aku nduwe adhik tak lungguhne dingklik tibo jungker walik udel'e bodong di cucuk pitik pitik-pitik brewok nyang pasar tuku lombok lombok-lombok abang nyang pasar tuku wedang wedang-wedang bubuk nyang pasar tuku cepok cepok adah neker mbah numgkuk mati mungker. Sumber: https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000008424784/lagu-dolanan-jawa-lagu-yang-terlupakan-ada-yang-masih-ingat/
Tarian Tradisional Purbalingga Jawa Tengah JUN 9, 2017 ADMIN 2 Purbalingga merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah dengan potensi budaya yang tidak kalah menarik dengan daerah lain. Adanya budaya yang berbentuk kesenian seperti tarian-tarian tradisional merupakan salah satu potensi budaya yang patut dibanggakan dari Kabupaten Purbalingga ini. Tari Lenggasor Tari Lenggasor (https://relaxinfo.wordpress.com) Merupakan tarian asli dari Kabupaten Purbalingga yang merupakan salah satu tarian yang berasal dari kesenian lenggeran yang telah dikembangkan. Tarian Lenggasor sendiri di ambil dari kata “Lenggah” yang artinya duduk dan “Ngisor” yang artinya bawah yang memiliki makna harus tunduk kepada sang Maha Pencipta serta patuh kepada orang tua. Gerakan-gerakan yang ada dalam Tarian Lenggasor memiliki gerakan yang enerjik se...
Tari Buncis (https://ebegpbg.blogspot.co.id) Merupakan perpaduan antara seni musik dengan seni tari yang dimainkan oleh 8 orang pemain. Dalam pertunjukannya diiringi dengan perangkat musik angklung. Para pemain buncis selain menjadi penari juga menjadi pemusik serta vokalis. Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2017/06/tarian-tradisional-purbalingga-jawa-tengah/
Tari Aksimuda (https://www.tradisikita.my.id) Merupakan kesenian bernapas Islam yang disajikan dalam bentuk atraksi pencak silat yang digabung dengan tari-tarian. Sebagian orang menyebut kesenian ini sebagai “peksi muda” yang artinya “burung muda” yang lincah. Dimaksudkan untuk menggambarkan dinamisnya para pemuda dalam olah gerakan silat dan tarian. Kesenian aksimuda ini dipimpin seorang pendekar yang menguasai betul tentang gerakan pencak silat, tenaga dalam, magik, tarian, ketukan musik dan keselarasannya. Selain sebagai hiburan yang atraktif, kesenian ini mengandung berbagai makna dalam setiap lagu dan gerakannya. Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2017/06/tarian-tradisional-purbalingga-jawa-tengah/
Tari Gidro (https://www.google.co.id) Sebuah tari yang berisi ungkapan kegembiraan sekelompok masyarakat Purbalingga. Meski gerakannya dinamis sebagaimana jenis tarian lenggeran lainnya, namun gerak para penari yang di tunjukan, melambangkan rasa syukur atas rizki yang melimpah sehingga dapat mencukupi kebutuhannya sehari-hari. Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2017/06/tarian-tradisional-purbalingga-jawa-tengah/
Tari Kupyak Kali (https://bupati.purbalinggakab.go.id) Tarian ini menggambarkan kehidupan masyarakat disepanjang Sungai Klawing yang memiliki mata pencaharian sebagai nelayan. Sungai Klawing belakangan ini naik daun dengan batu nogosui dan pancawarna yang mulai diburu para penggemarnya. Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2017/06/tarian-tradisional-purbalingga-jawa-tengah/
Tari Kenthongan (https://www.indonesiakaya.com) Sebuah kesenian kolaborasi antara permainan musik dan tari yang diiringi dengan alat musik kenthong bambu. Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2017/06/tarian-tradisional-purbalingga-jawa-tengah/
Tari Dayakan (https://www.dowisata.com) Merupakan tarian khas desa Panusupan, kecamatan rembang, kabupaten Purbalingga, untuk menyambut kedatangan wisatawan, dimana para penarinya, menggunakan asesori daun-daunan. Tarian ini mirip topeng ireng yang di desa-desa lereng Gunung Merapi – Merbabu. Bedanya, Dayakan dibawakan oleh anak-anak dan asesoris yang dipakaipun cenderung alami. Disebut Dayak, karena konon masyarakat disini dulu berasal dari alas (hutan).
Tari Jalung Mas massal saat pentas pada hari jadi ke 159 tahun Kabupaten Cilacap (https://humascilacap.info) Tari jalungmas diciptakan untuk memenuhi kebutuhan estetika tari lengger Banyumas dengan gamelan calung sebagai bentuk rekaan yang mamadukan dua genre kesenian Lengger Calung (Banyumas) dan Jaipong (Sunda). Tari Jalungmas lebih menitik beratkan pada dua aspek penggarapan, yakni gerak tari yang mengadopsi dari gaya tari jaipong dan gendhing tradisional gaya Banyumas yang disajikan dengan idiom gamelan calung Banyumas. Jalungmas merupakan akronim dari istilah kata jaipong calung Banyumas. Istilah ini diperkirakan lahir sekitar tahun 80-an, disusun oleh beberapa seniman Cilacap yang pada saat tersebut sedang melakukan pelatihan penggalian seni tradisional lokal sebagai sumber penciptaan karya tari baru. Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2017/06/tarian-tradisional-cilacap-jawa-tengah/