Model desa warisan budaya: pendekatan baru dalam konservasi warisan budaya pedesaan Baroh, Intan Maulida Al (2018) Model desa warisan budaya: pendekatan baru dalam konservasi warisan budaya pedesaan. Berkala Arkeologi Vol. 38 No. 1, Mei 2018, 38 (1). pp. 79-96. ISSN 02161419 Text Model Desa.pdf Download (659kB) Official URL: https://berkalaarkeologi.kemdikbud.go.id Abstract Warisan budaya pedesaan memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan sehingga perlu untuk dikonservasi. Model Desa Konservasi merupakan program masyarakat di kawasan konservasi hutan yang dikombinasikan dan diterapkan pada bidang warisan budaya dan disebut Model Desa Warisan Budaya. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan kerangka konseptual mengenai konservasi warisan budaya deng...
Iklan layanan masyarakat membawa benda cagar budaya ke luar negeri Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Direktorat Jenderal Kebudayaan (2018) Iklan layanan masyarakat membawa benda cagar budaya ke luar negeri. [Video] Video Iklan Layanan Masyarakat Membawa Benda Cagar Budaya ke Luar Negeri.mp4 Download (35MB) Abstract Iklan layanan masyarakat ini (psa) public service announcement menjelaskan tentang tata cara yang baik dan benar dalam hal membawa benda Cagar Budaya. Benda cagar budaya itu sendiri adalah warisan budaya bersifat kebendaan berupa Benda Cagar Budaya, Bangunan Cagar Budaya, Struktur Cagar Budaya, Situs Cagar Budaya, dan Kawasan Cagar Budaya di darat dan di air yang perlu dilestarikan keberadaannya karena memiliki nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetah...
MENYINGKAP MISTERI TERKUBURNYA PERADABAN TAMBORA Geria, I Made (2015) MENYINGKAP MISTERI TERKUBURNYA PERADABAN TAMBORA. In: MENYINGKAP MISTERI TERKUBURNYA PERADABAN TAMBORA. Pusat Penelitian Arkeologi Nasional, Jakarta, 01-142. ISBN 978-602-386-032-6 Text Menyingkap misteri terkuburnya peradaban TAMBORA.pdf Download (22MB) | Preview Abstract BUKU ini hadir dengan perspektif multidimensional. Ada tiga disiplin yang digunakan untuk mengulas objek yang diteliti, yakni wilayah Tambora. Adapun disiplin-disiplin dimaksud adalah arkeologi, ekologi dan stratigrafi. Masing-masing disiplin itu ditangani oleh masing-masing ahlinya. Sesuatu yang tampak mengagumkan adalah bahwa tiga disiplin itu berhasil "dipadukan" sehingga tiga disiplin itu hadir dalam suatu kerjasama yang kompak...
Untuk melestarikan nilai-nilai budaya dilakukan penerbitan hasil-hasil penelitian yang kemudian disebarluaskan kepada masyarakat umum. Pencetakan naskah yang berjudul Senjata Tradisional Daerah Khusus Ibukota Jakarta, adalah usaha untuk mencapai tujuan yang dimaksud. Sumber: Sunarti, Sunarti and Sulaksono, Dwi Putro and Galba, Sindu and Putri, Gusti Ayu (1993) Senjata tradisional Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Documentation. Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional, Jakarta. http://repositori.kemdikbud.go.id/8271/
Rawa adalah daratan yang secara periodik atau terus menerus digenangi air, Menurut kondisi airnya, rawa dapat dikategorikan atas rawa payau dan rawa tawar. Rawa payau biasanya berada dekat laut, sedangkan rawa tawar umumnya berada di pedalaman. Di Indonesia luas rawa adalah sekitar 35 juta atau 17% dari luas wilayah daratan, suatu areal yang karena luasnya sangat potensial sebagai sumber daya alam (peta I ). Dalam kenyataan sejumlah kelompok masyarakat dengan Jatar belakang budaya yang berbeda-beda sudah sejak lama memanfaatkan daerah rawa sebagai tempat permukiman dan sumber penghasilan dalam bentuk pertanian dan atau perikanan. Sungguhpun demikian secara keseluruhan kehidupan masyarakat di daerah rawa memperlihatkan suatu corak yang khas, berbeda dengan kehidupan masyarakat di medan yang kering. Sumber: http://repositori.kemdikbud.go.id/10913/
Desa adat sebagai warisan budaya yang aktif dan masih ada hingga saat ini (living heritage) merupakan kekayaan budaya Indonesia. Keberadaan desa adat sebagai pelestari sekaligus pelaku aktif kearifan lokal, sangat potensial dalam mempertahankan identitas budaya serta membangun kesadaran akan keberagaman budaya di Indonesia. Dengan demikian, desa adat merupakan bagian dari kekayaan bangsa yang wajib dilestarikan dan salah satu upaya pelestariannya adalah dengan melakukan revitalisasi. Sumber: http://repositori.kemdikbud.go.id/9699/
Buku Strategi Pemberdayaan Komunitas Adat ini merupakan sebuah usaha yang dilakukan pemerintah untuk melestarikan nilai-nilai budaya komunitas adat dengan mempertimbangkan unsur-unsur budayanya secara holistik. Yang menjadi titik tolak pertimbangan dalam penyusunan strategi pemberdayaan ini adalah manusia, kebudayaan dan lingkungannya, sehingga permasalahanpermasalahan terkait komunitas adat diupayakan terpotret dan bagaimana strategi pemberdayaannya. Strategi pemberdayaan komunitas adat ini diharapkan dapat menjadi salah satu payung dalam berbagai kegiatan dan program yang tidak hanya dipakai oleh Direktorat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa, namun dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan oleh pemerintah, swasta dan masyarakat yang terkait dengan pemberdayaan komunitas adat secara luas. Di samping itu, juga telah disusun sebuah pedoman pelestarian kepercayaan komunitas adat yang lebih difokuskan ke masalah-masalah yang sifatnya teknis, sehingga dapat memandu berbagai prog...
Kebudayaan masyarakat Betawi yang merupakan inti penelitian dan pembahasan dalam tulisan ini, memiliki tahap-tahap kebudayaan yang dipandang penting dan kritis mulai dari masa kehamilan, khususnya pada usia kehamilan 7 bulan, masa kanak-kanak yang ditandai dengan upara khitanan dan Khatam Al Quran, serta masa memasuki jenjang kehidupan baru yang ditandai dengan upacara perkawinan. Pandangan mengenai adanya tahap-tahap kehidupan masyarakat seperti ini, tercermin dalam pola tingkah sehari-hari berupa kebiasaan atau adat istiadat yang diturun-temurunkan sampai sekarang oleh masyarakat pendukungnya. Oleh karena itu naskah hasil penelitian ini mencoba menggali dan mengkaji beberapa jenis upacara daur hidup pada masyarakat Betawi yang pembahasannya tidak hanya dibatasi pada bentuk aktivitas upacaranya, melainkan mencoba menelaah keterkaitan upacara itu sendiri dengan kehidupan keagamaan serta keterkaitannya dengan aspek aspek sosial lainnya. Selain itu pada bagian tertentu tulisan ini ju...
Filosofi atau makna batik Betawi Sebagai keseimbangan alam semesta untuk memenuhi hidup yang sejahtera dan berkah. Fungsi dan penggunaan batik Betawi Fungsi dan penggunaan sebagai seragam karyawan/karyawati berbagai kantor pemerintah dan swasta, industri pariwisata, sekolah, dan berbagai acara seremonial, obyek dan atraksi pariwisata serta pentas seni budaya. Bentuk dan bahan batik...