Kalalapun termasuk salah satu wadai yang lama. Sama tuanya dengan wadai cincin dan cucur. Bahan: tepung ketan 1 liter gula merah 1/4 kg daun pandan 5 lembar sedikit air kapur 1 biji kelapa parut Cara pembuatan: Terlebih dahulu tepung ketan dicampur dengan perasan air daun pandan. Tambahkan sedikit air kapur dan garam, lalu jadikan adonan sampai kentan, sehingga bisa digiling dengan tangan yang besarnya kira2 seperti buah duku. Jangan lupa, saat ingin menggiling adonan tadi masukkan dulu gula merah didalamnya. Gula merah yang dimasukkan itu besarnya seperti ujung jari kelingking. Setelah selesai menggiling semuanya, kalalapun itu direbus. Gilingan yang direbus tadi sudah timbul maka tandanya sudah matang. Lalu kemudian digulirkan ke dalam wadah yang ada kelapa parutnya Sumber : Buku Profil Kebudayaan dan Pariwisata Kalimantan Selatan Lokasi penjual: Warung Kembar Alamat: Jl. Pangeran Abdurrahman, Cindai Alu...
Dinamakan dodol habang, karena warnanya habang (merah). Bercampur dengan gula merah yang manis. Bagaimana cara membuat dodol habang? Berikut bahan dan cara pembuatannya. Bahan: Tepung ketan 1 kg Gula merah 1 kg Air santan 2 biji kelapa Cara pembuatan: Mula2, beras ketan diaduk dengan air panas Campurkan dengan air santan Kemudian, masukkan gula merah yang sudha diserut kalus, diaduk menjadi adonan dodol. Adonan ini kemudian dimasukkan ke dalam wajan yang sudah di panaskan di atas tungku api. Lama kelamaan setelah di aduk adonan dodol akan menjadi sangat kental, warnanya menjadi merah tua kehitam-hitaman. Itu menandakan sudah masak. Kemudian angkat dan dinginkan. Sambil diratakan lalu dipotong2 ukuran segi empat, tebalnya kira2 dua jari. Sumber : Buku Profil Kebudayaan dan Pariwisata Kalimantan Selatan
Kakulih putih ini sedikit saja bedanya dengan kalulih habang, karena gula yang dipakai adalah gula putih. Bahan: tepung beras 1 liter gula putih 1/4 kg air santan 1 biji kelapa sedikit air kapur sedikit garam Cara pembuatan: Rebus air santan yang dicampur dengan tepung beras dan juga gula putih. Tambahkan air kapur dan sedikit garam. Semuanya itu diaduk perlahan-lahan dalam wadah, dengan api yang tidak terlalu besar. Setelah sudah matang, kakulih yang cair itu dipindah ke dalam ceper, lalu dinginkan. Apabila sudah dingin, kakulihnya sedikit bertambah keras, dan bisa dipotong-potong menjadi segi empat atau rincung gagatas. Kakulih putih ini sudah bisa dimakan karena sudah manis dengan gula putih Sumber : Buku Profil Kebudayaan dan Pariwisata Kalimantan Selatan Lokasi penjual: PASAR AHAD | Kertak Hanyar Alamat: Jl. Ahmad Yani, Pemurus Luar, Kec. Banjarmasin Tim., Kota Banjarmasin, Kaliman...
