Apabila dilihat dari pertunjukannya tari ini lebih mendekati pertunjukan adu ketangkasan. Namun karena dalam gerakannya menggunakan gerakan-gerakan tari, maka pertunjukan kesenian dari Kepulauan Bangka Belitung ini dikenal dengan tari Beripat. Kesenian ini menunjukkan kejantanan dari seorang lelaki dengan cara saling memukul memakai senjata rotan. Kata "ripat" pada kesenian ini artinya adalah memukul dan alat musik gong merupakan alat musik pengiring tarian. Penilaian yang dilakukan adalah dengan cara melihat siapa yang paling sedikit mendapatkan bekas pukulan, maka dia lah pemenangnya. Tujuan awal dari permainan ini adalah selain mempererat hubungan antar kampung, juga untuk memupuk sportivitas para pemainnya. https://www.kamerabudaya.com/2017/10/beripat-beregong-kesenian-tradisional-dari-bangka-belitung.html
Pada jaman dahulu kala, di sebuah desa yang bernama kelekak nangak yang terdapat di kecamatan membalong, hiduplah sepasang suami-istri yang miskin dan tidak mempunyai anak. sang suami bernama pak inda, sedangkan sang istri bernama bu tumina. mereka tinggal di sebuah rumah kecil yang beratap rumbia dan berlantai kayu gelegar berlapik jerami. untuk memenuhi kebtuhan kuasa hidup sehari-hari, mereka menanam padi di ladang dan menangkap ikan dengan cara memasang pukat di tepi laut. ketika air surut, ikan-ikan akan terperangkap dalam pukat itu. pada suatu hari, demam isu panen padi bersempurnaan dengan waktu air laut surut. pak inda betare (berpamitan) kepada istrinya untuk melihat sero yang dipasang di tepi laut. “dik! hari ini abang akan pergi memeriksa sero di tepi laut. bagaimana kalau saudara termuda sendiri saja yang berangkat ke ladang memanen padi?” tanya sang suami. “baik, bang! kebetulan juga hari ini kita tidak mempunyai lauk untuk makan siang,”...
Tari Men Sahang Lah Mirang adalah tarian tradisional dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang menggambarkan suka ria masyarakat Bangka Belitung yang sedang memetik hasil panen berupa lada putih (sahang). Dalam melakukan panen sahang tersebut, masyarakat Bangka Belitung selalu memanjatkan puji dan syukur pada Yang Maha Pencipta alam semesta ini. https://www.abkoleji.com/2016/09/tarian-tradisional-kepulauan-bangka-belitung.html
Caklemong berasal dari Bangka Belitung yang mempunyai bentuk melengkung ke bawah. Cara memainkannya yaitu dengan dipukul menggunakan pemukul. Sumber: https://ilmuseni.com/seni-pertunjukan/seni-musik/nama-alat-musik-tradisional
Bujang Katak adalah seorang pemuda miskin yang tinggal di sebuah dusun di daerah Bangka, Provinsi Bangka-Belitung (Babel), Indonesia. Ia dipanggil Bujang Katak karena bentuk tubuhnya seperti katak. Walaupun demikian, ia mempunyai istri seorang putri raja yang cantik jelita. Bagaimana Bujang Katak dapat mempersunting seorang putri raja? Ikuti kisahnya dalam cerita rakyat nusantara Kisah Bujang Katak berikut ini! * * * Alkisah, di sebuah dusun di daerah Bangka, Provinsi Bangka-Belitung (Babel), hidup seorang perempuan tua yang sangat miskin. Ia tinggal seorang diri di sebuah gubuk reot yang terletak di kaki bukit. Ia tidak memiliki sanak saudara. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, ia menggarap sebidang tanah (ladang) warisan orang tuanya. Pada suatu ketika, musim tanam tiba. Seluruh warga dusun sibuk bekerja di ladang masing-masing, tidak terkecuali perempuan tua itu. Namun karena tubuhnya sudah lemah, ia sebentar-sebentar beristirahat untuk melepas lelah. Ketika...
Satu persatu anak berlari ke tanah lapang dengan seluruh badan dilumuri lumpur. Mereka membawa dulang dan melakukan gerakan-gerakan seperti sedang melakukan aktivitas mendulang timah. Suasana penuh keceriaan terlihat sekali dari raut wajah anak-anak asli Belitung ini. Itulah sedikit gambaran dari Tari Mendulang Timah yang dibawakan sekitar 20 anak pada gelaran Belitung Beach Festival bulan Mei lalu. Kehadiran mereka mampu menarik perhatian serta menghibur penonton yang memadati Pantai Tanjung Pendam, Belitung. Gerakan-gerakan anak-anak penari mendulang timah seperti membentuk lingkaran dan berbaris ini terlihat sangat atraktif dan kompak. Sambil mengangkat dulang, mereka berlari membuat lingkaran dan sesekali mengeluarkan teriakan-teriakan yang mengundang tawa penonton. Menyaksikan Tari karya penulis novel laskar pelangi, Andrea Hirata, memang terasa begitu energik dan tidak jarang penonton memberikan tepuk tangan meriah kepada anak-anak penari tari mendulan...
Lempah ini menggunakan daun Kedondong sebagai bumbu utama. Walaupun Iga Sapi juga menjadi bahan utama. Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2016/06/kuliner-khas-bangka-belitung-babel/
Tidak ada bedanya dengan lempah tumis dengan lempah lainnya, dengan bahan dasar lempah tumis juga ikan atau ayam. Perbedaannya ada pada cara memasaknya, yaitu bumbu terlebih dulu ditumis. Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2016/06/kuliner-khas-bangka-belitung-babel/
Miak ku sayang jangan macam ya.. .. .. Ngape ku datang ka marah-marah Ku dak de tau ujung pangkal e Ape-ape sebab e Sude gaharu cendana ulik Sude la tau betanya ulik Amoy yang ka bunceng kemaren luk Jangan belagak budu Oo nak yah kisah bulek e Ka cemburu kek Halimah Die anak e Mang Dullah Tetangga sebelah umah Maafin bang ku cemburu bute Ku sangka abang bermain gile Kini la seneng ase ati ku Abang sayang e kek ku Miak ku sayang jangan macam ya.. .. .. Ngape ku datang ka marah-marah Ku dak de tau ujung pangkal e Ape-ape sebab e Sude gaharu cendana ulik Sude la tau betanya ulik Amoy yang ka bunceng kemaren luk Jangan belagak budu Oo nak yah kisah bulek e Ka cemburu kek Halimah Die anak e Mang Dullah Tetangga sebelah umah Maafin bang ku cemburu bute Ku sangka abang bermain gile Kini la seneng ase ati ku Abang sayang e kek ku Same-same kite minta maaf Yang sude-sude biarlah sude Same-same lah kit...