-aceh-gambar-dan-penjelasannya/

avatar
Roro
Gambar Entri
Adat Rumah Rangkang Aceh
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Aceh

Rangkang Rangkang berupa rumah panggung yang hanya terdiri dari satu ruangan. Rangkang ini biasanya dimanfaatkan sebagai tempat melepas lelah bagi petani saat sedang bertani. Material yang digunakan untuk membuat Rangkang juga sangat sederhana yaitu kayu biasa dan daun rumbia untuk atapnya. Demikianlah informasi mengenai rumah adat Aceh. Bagi Anda yang ingin lebih jauh mengenalinya, tidak ada salahnya sambil liburan wisata ke Aceh, Anda mengunjungi museum yang ada di sana. https://www.silontong.com/2018/05/07/ini-3-nama-rumah-adat-aceh-gambar-dan-penjelasannya/

avatar
Roro
Gambar Entri
Adat Aceh Baju Meukeusah
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Aceh

Baju Meukeusah Baju adat Aceh Meukeusah adalah baju halus nan mahal yang terbuat dari hasil tenunan. Baju Aceh ini umumnya memiliki warna dasar hitam, warna ini memiliki simbol kebesaran dalam adat Aceh. Pada baju adat Aceh Meukeusah Anda bisa melihat sulaman benang emas seperti pada kerah baju China. Bagian kerah dengan bentuk ini diperkirakan ada karena penyatuan budaya aceh dan budaya China dalam hal busana oleh sejumlah pelaut dan juga pedagang dari China di masa lalu. https://www.silontong.com/2018/07/27/pakaian-adat-aceh/

avatar
Roro
Gambar Entri
Adat Aceh Celana Sileuweu
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Aceh

Celana Sileuweu Sama seperti baju adat Aceh, celana panjang yang dikenakan pada pakaian adat Aceh untuk laki-laki juga berwarna hitam. Akan tetapi, celana atau dalam Bahasa Aceh disebut Sileuweu ini dibuat dari bahan kain katun. Beberapa sumber menyebut nama celana ini adalah Celana Cekak Musang. Celana khas dari adat Melayu. Sebagai penambah kewibawaan, celana cekak musang dilengkapi dengan penggunaan sarung dari kain songket berbahan sutra. Kain sarung seperti Ija Lamgugap, Ija sangket atau Ija krong ini akan diikatkan kebagian pinggang dengan batas panjang lutut atau sekitar 10 cm di atas lutut. https://www.silontong.com/2018/07/27/pakaian-adat-aceh/

avatar
Roro
Gambar Entri
Adat Aceh Tutup Kepala untuk Baju Adat Aceh
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Aceh

Tutup Kepala untuk Baju Adat Aceh Pengaruh budaya Islam dalam adat Aceh juga terasa dengan adanya kopiah sebagai penutup kepala pelengkap pakaian adat Aceh. Kopiah ini bernama Meukeutop. Meukotop merupakan kopiah berbentuk lonjong ke atas, kopiah ini dilengkapi oleh lilitan Tangkulok. Lilitan ini terbuat dari tenunan sutra berbahan emas yang berbentuk bintang segi 8. Anda bisa melihat bagaimana bentuk Meukotop pada gambar di bawah ini. https://www.silontong.com/2018/07/27/pakaian-adat-aceh/

avatar
Roro
Gambar Entri
Adat Aceh Baju Kurung
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Aceh

Baju Kurung Baju atasan untuk wanita adalah baju kurung lengan panjang. Baju ini memiliki kerah dan motif sulaman benang emas yang khas seperti baju China. Adapun dari bentuknya, baju ini terbilang gombor panjang hingga pinggul untuk menutup seluruh lekuk dan aurat tubuh dari si pemakainya. Dari bentuk dan motifnya tersebut, menunjukan bahwa baju ini adalah hasil perpaduan budaya Melayu, Arab, dan Tionghoa. https://www.silontong.com/2018/07/27/pakaian-adat-aceh/

avatar
Roro