8.382 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Lanting Singkong Khas Ciamis
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Halo, teman-teman! Apakah kalian sudah tahu apa itu Lanting? Atau bahkan baru mendengar kata Lanting? Bukan Anting loh ya. Buat yang penasaran, yuk simak artikel ini. Lanting merupakan panganan ringan yang berbentuk seperti angka 8 ataupun 0. Lanting terbuat dari bahan dasar singkong dan tepung tapioka. Tambahan beberapa bumbu dapur seperti Garam, Bawang Putih, penyedap rasa, dll. Lanting Ciamis ini berbeda dengan Lanting Jawa. Lanting Ciamis lebih gurih dan renyah, sedangkan Lanting Jawa agak keras dan ukurannya kecil. Cara pembuatannya yaitu pertama, singkong dikupas kulitnya, lalu dicuci di air mengalir. Setelah itu, singkong diparut dan diperas untuk membuang kadar airnya. Selanjutnya, parutan singkong tersebut dicampur dengan bumbu dapur tadi sambil diaduk-aduk. Setelah agak padat, tambahkan tepung tapioka. Lalu, kukus selama 3 jam. Setelah dikukus, kemudian adonan dimasukan ke dalam mesin penggiling dan dipotong-potong sepanjang 8-10 cm. Tiap potongan tersebut dibentuk...

avatar
OSKM18_16318119_Ega Roufal Hamdika
Gambar Entri
Asal Usul Orang Belanda Depok
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Sejarah Kota Depok dimulai ketika Cornelis Chastelein membeli areal pertanian dan perkebunan seluas ribuan hektar di wilayah yang kita kenal sebagai Mampang saat ini. Wilayah ini dibeli dari pengusaha lokal dan disahkan secara hukum oleh VOC sehingga Chastelein berhak sepenuhnya atas wilayah ini. Ia kemudian membangun wilayah ini dan mempekerjakan budak-budak dari seluruh Nusantara.Ia melancarkan aksi kristenisasi dengan memperkenalkan agama Kristen Protestan kepada para budak melalui padepokan yang dinamakan De Eerste Protestante Organisatie van Cristenen atau disingkat DEPOC (di masa depan dijadikan nama wilayah ini). Dalam kitab wasiatnya pada tanggal 13 Maret 1714 yang dibacakan setelah kematiannya, Chastelein mewariskan wilayah tersebut kepada budak-budaknya. Para budaknya juga dibelandanisasi dan dikelompokkan menjadi 12 marga yaitu Bacas, Joseph, Zadoch, Tholence, Leander, Soedira, Loen, Isach, Jacob, Laurens, Samuel, dan Jonathans. Terlepas dari Peristiwa Gedoran Depok yan...

avatar
Oskm_19718088_cicelia
Gambar Entri
Ider ideran Ki Buyut Trusmi
Ritual Ritual
Jawa Barat

Ider ideran Ki Buyut Trusmi adalah tradisi rutin tahunan di Desa Trusmi Kabupaten Cirebon yang dilakukan untuk menyambut musim penghujan. Tradisi ini juga dilaksanakan untuk merayakan ritual penggantian atap rumbai Makam Keramat Ki Buyut Trusmi. Sesuai namanya ider yang berarti keliling, peserta tradisi ini akan berkeliling melewati jalur Pantura-Plered dengan start dan finish di Makam Ki Buyut Trusmi. Ider ideran ini dimulai dengan para remaja yang menunggang kuda disusul para petugas dari Makam Ki Buyut Trusmi kemudian diikuti rombongan penari Baksa (Babak Yasa) yakni tarian khas daerah Trusmi. Setelah itu akan ada parade kostum seperti tuyul, dedemit, orang hitam, badut, tentara dengan meriam bambu, putri, orang gila bahkan banci. Selain itu banyak pula atraksi yang disajikan dalam acara ini seperti  ular naga, barongsai, jangkungan atau egrang setinggi 2 m, musik tarling, buroq hingga marching band. Dalam acara ini sejumlah pusaka warisan Ki Buyut Trusmi serta hasil bum...

avatar
OSKM2018_16218128_Ahda Ilma Shafira
Gambar Entri
Asal Mula Nama Buah Batu
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Pada zaman dahulu kala sebelum kota bandung seperti sekarang ini,dulu menurut para sesepuh ada sebuah danau besar dibandung namanya danau bandung.Nah,lalu lama kelamaan danau itupun surut tinggal sisa-sisa batu dan beberapa genangan air seperti telaga.Disekitaran batu tersebut ditumbuhi pohon mangga, karena bahasa sunda mangga adalah buah,jadi orang-orang sekitar sering langsung menyebutnya buah batu.nah,menurut para sesepuh itu lah alasannya awalnya disebut dengan buah batu. #OSKMITB2018

avatar
Oskm18_16418258_rinaldi
Gambar Entri
Kebudayaan Mitembian Menunggu Panen Padi
Ritual Ritual
Jawa Barat

