Nama tari rong tek mungkin masih terdengar asing di telinga masyarakat Jawa Tengah. Tapi jika ditelisik, tari rong tek merupakan tari kreasi yang berembrio dari tari lengger banyumasan . Secara etimologi, nama “rong tek” yang terdengar unik ini berasal dari dua kata. “Rong” diambil dari suku pertama kata “ronggeng”, yang dalam bahasa Banyumas bisa diartikan sebagai penari atau lengger . Sementara, “tek” diambil dari suara kentongan bambu yang menjadi properti pementasan. Dalam tradisi masyarakat Banyumas, bambu bukan sebatas tanaman. Tanaman berbatang panjang ini juga memiliki berbagai peran penting dalam kehidupan sehari-hari. Bambu muda bisa dijadikan sebagai bahan panganan sementara bilah bambu yang sudah tua bisa dirajut menjadi berbagai benda kebutuhan rumah tangga, seperti bakul dan tampah. Fungsi yang lain dari bambu adalah bisa menjadi alat musik dan alat komunikasi darurat dalam kegi...
Serat Sasangka Jati merupakan pelajaran dari sang guru sejati kepada siswanya, terdiri dari tujuh bagian meliputi : Hasta Sila, Paliwara, Gumelaring Dumadi, Tunggal Sabda, Dalan Rahayu, Sangkan Paran, dan Panembah. Dalam perkembanganya Serat tersebut menjadi pegangan utama aliran Pangestu. Sejarah Pangestu bermula dari wahyu yang diterima oleh R. Soenarto, yang kemudian dituliskan dalam bahasa jawa oleh R. Tumenggung Hardjoprakoso dan R. Tri Hardono Soemodiharjo, dan kemudian dihimpun dalam suatu buku yang diberi judul Serat Sasangka Jati yang berarti “tujuan yang sejati”. Menurut Serat tersebut hakekat manusia terdiri atas tanah, air, api dan udara yang disebut roh suci. Selanjutnya juga dikenal empat nafsu manusia yaitu ; Luwamah, Amarah, Sufiah dan Mutmainah. Selain itu ada terdapat pengendali keempat nafsu diatas yaitu Pangaribawa, Prabawa dan Kemayan. Inti dari Serat Sasangka Jati terdiri dari dua masalah, yaitu ; pertama tentang Sikap Hidup Orang Jawa,...
Serat Sana Sunu ini hasil garapan ny.Jumeiri Siti Rumidjah , mantan seorang anggota staf Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional Yogyakarta. Kitab ini hasil karya sastra almarhum R.Ng. Yasadipura II pujangga istana Surakarta Hadingrat. Kitab ini ditulis tahun 1819 dan dengan demikian telah berusia sekitar 182 tahun merupakan karya sastra klasik. Menurut etimologi, Sana dan Sunu , keduanya kata Jawa dari Sansekerta Sasana dan Sunu. Kata Sasana terbentuk dari akar kata sas yang artinya mengajar, mendapat akhiran ana yang berfungsi membedakan, sehingga Sasana berarti ajaran atau pengajaran. Sunu berarti anak atau ajaran bagi anak. Kitab Sana Sunu merupakan pustaka yang isinya sangat perilaku dipergunakan sebagai sarana mendidik anak, baik secara formal maupun non formal. Isi kitab ini bersifat religious, sebab segala hal dikaitkan dengan Tuhan. Disini dapat diketahui bahwa sang pujangga taat menjalankan perintah agama, khus...