Bahan: Tepung baras 1 liter Gula merah 1/2 kg Kelapa 1 biji untuk santan Sedikit garam Daun pisang untuk pembungkus Cara membuat: Pertama, santan direbus. Kemudian tepung beras disiram air hangat yang mendidih, diaduk sampai sedang kentalnya. Lalu campur semuanya dengan matang, lalu didinginkan. Kemudian dibuat gulungan daun pisang dua lapis yang besar gulungannya kira-kira selebar dua jari. Masukkan adonan pupudak ke dalam gulungan daun pisang tadi. Kedua ujung gulungan daun pisang itu dilipat, lalu ditusuk dengan lidi. Terakhir kemudian dikukus sampai matang. Sumber : Buku Profil Kebudayaan dan Pariwisata Kalimantan Selatan
Bahan: Tepung sagu 1 liter Gula merah 1/2 kg Kelapa 1 biji untuk santan Sedikit garam Daun pisang untuk pembungkus Cara membuat: Pertama, santan direbus. Kemudian tepung sagu disiram air hangat yang mendidih, diaduk sampai sedang kentalnya. Lalu campur semuanya dengan matang, lalu didinginkan. Kemudian dibuat gulungan daun pisang dua lapis yang besar gulungannya kira-kira selebar dua jari. Masukkan adonan pupudak ke dalam gulungan daun pisang tadi. Kedua ujung gulungan daun pisang itu dilipat, lalu ditusuk dengan lidi. Terakhir kemudian dikukus sampai matang. Sumber : Buku Profil Kebudayaan dan Pariwisata Kalimantan Selatan
Lakatan kuning bahintalu ini biasanya tidak terpisahkan lakatan putih bahinti. Berikut ini adalah resepnya Bahan: Beras ketan 1 liter Air santan 1 biji kelapa Air kunyit secukupnya Telor bebek masak Cara membuat: Masak beras ketan sampai setengah masak. Lalu campurkan dengan air santan dan air kunyit. Setelah sudah matang, nasi ketan itu dibuat seperti satu telor bebek yang sudah matang. Selesai semua itu, biasanya jadi pajangan sebentar. Kalau ingin memakannya dipotong-potong yang besarnya kira-kira dua jari. Setelah selesai dibacakan do'a selamat Sumber : Buku Profil Kebudayaan dan Pariwisata Kalimantan Selatan
Wadai cucur putih adalah pasangan dari wadai cucur habang, pembuatan cucur putih hanyalah masalah gula yang digunakan bahan tetapi cara pembuatannya sama. Untuk membuat warna putih digunakan gula pasir. Begitu pula jika ingin melengkapinya dengan cucur kuning ditambah dengan air kunyit atau kesumba kuning. Bahan: Tepung beras 1/2 kg Tepung terigu 1/2 ons Gula putih 1/2 kg Minyak goreng Cara membuat: Untuk mengolah menjadi wadai cucur, terlebih dahulu air direbus dalam panci sampai mendidih. Kemudian masukkan gula putih. Setelah itu masukkan pula tepung beras dan tepung gandum diaduk perlahan sampai merata dan menjadi adonan. Adonan ini didiamkan dulu sekitar 2 - 3 jam. Panaskan wajan yang berisi sedikit minyak goreng. Ambil adonan sesendok, masukkan dalam wajan tadi dan digoreng. Jika warnany agak putih kecoklatan berarti cucur dianggap masak Sumber : Buku Profil Kebudayaan dan Pariwisata Kalimantan Selatan Lokasi penjual...
Bahan: Beras yang sudah dicuci 1/4 liter Air santan 6 gelas Sedikit garam Cara pembuatan: Mula-mula beras tadi dicuci sampai bersih, kemudian ditiriskan supaya kering Dalam panci sudah direbus air sampai mneggurak. Beras tadi dimasukkan dalam panci, tunggu sampai matang. Masukkan santan dan sedikit garam. Kemudian aduk pelan-pelan sampai rata dengan tingkat kekentalan sesuai selera. Sumber : Buku Profil Kebudayaan dan Pariwisata Kalimantan Selatan
Kue bubur habang ini biasanya tidak terpisahkan dengan bubur putih.Kalau ada bubur habang, maka ada bubur putih juga. Bahan: Beras yang sudah dicuci 1/4 liter Air santan 6 gelas Sedikit garam Gula merah 1/4 kg Cara pembuatan: Mula-mula beras tadi dicuci sampai bersih, kemudian ditiriskan supaya kering Dalam panci sudah direbus air sampai mneggurak. Beras tadi dimasukkan dalam panci, tunggu sampai matang. Masukkan santan, lalu gula merah. diaduk pelan-pelan sampai rata dengan tingkat kekentalan sesuai selera. Sumber : Buku Profil Kebudayaan dan Pariwisata Kalimantan Selatan