Ritual memohon panen padi subur, Mitembian. Mitembian merupakan ritual memohon kepada leluhur agar padi yang ditanam dapat dipanen dengan baik dan banyak.Ritual ini biasanya dilakukan dengan sesajen yang terdiri dari kelapa,kue khas sunda seperti apem, telur rebus, rujak-rujakan, bunga 7 rupa, menyan, sirih. sisir, tali kafan, kopi, cermin. congcot tumpeng, minyak wangi, bakakak ayam dan juga dupa. Sesajen itu diletakkan di atas daun yang sudah dibentuk seperti wadah. Ditaruh di ancak yang dibuat dari anyaman bambu. Lalu, untuk kelapa ditaruh terpisah tetapi tetap menggunakan bambu sebagai alasnya. Setelah sesajen diletakkan di dekat sawah, lalu memanggil sesepuh untuk berdoa kepada penguasa yang ada di daerah situ supaya hasil panennya bagus. Setelah ritual ini selesai dilakukan barulah bisa dilakukan pemanenan yang biasanya dilaksanakan keesokan harinya. Ritual ini sudah ada sejak zaman dahulu yang berarti sudah menjadi turun-temurun dilakukan antar generasi. Tetapi, d...

avatar
OSKM18_19718090_MuhamadIlham Noer Fauzi
Gambar Entri
Makna Terdalam Dari Lagu "Bubuy Bulan"
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Barat

BUBUY BULAN Bubuy bulan Bubuy bulan sangray bentang Panon poe Panon poe disasate Unggal bulan Unggal bulan abdi teang   Unggal poe Unggal poe oge hade Situ Ciburuy laukna hese dipancing Nyeredet hate Ningali ngeplak caina Duh eta saha nu ngalangkung unggal enjing Nyeredet hate Ningali sorot socana     MAKNA  TERDALAM  DARI  LAGU  BUBUY  BULAN:             Jadi makna terdalam dari sebuah lagu berjudul Bubuy Bulan yang berasal dari daerah Jawa Barat ini adalah menceritakan mengenai suara hati seseorang yang sedang memikirkan dan merindukan akan sosok seseorang yang ia cintai yang sedang jauh darinya dan sulit untuk ia temui, sehingga membuatnya mencari-cari...

avatar
OSKM_19718223_Yolla Aliyyah ITB_2018
Gambar Entri
Rujak Kanistren
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Apabila anda berasal dari daerah Jawa Barat dan sekitarnya, tentu anda sudah tidak asing lagi dengan istilah tingkeban atau yang lebih dikenal dengan upacara tujuh bulanan. Upacara ini dimaksud untuk merayakan 7 bulan kandungan seorang ibu. Upacara ini dilaksanakan 7,17, atau 27. tentunya dalam proses acara ini dibutuhkan tujuh buah perlengkapan khusus untuk merayakan 7 bulanan. salah satunya adalah Rujak Kanistren. Rujak kanistren (rujak manis) adalah semacam salad. terdiri dari 7 buah buahan seperti jambu, mangga, pepaya, dsb. dan dilengkapi dengan saus manis pedas yg menggugah selera. Namun, rujak kanistren ini tentunya berbeda dengan rujak rujak biasa. Rujak ini menggunakan bahan dari kulit bagian dalam kelapa muda yang dicincang seperti serat dan dicampur dengan cincangan kecil buah buah tadi. Selain itu rujak ini juga dicampur dengan umbi umbian yang sudah matang dan jajanan tradisional yang disebut procot. Makna rujak kanistren dalam upacara tujuh bulanan ini be...

avatar
OSKM18_16618229_Adinda Mirra Rahmani Taufik
Gambar Entri
Makam Syekh Siti Jenar atau Syekh Lemah Abang Di Cirebon
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

    Kota Cirebon adalah kota yang memiliki banyak sejarah islam, termasuk mengenai beberapa tokoh besar islam yg pernah ada di sana, sebut saja contohnya Sunan Gunung Jati. Namun kali ini yang akan di bahas adalah tokoh lainnya yaitu tentang makam Syekh siti Jenar atau Syekh Lemah Abang.     Makam Syekh Siti Jenar ada yg mengatakan ada di beberapa daerah di pulau jawa, namun di desa Kemlaten ada sebuah makam yang diyakini sebagai makam Syekh Siti Jenar ini. Menurut sejarah kata Kemlaten berasal dari kata melati atau bau wangi melati yang bersal dari jasad Syekh Siti Jenar ketika makamnya dibongkar, bahakan ada yang mengatakan ketika syekh Siti Jenar dimakamkan tumbuh tanaman Bunga melati. Hingga kini makamnya tetap diziarahi oleh orang dan diyakini sebagai makam Syekh Siti Jenar yang asli.      Posisi makam Syekh Siti Jenar atau Syekh Lemah Abang , berada di tangah dua makam muridnya Pangeran Jagabayan di sebelah kanan dan Pangera...

avatar
OSKM18_19718262_Aldiyani Wijaya
Gambar Entri
Silat Nampon-Trirasa
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Jawa Barat

Sebagian masyarakat umumnya masih memandang perguruan yang memfokuskan diri pada tenaga dalam seperti Nampon, Satria Nusantara, Prana Sakti, Sinlamba, dan banyak perguruan sejenis lainnya yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia, sebagai ilmu yang sarat hal mistik dan di luar nalar manusia. Karena itu, keberanian Nampon menyeminarkan fenomena tenaga prana dari sudut pandang ilmu fisika dan menghadirkan guru besar fisika teoretis ITB Prof Pantur Silaban, merupakan hal yang amat positif. NAMPON dan sejenisnya adalah salah satu kekayaan asli budaya Indonesia yang perlu dilestarikan dan digali eksistensinya.

avatar
Oskm18_16218161_ellis