Thong-thong Lek merupakan salah satu kesenian tradisional yang dimiliki olehmasyarakat desa Tanjungsari, kecamatan Rembang, kabupaten Rembang. Alat musik ThongthongLek berupa bambu yang dibentuk kenthongan. Setiap tahunnya masyarakat desaTanjungsari selalu disibukkan dengan kegiatan lomba Thong-thong Lek, dalam mengikutilomba dibutuhkan banyak biaya dan tenaga namun tidak menjadi masalah bagi warga desaTanjungsari. Menyikapi hal tersebut di atas penulis ingin meneliti tentang bagaimana keberadaan musik tradisional Thong-thong Lek di desa Tanjungsari dan bagaimana dukunganwarga desa Tanjungsari terhadap musik tradisional Thong-thong Lek. Pendekatan yangdigunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa kesenian tradisional Thong-thong Lek yang semula fungsinyahanya membangunkan orang sahur pada bulan Ramadhan, tetapi kini keberadaan musiktradisional Thong-thong Lek ikut meramaikan kota Rembang pada bulan Ramadhan....
Di lereng Gunung Slamet Pemalang, tepatnya di Kecamatan Pulosari, terdapat satu alat musik yang berbeda dari daerah lain. Alat musik itu bernama Bombak. Bombak kerap dimainkan di acara yang digelar untuk memberikan hiburan musik kepada penonton. Apa itu Bombak? Alat musik tradisional yang terbuat dari bambu itu diciptakan Slamet, warga RT 008 RW 002 Desa Pulosari, Kecamatan Pulosari, Pemalang. Slamet Cepet atau Slamet Demit, panggilan akrabnya, mengatakan, meski berbentuk sederhana, bombak dapat digunakan untuk mengiringi lagu bergenre apapun. Bombak bisa Menghasilkan berbagai macam suara. Bisa digunakan untuk mengiringi musik campursari, selawat, bersatu dengan gending Jawa dan lain- lain. Bombak berupa bambu yang memanjang dengan satu lubang di sisi samping. Bentuknya hampir mirip seperti kendang. Cara memainkannya pun diketuk. Namun, bombak dipukul menggunakan stik atau tongkat bambu kecil. Untuk menghasilkan nada berbeda- beda, Anda bisa memukulkan sti...
Kerupuk daging berbahan dasar dari daging sapi, kambing, atau bahkan ikan. Sampai sekarang, kerupuk ini juga tergolong sulit ditemukan di Pati mengingat daging harganya sangat mahal sehingga jarang ada penjual yang memproduksi. Lulang atau kulit hewan sapi dan kambing juga bisa dijadikan kerupuk. Dan ini malah yang masih bisa dijumpai, meskipun juga langka. Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2016/11/camilan-khas-pati-jawa-tengah/
Kelapa Genjah Kopyor merupakan produk khas Kabupaten Pati yang telah diakui menjadi hak milik kekayaan Pemerintah Kabupaten Pati. Populasi kelapa genjah kopyor Pati mempunyai enam variasi warna buah, yaitu hijau, hijau kecoklatan, coklat, coklat kehijauan, kuning, dan oranye (gading). Kelapa kopyor dapat disajikan dalam berbagai jenis minuman dan menjanjikan kesegaran bagi para penikmatnya. Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2016/11/camilan-khas-pati-jawa-tengah/
Soto Kemiri berasal dari Dukuh Kemiri, Desa Sarirejo, Kecamatan Pati, kota yang dulu menjadi hutan rempah-rempah kemiri. Hutan ini dibabat menjadi sebuah daerah yang sampai saat ini dikenal dengan nama “kemiri”. Soto ini mempunyai rasa kemiri yang khas sangat menonjol pada masakan ini. Selain bumbu kemiri, syarat utama untuk membuat soto kemiri adalah jenis daging ayam yang digunakan harus daging ayam kampung atau ayam merah. Alasannya, rasa kaldu yang dihasilkan daging ayam kampung atau ayam merah lebih sedap disertai santan, ehm enaknya disertai ayam goreng. Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2016/11/kuliner-khas-pati-jawa-tengah/
Tari ini memiliki arti mengajarkan kebaikan terhadap anak melalui seni tari yang menggembirakan karena membawa kejenakaan. Meski memiliki kesan jenaka bagi penikmatnya, namun tari tradisonal yang satu ini juga sarat akan nilai penting lain. Yakni mengusung nafas agama Islam nan religius tanpa meninggalkan pesan nasionalisme. Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2017/11/tarian-tradisional-temanggung/